
"apa maksud nya tuan, seperti tuan mark?" tanya rachel.
🌺 🌺 🌺 🌺
"bisa di bilang seperti hel, tapi kau jangan mau dengan nya dia itu lelaki yang sudah bau tanah" jawab chris meledek mark.
"enak saja, aku ini masih segar bugar tau." kesal mark.
"tapi kalau kak mark bersanding dengan rachel yang masih 17 tahun seperti sedang keponakan dengan paman" tambah kia.
Wah mark tidak menyangka, kia yang dulu nya adalah gadis yang sangat ayu dan tak pernah meledek diri nya kini malah meledek diri nya, dan mark yakin sekali ini semua karena suami nya.
"wah kalian pasutri yang sangat kompak sekali ku harap anak kalian tidak seperti orang tua nya yang sudah meledek"
"aku malah berharap anak ku bisa seperti diri ku" jawab chris menantang.
Ah sudah lah meladeni kedua pasutri ini hanya akan memakan waktu, tenaga dan emosi.
"honey pulang yuk aku ingin membuat adik untuk triple baby" ucap chris dengan manja.
Apa kah otak chris sedang mengalami korseleting? bagaimana bisa chris membuat adik untuk triple baby sedang kan triple baby saja belum lahir, lagi pula belum tentu kia akan mau mengandung lagi setelah baru saja melahirkan.
"astaga kau jangan macam-macam ya hubby, bagaimana bisa sih kau membuat adik untuk triple baby sedangkan mereka saja belum lahir. lagi pun aku tak akan mau mengandung lagi sebelum triple baby masuk sekolah" ucap kia mutlak.
"sayang itu sangat lama sekali kalau harus menunggu triple baby masuk sekolah, aku sudah keburu tua yang ada" keluh chris.
Paling tidak dia harus menunggu 5-6 tahun untuk mempunyai anak lagi.
"kau gila ya chris, di beri keturunan tiga masih kurang juga?" mark hanya menggelengkan kepala melihat tingkah sahabat nya.
"kau harus dengar dulu kenapa aku ingin memiliki banyak keturunan mark"
"baiklah aku dengarkan"
"yang pertama tubuh istri ku ini sangat nikmat sekali... awhhh... sayang kenapa kau mencubit sahabat kecil ku" keluh chris saat kia mencubit sahabat kecil nya.
__ADS_1
"siapa suruh itu mulut tidak bisa di jaga, kau lupa di sini ada rachel kalian jangan sampai membicarakan yang tidak-tidak kepada anak yang masih sekolah, kasihan otak polos nya harus ternodai karena kalian" kesal kia.
Kia sangat heran karena mempunyai suami yang mesum bahkan bukan hanya suami nya saja, sahabat-sahabat dari suami nya juga mesum.
"maka dari itu kita pulang saja, biar mulut ku ini tidak selalu mengatakan hal-hal aneh" bujuk chris.
Sedangkan mark dia merasa ngilu saat membayangkan sahabat kecil nya di cubit, nasib sahabat kecil chris pasti akan sangat terancam sekali.
"baiklah, hel aku pulang dulu ya kalau kak mark melakukan sesuatu yang iya iya maka segera hubungi aku" ucap kia.
Sangat wajar dong kalau kia mengatakan seperti itu, itu karena mark adalah seorang pria dewasa. bagaimana kalau mark akan melakukan hal itu.
"siap kak kia tenang saja"
Setelah kepergian kia dan chris, mark menatap rachel dengan tatapan tajam.
glukk...
Rachel menelan salvia nya susah payah, kalau tadi dia masih bisa merasa aman kini tidak sama sekali.
"baiklah karena sudah tak ada siapa-siapa lagi di sini maka aku akan langsung ke inti nya saja"ucap mark.
"tidak, jangan mengelabui ku rachel duduk dan diam lah" perintah mark.
Ntah kenapa rachel tak bisa berkuting saat mark sudah memerintahkan, di samping rasa takut ada juga rasa yang ntah membuat rachel harus menurut layak nya istri yang harus patuh pada suami nya.
"kabur kemana kau tadi? dan kenapa pula keadaan mu bisa sekotor tadi?" tanya mark.
"tadi bukan kah saya sudah mengatakan kalau saya tercebur kolam lumpur" jawab rachel.
Apa mark akan percaya begitu saja? tentu tidak, mark adalah pria dewasa dan rachel bukan anak kecil yang masih berusia 5 tahun yang belum tahu yang mana yang menurut nya bahaya atau tidak. tidak mungkin dong rachel sengaja menceburkan diri nya ke kolam lumpur.
"lalu apa kau sengaja memceburkan diri ke kolam lumpur?" tanya mark dengan tajam.
"tentu saja tidak tuan" jawab rachel cepat.
__ADS_1
"itu berarti ada seseorang yang sengaja mendorong mu ke kolam lumpur, dan kau masih tidak mau mengatakan nya juga pada ku?"
Rachel tertunduk,ingin mengelak pun rasa nya percuma pasal nya rachel tak pandai mengelak dan kalau jujur pun rachel masih ada rasa kasihan pada winter.
"kenapa kau diam? masih tidak mau bicara? baiklah terserah mu aku tak akan memaksa tapi aku yang akan mencari tau nya sendiri dan kau bersiap lah minggu depan aku akan ke rumah mu untuk melamar mu jadi persiapkan diri mu" ucap mark.
Mendengar itu mata rachel melotot, yang benar saja dia di suruh menikah tanpa cinta.
"tuan mark kenapa kau tidak menanyakan pendapat ku lebih dulu?"
"kalau aku nanya pendapat mu tentu saja kau akan menolak jadi untuk apa aku harus bertanya lagi, ayo aku antar pulang" mark menarik tangan rachel.
Ya sudah lah kalau memang mark adalah jodoh nya rachel bisa apa. mungkin ini lah yang terbaik untuk diri nya.
🌺 🌺 🌺 🌺
"gila juga tuh wanita pilihan mu" ucap steven.
Steven masih tak menyangka kalau wanita pilihan nathan adalah seorang le*bi.
"kau jangan asal menuduh dulu stev, hati ku berkata kalau flow itu tidak seperti itu" ntah kenapa nathan merasa kalau ini semua hanya lah rekayasa.
"kau gila ya nath? kau lihat sendiri bukan kalau wanita yang kau suka itu mencium pipi kekasih nya bahkan mereka bermesraan di depan kita"
Steven tak mengerti dengan cara pemikiran nathan, jelas-jelas flow itu adalah seorang le*bi. memang ya cinta itu bisa membutakan segala hal.
"terserah kau saja lah stev, pokoknya aku akan membuktikan sendiri kalau flow itu adalah wanita yang normal"
"terserah kau saja, tapi kalau sampai dia beneran seorang le*bi aku adalah orang pertama yang akan mentertawakan mu"
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
jangan lupa like komen dan vote aku ya
jangan lupa juga beri hadiah ya untuk triple baby
__ADS_1
salam cinta dari othor abal-abal 😘
sarangheo ❤