
"anggap saja ini rezeki dan bibi tak boleh menolak, pamali kalau bibi menolak"
🌺 🌺 🌺 🌺
Saat di mobil, rachel merasa gugup bahkan jantung nya tak berhenti berdetak. boleh kan dia merasa baper saat mark mengatakan sayang pada nya? tentu saja tidak boleh, rachel cukup tau diri dan harus mengenal batasan. dia tak boleh mencintai majikan nya itu dan tak boleh mengharapkan lebih dari majikan itu.
"pasti tuan mark berkata seperti itu karena dia menganggap ku sebagai adik nya, ya itu pasti hel dan kau tak boleh sampai mencintai nya" batin rachel.
Mark yang melihat rachel terdiam seperti memikirkan sesuatu pun menegur nya, tapi rachel sama sekali tak merespon akhirnya mark memberhentikan mobil nya dan wajah mark mendekat ke tubuh rachel, tentu saja rachel langsung tersadar saat mark mendekati nya.
"ekhmm tuan kenapa kau dekat sekali?" tanya rachel dengan gugup.
"kau sedang memikirkan apa? apa kau ada masalah? cerita lah pada ku" bukan nya menjauh dari tubuh rachel, justru mark malah mendekatkan wajah nya sampai mungkin hanya berjarak 5cm, benar-benar sangat dekat.
"ekhmm tuan bisa kah kau mundur sedikit, aku sangat gerah saat kau mendekat seperti ini" elak rachel.
"cih alasan, mana mungkin kau gerah. ac di mobil ini sangat dingin mustahil rasa nya kalau kau gerah" akhirnya mark menjauhi sedikit jarak antara mereka, ingat hanya sedikit.
"tuan kau menjauh nya sangat sedikit, duduk lah dengan benar" jantung rachel mulai tak bisa di kondisikan.
"kau itu cerewet sekali tau hel, (mark pun benar-benar sudah kembali ke tempat duduk nya) sekarang katakan pada ku kenapa kau melamun apa ku sedang memikirkan sesuatu?" tanya mark.
"tidak ada tuan, saya hanya memikirkan ibu saja di rumah" elak rachel.
walaupun mark yakin alasan nya bukan itu tapi mark tak mau memaksa rachel, mark memutushkan untuk menjalankan mobil nya lagi menuju rumah rachel.
beberapa menit kemudian mark dan rachel sampai di rumah rachel, mark terdiam melihat rumah rachel yang ntah bisa atau tidak di sebut rumah. cukup mark akui kalau rumah rachel cukup bersih. tapi dari segi bangunan benar-benar memprihatinkan.
"terimakasih tuan mark sudah mengantar saya pulang"
"sama-sama"
"kalau begitu saya masuk dulu" rachel membuka pintu rumah dan hendak ingin menutup nya, tapi rachel terkejut saat mark ternyata ingin masuk ke rumah nya yang jauh dari kata sederhana.
__ADS_1
"loh tuan kenapa anda tidak pulang? ini sudah malam" ucap rachel.
bukan nya mendengarkan, mark malah duduk di sofa ruang tamu yang sudah begitu usam.
"tuan jangan duduk di sana, kursi itu kotor nanti tuan bisa gatal-gatal" cegah rachel.
"apa sih kau hel pelit sekali, lagi pula aku tak mengidap penyakit ocd jadi mau kursi ini kotor atau tidak aku tidak perduli"
"uhukk... hel ada siapa itu? uhukk.. uhukk... " ibu rachel keluar dari arah dapur.
"ibu? ibu sedang apa di dapur?" tanya rachel panik, dia takut ibu nya memasak dan akhirnya malah memperburuk keadaan ibu nya.
"ibu hanya memasak nasi goreng kesukaan mu, hmm laki-laki itu siapa hel?"
🌺 🌺 🌺 🌺
"sayangg kau dimana?" teriak robert.
robert langsung memeluk tubuh dayana dari belakang, mencium wangi semerbak dari tubuh dayana. padahal mereka sedang tak berdua saja, di samping kanan dayana ada ibu mertua robert alias ibu dayana yang sedang membantu dayana memasak.
"robert di sini ada ibu, lepaskan dulu ya lebih baik kau mandi saja dulu" bisik dayana.
"ibu tak apa kan kalau aku bersikap sedikit tidak tau malu" bukan nya mendengarkan apa kata dayana, justru robert tambah membuat dayana malu. benar-benar definisi tidak tau malu.
"tak apa robert, dulu ayah dayana juga bersikap seperti itu kok. tapi lebih baik nya kau mandi dulu biar kau juga harum seperti dayana" nasehat ibu dayana.
"baik bu" akhirnya robert menurut apa kata ibu mertua nya itu.
beberapa menit kemudian semua anggota akhirnya sudah berkumpul di meja makan dan mulai memakan makanan di meja tanpa ada suara sedikit pun, ya memang tak ada suara tapi si laki-laki tua yang bernama robert membuat dayana malu pada orang tua dan adik nya.
"astaga kakak ipar kenapa kau sangat menggelikan sekali sih, kak dayana itu sedang makan dan kau juga sedang makan kenapa kau selalu menempel di ketiak dayana seperti itu?" sahut adik dayana.
"dek kita ini mengontrak di dunia, dan yang punya kontrakan adalah mereka jadi terserah mereka mau berbuat apa di dunia ini. " sindir ayah dayana.
__ADS_1
"ayah tidak seperti itu, mana ada ayah di dunia mengontrak di dunia. lalu kami lah yang punya kontrakan. lalu bagaimana nasib semua orang yang ada di dunia ini"
"tentu saja mereka juga mengontrak dayana" jawab ayah dayana.
"ayah sudah lah berhenti mentertawakan istri ku, lihat pipi ini sudah merah"
robert benar-benar membuat dayana tambah malu.
🌺 🌺 🌺 🌺
beda hal dengan chris dan kia, saat ini chris sedang mati-matian membujuk sang istri agar mau tidur dengan nya. dia merasa akan sangat tersiksa kalau istri nya tak mau tidur berdua dengan nya, tanpa pelukan sang istri dan tanpa wangi harum tubuh kia, chris mana bisa tidur se nyenyak seperti kemarin.
"ayo lah sayang jangan seperti ini, kau tidak kasihan apa pada ku? besok itu aku ada rapat penting dengan daddy dan para dewan yang lain" rengek chris.
"lalu apa masalah dengan ku? itukan masalah mu, pokoknya aku masih marah dan aku tidak mau tidur dengan mu titik" kesal kia.
"begini saja, kau mau apa biar aku belikan? cokelat? hmm atau tas? ku dengar ada tas keluaran terbaru dan sangat terbatas, kau wajib punya honey" rayu chris.
"hmm aku mau kau berpuasa selama aku melahirkan, oh tidak di tambah hari nifas ku selama 40 hari. jadi kalau di hitung-hitung kau harus berpuasa 10-11 bulan"
chris di suruh puasa selama 10-11 bulan? wah apa chris bisa menghadapi itu? padahal dia sudah menantikan minggu depan untuk berbuka puasa, tapi chris harus menahan lebih lama lagi.
"sayang kenapa kau tega sekali"
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
jangan lupa like komen dan vote aku ya
jangan lupa juga beri hadiah untuk triple baby oke
salam cinta dari othor abal-abal 😘
sarangheo ❤
__ADS_1