
"Ah iya memang tidak keras kok, hanya saja aku terlalu semangat untuk memotong daging ini" Elak Sania
🌺🌺🌺🌺
Setelah selesai makan siang, Kia mengajak untuk barberque an di halaman belakang nya, dan yang lain pun menyetujui nya, mengingat besok adalah weekend jadi harus nya waktu mereka sedikit senggang.
"Yasudah kalau begitu yang membeli bahan-bahan kita saja, kalian para lelaki di rumah saja jaga triple baby oke?" Perintah Kia bak seorang ratu.
"Loh honey kok gitu sih? Aku kan juga ingin ikut" Protes Chris.
"Untuk apa kau ikut Chris? Kau ikut yang ada nanti hanya menyusahkan saja, ini kan urusan wanita, jadi lebih baik kau di rumah saja" Sahut Rara.
"Di sana pasti akan ada banyak sekali pria-pria muda dan tampan, dan aku tidak boleh sampai lengah. Aku harus mengikuti isrtri ku agar tidak terkena sengatan lebah-lebah kunyuk" Batin Chris.
Ya, rupanya Chris berpikiran kalau istri nya pasti akan menjadi pusat perhatian pria-pria ingusan dan itu tidak boleh terjadi, Chris harus ikut.
"Heyy bung, apa yang membuat mu tetap ingin ikut? Ohh aku tau pasti kau berpikir di sana akan ada banyak sekali pria-pria muda yang akan mendekati Kia, ya kan?" Selidik Steven.
"Apa benar seperti itu?" Selidik Kia.
Seperti nya penyakit suami nya kembali kambuh, dulu Chris pernah berjanji tidak akan terlalu posesif pada Kia.
"Tid-dak, kau jangan asal menuduh ya Stev" Elak Chris.
"Bohong Kia, aku yakin dia pasti cemburu saat melihat kau pergi sendiri, apa lagi kau pergi tanpa membawa triple baby" Sahut Rara yang mengompori suasana.
"Sayang aku hanya tak ingin para pria mesum itu menatap keseksian mu, apa kau tak merasa bola kenyal milik triple baby itu semakin membesar, siapa yang tidak akan tergoda saat melihat nya?" Jelas Chris.
Ya itu lah alasan Chris ingin ikut, buah dada istri nya semakin terlihat menonjol dan semakin sexy, pria mana yang tidak bergairah saat melihat body aduhai milik istri nya itu. Walaupun Kia sudah memiliki anak tiga, tapi body Kia tidak seperti wanita habis melahir pada umum nya.
"Itu kau nya saja yang mesum, sudah lah aku ingin pergi tanpa diri mu, ayo girls kita berangkat" Ajak Kia.
Kia dan para wanita pun pergi dari mansion Chris untuk berbelanja kebutuhan untuk malam hari, sedangkan Chris? Dia duduk terlemas sambil memandangi punggung istri nya yang pergi meninggalkan dia.
"Sikap mu ini sungguh menjijikan Chris, Kia itu hanya akan pergi ke supermarket bukan ke medan perang" Sahut Robert.
Tapi ocehan Robert tak di dengarkan oleh Chris, dia hanya merasa harus menjaga milik nya.
"Bola kenyal ku"
__ADS_1
🌺🌺🌺🌺🌺
Malam hari pun tiba, para lelaki sedang menyiapkan perlengkapan untuk acara barberque sedangkan para wanita mulai mengeluarkan bahan-bahan makanan yang sudah di beli tadi saat di supermarket. Semua nya tampak antusias saat memulai nya termasuk triple baby yang sudah tak sabar menantikan daging-daging di bakar.
"Flow apa kau sudah pecah gawang?" Tanya Kia iseng.
"Hmm sudah" Jawab Flow menunduk malu.
Yang lain tentu saja senang, ternyata di antara mereka bertiga yang menikah, hanya Nathan lah yang bergerak cepat.
"Wah benar kah?"Tanya Rara.
"Bagaimana rasa nya kak? Pasti sangat sakit ya?" Tanya Rachel.
Flow bingung harus menjawab apa, ya memang di awal sangat sakit tapi rasa sakit itu dengan cepat berganti menjadi rasa yang nikmat. Rasa yang tidak pernah Flow temukan semasa 23 tahun ini.
"Ish apa lah kau ini Hel, itu mah sakit tapi aku yakin rasa sakit itu pasti akan di gantikan dengan rasa nikmat, bukan begitu Flow?" Tanya Rara.
Flow hanya mengangguk sambil menunduk malu, para wanita yang melihat itu langsung tertawa melihat sikap malu Flow. Flow yang mereka kenal sangat lah galak tapi saat ini berubah menjadi kucing yang menggemaskan.
"Astaga istri ku kenapa bullshing seperti ini?" Tanya Nathan tiba-tiba.
"Sayang kenapa kau menutup mulut Rara? Dia kan jadi tidak bisa berbicara" Ucap Nathan.
"Lebih baik kau bantu yang lain, mereka pasti membutuhkan mu" Jawab Flow.
"Tapi kan"
"Hey Nath kemari lah, kau jangan asyik bermesraan dengan Flow dong" Teriak Steven.
"Ckk bawel sekali dia" Kesal Nathan.
"Lihat, seperti nya Steven membutuhkan bantuan mu"
"Yasudah kalau begitu aku ke sana dulu ya, kalau rindu bilang ya honey" Ucap Nathan.
Cup
Tanpa rasa malu Nathan mengecup singkat bibir Flow di depan banyak orang, sungguh sangat tidak mempunyai malu.
__ADS_1
"Ckk seperti nya playboy kakap itu ingin meminta jatah pada mu Flow" Ucap Rara.
"Ya itu lah pria, kalau dia ada mau nya pasti akan bersikap manis, saking manis nya gula pun kalah" Sahut Dayana.
"Hahaha seperti nya kak Robert pernah melakukan itu pada mu kak" Ucap Rachel.
"Dia tak pernah melakukan itu pada ku hel, tapi aku bersumpah kalau sampai dia melakukan itu pada ku maka aku akan memangkas habis sahabat kecil nya itu" Jawab Dayana.
"Maaf nona-nona, apa sudah selesai daging nya? Kalau sudah biar saya yang bawa untuk di grill" Ucap Marvel.
"Ohh sudah kok kak, ini bawa lah"
"Ini juga ya"
"Oh ya ini jangan sampai di lupakan"
"Ini harus di bawa juga dong, masa di tinggal"
"Ah ini seperti nya harus di bakar juga"
Para wanita itu manaruh tumpukan piring yang berisi daging di tangan Marvel, Marvel tentu saja cukup kesulitan membawa semua itu.
"Hmm maaf nona-nona, lebih baik saya bawa nya sedikit-sedikit lebih dulu" Sahut Marvel.
"Memang nya kenapa kak? Apa kak Marvel tidak kuat membawa daging-daging ini?" Tanya Sania yang terkesan meledek.
"Bukan begitu, tapi tangan saya hanya dua dan tidak bisa membawa semua daging-daging ini"
"Membawa daging saja tidak kuat, tapi giliran urusan ranjang sampai pagi pun akan kuat" Ledek Dayana.
Marvel hanya pasrah di ledek para wanita ini, ingin marah pun tak berani pasal nya pawang nya jauh lebih mengerikan di banding betina nya.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
__ADS_1
SARANGHEO ❤️