MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
KECEPLOSAN


__ADS_3

"Kalau sudah di ambil orang saja, baru nanti akan menangis darah" Batin asisten Mark.


🌺🌺🌺🌺


Mark sudah sampai di sekolah Rachel dan langsung mencari Rachel seluruh kelas, dan itu membuat se isi sekolah gaduh dan menatap aneh Mark, tapi Mark tak perduli yang terpenting saat ini dia harus menemui istri nya.


"Kenapa kelas di sini banyak sekali sih? Aku harus kasih saran nih pada Chris agar tak terlalu membuat ruang kelas yang terlalu banyak" Kesal Mark.


"Maaf tuan, tapi anda mencari siapa? Siapa tau kami tau dimana kelas nya?" Tanya Kepala sekolah.


"Aku mencari is..." Ucap Mark tertahan, dia hampir saja mengatakan status Rachel saat ini.


"Is siapa tuan?"Tanya Kepala sekolah.


"Hmm tidak maksud ku, aku mencari siswi yang bernama Rachel dia kelas 12, apa kau tau?" Tanya Mark.


"Oh tau tuan, mari saya antar"


Mark pun melangkah kan kaki nya mengikuti Kepala sekolah itu, dan ternyata kelas Rachel berada di kelas lantai paling atas.


"Pantas saja aku tidak menemukan kelas nya, ternyata dia berada di lantai paling atas" Batin Mark.


"Ini tuan kelas nya, mau saya panggilkan?" Tanya Kepala sekolah.


"Tak usah, aku bisa memanggil nya sendiri"


Mark pun langsung masuk ke kelas Rachel begitu saja, padahal guru sedang menjelaskan pelajaran pada siswa-siswa, dan Mark dengan tak tau malu nya menarik tangan Rachel dan membawa Rachel keluar kelas.


"Hey siapa kamu? Kenapa kau membawa murid ku?" Tanya guru Rachel, tapi Kepala sekolah Rachel menaruh jari telunjuk ke bibir nya pertanda sang guru harus diam.


Ada sepasang mata yang memandang tajam ke arah Rachel dan Mark, bahkan tangan nya mengepal hingga kuku nya menancap di kulit, ya orang itu adalah Diego. Hati Diego bagaikan terkena kobaran api yang sangat panas saat melihat tangan Rachel di gandeng.

__ADS_1


"Tunggu tuan, kau mau membawa Rachel kemana?" Tanya kepala sekolah.


"Aku ingin membawa nya pulang" Jawab Mark dengan datar.


"Apa? Pulang? Apa kau gila? Aku masih ada pelajaran, kalau kau mau pulang ya pulang aja sendiri" Amuk Rachel, pelajaran ini sangat penting untuk Rachel, karena pada saat ujian kelulusan nanti, akan banyak sekali materi itu yang di bahas.


Tanpa menjawab ocehan Rachel, Mark justru menggendok tubuh kecil Rachel bak mengangkat karung beras, Rachel berteriak dan membrontak karena saat ini mereka sedang menjadi tontonan semua siswa kelas nya, guru dan bahkan kepala sekolah.


"Kalau kau memang lelaki tolong lepaskan dia, dia tak mau ikut dengan mu jadi jangan memaksa nya" Sahut Diego.


"Ada urusan apa kau hah? Kau tak punya hak untuk melarang ku membawa is..." Ucap Mark tertahan.


"Asisten, ya dia adalah majikan ku dan aku adalah asisten nya" Jawab Rachel cepat, tak mungkin kan kalau Mark sampai membongkar status Rachel sekarang, yang ada nanti satu sekolah akan geger dan akan heboh.


"Walaupun kau asisten nya tetap saja dia tak bisa seperti itu, sungguh sangat tidak sopan dan tidak ber etika" Jawab Diego.


Mark menurunkan tubuh Rachel dan mendekati Diego, tak lupa juga Mark memberikan tatapan intimidasi pada Diego, tapi Diego sama sekali tak takut dengan tatapan Mark.


"Aku tau, tapi ku rasa Rachel tak mencintai mu tuan jadi bukan kah aku masih ada kesempatan untuk mendapatkan hati nya?" Bisik Diego.


Bukk...


Bukk....


Bukk....


Mark memberikan bogeman mentah ke wajah tampan Diego, Diego tak tinggal diam dia juga memberikan bogeman mentah ke wajah tampan Mark, pertengkaran itu pun tak dapat di hindarkan, Rachel berusaha untuk menengahi pertengkaran itu.


"Hey hey kalian itu apa-apan sih? Kenapa kalian bertengkar? Pak tolong hentikan pertengkaran ini" Ucap Rachel, Rachel meminta tolong pada guru dan kepala sekolah tapi mereka enggan untuk menghentikan pertengkaran itu.


"Rachel sebaik nya kau menjauh saja, bukan nya saja tak mau menghentikan pertengkaran ini tapi saya takit jabatan saya terancam" Ucap Kepala sekolah, beliau tentu tau siapa Mark dan siapa Diego, dan kepala sekolah pun enggan berhadapan dengan kedua orang berbahaya itu.

__ADS_1


Rachel melihat pergi ke kelas, dia ingat kalau di dalam tas nya ada gunting yang memang sengaja dia bawa untuk menjaga diri sekaligus ada tugas sekolah.


"Apa kalian masih tidak mau berhenti?" Tanya Rachel, tapi pertanyaan Rachel di anggap hanya angin lewat saja.


"Baiklah kalau kalian masih tidak mau berhenti, maka aku akan bunuh diri, setelah itu aku akan menggerayangi hidup kalian, mau kalian hah" Ancam Rachel sambil mengarahkan gunting di leher nya.


"Hel apa yang kau lakukan hah? Apa kau sudah gila? Cepat buang gunting itu" Perintah Mark.


"Rachel kau jangan bodoh, kau jangan melakukan hal bodoh karena pria brengsek ini" Ucap Diego.


"Siapa yang kau sebut brengsek, si*lan?" Teriak Mark.


Mark dan Diego kembali bertengkar, Rachel menjadi bingung sendiri dengan sangat terpaksa dia menggoreskan tangan nya dengan gunting hingga mengeluarkan darah.


"Awsshh..." Rintih Rachel pelan, rintihan Rachel sangat pelan tapi itu sangat terdengar di telinga Mark.


"Apa yang kau lakukan hah? Kau benar-benar gila" Omel Rachel, dia lalu melihat ke arah pergelangan tangan Rachel.


"Kau yang gila, kenapa kau bertengkar hah? Apa kau sengaja membiarkan ku menjadi janda muda?" Teriak Rachel spontan.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


WADUH RACHEL KOK BISA AMPE KECEPLOSAN SIH? GIMANA NIH GUYS KELANJUTAN NYA? πŸ˜‚πŸ˜‚


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA


DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘


SARANGHEO ❀️

__ADS_1


__ADS_2