
"Heyy kalian itu jahat sekali sih, turun kan aku heyyy," pekik Steven.
🌺🌺🌺🌺
Saat tengah malam, Sania terbangun dari tidur nya karena haus, namun dia tak melihat suami nya itu. Mungkin kah suami nya memang enggan untuk tidur bersama nya? Tapi bukan kah semalam suami nya yang menyuruh diri nya untuk tidur satu kasur dengan nya?
"Kalau memang tak mau tidur dengan ku maka katakan saja, tak perlu menghindar," gumam Sania.
Sania pun pergi ke dapur untuk mengambil minum, saat berjalan ke dapur, Sania mendengar samar-samar ada suara dengkuran halus, pada saat itu Sania tak terpikirkan kalau itu suara dengkuran manusia.
"Perasaan dulu di rumah ini tidak ada hantu deh, kok tiba-tiba jadi seram ya?" heran Sania.
Dorrr....
Dooorrr...
Sania mendengar ada seseorang yang menggedor pintu dari arah gazebo, bulu halus Sania semakin merinding, bayangkan saja siapa yang berada di luar gazebo di saat hari sudah menunjukkan pukul dua dini hari selain para penghuni makhluk halus.
Glukk...
"Siapa orang gila yang berani ke gazebo di pukul dua dini hari seperti ini? Apa jangan-jangan itu hantu?" gumam Sania.
Dorrr...
Dorr...
Suara gedoran itu semakin kencang, Sania jadi penasaran untuk melangkahkan kaki nya ke arah gazebo. Tak lupa juga Sania juga membawa satu kemoceng dan juga satu gagang sapu untuk mengusir seandai nya ada maling.
Kleekk..
Dengan cepat dan mata tertutup, Sania memukul apapun yang sedang menggedor pintu di luar gazebo.
"Pergiii dasar hantu sia**n, pergi lah sana pergiii," usir Sania.
Teriakan Sania membuat seisi mansion terbangun, mulai dari para suami dan juga para istri yang sedang tertidur lelap.
"Sania apa yang kau lakukan?" tanya Kia.
"Ini ada hantu Kia, cepat bantu aku mengusir nya," jawab Sania, masih dengan mata terpejam.
__ADS_1
"Sedang apa kau di luar Stev?" tanya Rara.
Mendengar pertanyaan itu, Sania mulai membuka mata nya sedikit, dan Sania shock bukan main saat siapa yang dia tuduh sebagai hantu.
"Ka-u?"
"Ya sayang ini aku, kenapa kau malah mengira kalau aku ini hantu?" tanya Steven.
"Ya lagian kenapa kau ada di gazebo di tengah malam seperti ini?" tanya balik Sania.
"Nah, benar apa yang di katakan oleh Sania, untuk apa kau berada di sini?" tanya Kia.
"Kau tanya saja pada lelaki-lelaki itu," jawab Steven dengan kesal.
"Tidak ada apa-apa sayang, kita semalam hanya sedang bermain game lalu kita tidak tau kalau ternyata Steven belum masuk," elak Chris.
"Ckk, sudah lah aku ingin tidur," Steven berlalu meninggalkan semua orang, sambil menarik tangan Sania.
"Seperti nya ada yang tidak beres nih di antara para pria," sahut Rara.
"Kau jangan memanasi suasana ya Ra," kesal Chris.
"Ah kak Nath benar, aku suka sekali keributan"
Di kamar Steven langsung membaringkan tubuh nya di atas ranjang, dua jam dia terkurung di gazebo dengan di temani para nyamuk dan juga dingin nya malam hari.
"Kenapa kau berada di gazebo Stev?" tanya Sania.
"Semalam para pria mengetuk pintu, dan mereka meminta aku untuk tidur di ruang tengah karena mereka di usir oleh para istri mereka, pada saat itu jelas aku menolak, tapi kau tau apa yang mereka lakukan?" tanya Steven.
"Tidak, memang nya apa yang mereka lakukan?" tanya Sania.
"Mereka mengangkat tubuh ku keluar gazebo, itu sebab nya aku bisa terjebak di sana," Steven tentu saja masih dongkol dengan para teman-teman nya itu.
"Yasudah lebih baik kau tidur lagi," ucap Sania.
"Ku pikir dia keluar kamar karena tidak mau tidur dengan ku, tapi ternyata dugaan ku salah," gumam Sania.
"Apa? Kau berpikir kalau aku tidak mau tidur dengan mu, maka nya aku pergi ke luar kamar begitu?" tanya Steven.
__ADS_1
Sania merasa ucapan nya itu sudah sangat pelan, namun Sania salah, nyata nya Steven dapat mendengar dengan jelas.
"Eh? Tidak, ya maksud ku, ehm," ucap Sania terlihat bingung.
"Ehm? Aku masih menunggu maksud mu loh?" tanya Steven menaikkan sebelah alis nya.
"Ohh aku tau, apa maksud mu itu adalah kau sangat sedih karena berpikir kalau aku tidak mau tidur dengan ku begitu? Atau jangan-jangan kau sudah mencintai ku?" goda Steven.
Mata Sania melotot, jatuh cinta dengan dokter mesum seperti Steven adalah musibah bagi Sania, yang benar saja diri nya bisa semudah itu jatuh cinta dengan Steven, yang harus nya jatuh cinta lebih dulu adalah Steven bukan diri nya.
"Whaatt??!! Tuan Steven yang sangat terhormat, anda rupanya memiliki tingkat kepercayaan yang sangat tinggi ya." Suara Sania meninggi, sambil berdecak pinggang.
"Oh tentu, kita itu hidup harus mempunyai tingkat kepercayaan, apa lagi aku tampan dan kaya, perempuan mana sih yang tidak akan tunduk pada ku?" jawab Steven dengan nada tengil nya.
"Dengarkan aku tuan steven yang terhormat, mencintai dokter mesum seperti mu adalah musibah bagi ku, kau tau bukan yang nama nya musibah harus kita hindari walaupun itu adalah takdir, nah sama seperti ku. Mencintai mu adalah sebuah musibah yang harus ku hindari, ingat harus di hindari, " Sania menekan kata hindari agar Steven dapat mendengar dengan jelas.
"Benarkah? Jadi kau belum mencintai ku begitu?" tanya Steven.
"Bukan nya belum, tapi tidak akan pernah, " jawab Sania.
Steven lalu melangkahkan kaki nya mendekati Sania, Sania reflek memundurkan langkah nya sampai tak terasa, tubuh Sania sudah terpojok ke tembok.
"Ka-u mau ap-pa? Jangan macam-macam ya, menjauh dari hadapan ku cepat." Sania mendorong dada bidang Steven, namun Steven tak bergeming.
Justru dia malah menarik pinggang ramping Sania untuk semakin mendekat ke tubuh Steven, demi apapun saat ini Sania sudah berkeringat dingin dan sangat panik. Apa lagi saat ini jarak mereka sangat lah dekat.
"Jangan macam-macam ya Stev, ini tidak ada di perjanjian kontrak kita loh. Kalau kau sampai berani melakukan yang di larang di kontrak kita, maka aku akan memberitahu pada semua orang kalau kau memaksa ku untuk menikah dengan mu," ancam Sania.
"Apa yang kau katakan? Kau sedang berniat mengancam ku? Kalau kau ingin mengatakan itu, maka silahkan katakan lah pada semua orang. Tapi jangan menyalahkan ku, kalau aku akan menjerat mu hingga kau tak akan bisa lagi merasakan yang nama nya udara kebebasan," ancam Steven balik.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
ABANG STEVEN KENAPA SIH GUYS? KAYA NYA BARU KEMARIN ADA BENIH-BENIH CINTA, EH SEKARANG BABANG STEVEN MALAH JADI KEJAM BEGITU.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
__ADS_1
SARANGHEO ❤️