
"Apa perlu aku ulangi lagi agar kau bisa mengingat dengan baik?" bisik Steven.
πΊπΊπΊπΊ
"Ah tidak perlu, hari sudah semakin malam, bukan kah kita harus beristirahat?" Sania mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.
Ketika Sania ingin pergi, tangan nya malah di tarik oleh Steven, hingga Sania terbentur ke dada bidang Steven lagi.
"Seperti nya tadi aku melakukan nya terlalu cepat, bukan begitu?" tanya Steven.
"Terlalu cepat? Apa makss...," ucap Sania tertahan.
Steven langsung ******* lagi dan lagi bibir Sania, apa kali ini kalian akan berpikir kalau Sania akan menikmati nya? Oh tentu tidak, dia tidak mau jatuh terlalu dalam lagi dalam pesona Steven.
Dengan cepat Sania menendang benda pusaka Steven. Namun, Steven seperti sudah membaca apa yang akan Sania lakukan, Steven pun menangkap kaki Sania dan melingkarkan nya ke pinggang Steven. Sania tidak menyerah, bukan kah dia memiliki dua kaki? Yang arti nya dia masih bisa dong mempunyai kesempatan untuk menendang benda pusaka itu?
Sania menendang benda pusaka itu. Namun, seperti nya dewi keberuntungan sedang tidak berpihak pada diri nya. Steven malah mengangkat tubuh Sania dan membawa nya ke atas kasur.
"Seperti nya kau ingin malam ini menjadi malam yang tidak akan pernah kau lupakan ya?" bisik Steven.
"Tid-dak, menyingkirlah dari hadapan ku sekarang," ucap Sania dengan gugup.
Bagaimana pun Sania tidak boleh melakukan lebih dari ini, dia takut di masa depan hidup Sania akan semakin menderita kalau sampai ini terjadi.
"Baiklah, sekarang tidurlah," ucap Steven.
"Mandi air dingin lagi deh," batin Steven.
Steven melangkah kan kaki nya ke kamar mandi, untuk menjinakkan benda pusaka nya yang sudah siap tempur.
"Ada apa dengan wanita itu? Apa aku kurang tampan? Apa aku kurang kaya? Kenapa dia menolak untuk bercinta dengan ku?" Di dalam kamar mandi, Steven kesal bukan main.
πΊπΊπΊπΊ
__ADS_1
Keesokan hari nya semua orang sudah berkumpul di ruang makan, yang belum datang hanya lah pasangan dari Steven dan juga Sania.
"Aisshh kemana mereka? Ini itu sudah jam 9 pagi, tapi kenapa belum turun juga?" tanya Flow.
"Hmm apa kita datangi saja kamar mereka?" Saran Rachel.
"Boleh juga tuh, ayo kita ke sana," ajak Kia.
Para wanita itu pun langsung berbondong-bondong pergi ke kamar pasutri itu, sedangkan para pria hanya duduk diam dan sama sekali tidak berminat untuk mencari tahu.
"Kebetulan sekali Kia, kamar nya tidak di kunci," ucap Rara.
"Eh tunggu kak, apa kita tidak lancang main asal masuk ke kamar orang? Di tambah kak Sania kan sudah bersuami," ucap Rachel.
"Seperti nya tak apa Hel, ini kan kamar nya Kia dan kita juga tidak mendengar suara-suara laknat kan?" ucap Flow.
"Nah aku setuju tuh, ayo kita langsung masuk saja," ucap Dayana.
Akhir nya para wanita itu pun langsung masuk ke dalam kamar, dan mendapati Sania dan Steven yang sedang tidur bersama dalam satu ranjang dengan posisi Steven yang sedikit ke bawah dada Sania.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang kak?" tanya Rachel.
"Duh kalau begini aku jadi tidak enak mau membangunkan nya," bisik Kia.
"Astaga, kak Steven benar-benar sangat mesum, bagaimana bisa Sania mencintai pria mesum seperti nya?" bisik Rara.
"Sudah lah lebih baik kita keluar saja," ajak Kia.
Mereka pun keluar dari kamar dan tidak berniat untuk membangunkan pasutri itu, tapi kenapa posisi tidur itu bisa terjadi ya? Yuk kita lihat saat malam hari nya.
FLASBACK ON
Saat Steven sudah selesai menenangkan sahabat kecil nya, Steven langsung tidur di samping Sania yang sudah tertidur lelap lebih dulu. Pada saat itu Sania memakai piyama berbahan tipis tanpa bra, membuat gairah Steven bangkit lagi kala melihat biji kacang yang tercetak jelas di mata nya.
__ADS_1
"Aisshhh kenapa dia selalu membuat ku tersiksa sih," gumam Steven.
Dengan perlahan Steven membuka kancing baju piyama Sania, lalu Steven pun memasukkan tangan nya ke dalam baju piyama Sania dan mengeluarkan dada Sania.
"Kenapa dia tidak terbangun ya? Apa segitu lelah nya dia?" gumam Steven.
Saat melihat Sania belum terbangun di saat Steven mengeluarkan dada nya, dengan cepat Steven menyedot dada Sania bak seorang bayi yang kelaparan.
"Sshhh....," desah Sania, dalam tidur nya.
"Seperti nya aku baru bisa tidur saat seperti ini," gumam Steven.
Sampai akhir nya Steven tidur sambil menyedot asi yang tidak keluar itu, dan Sania tertidur dalam ******* nya.
FLASBACK OFF
Hari sudah menunjukkan pukul 10 pagi, Sania mengerjap kan mata nya saat dia mulai menyadari dada nya yang sedikit nyeri.
"Sshhh.... kenapa nyeri sekali ya," gumam Sania.
Sania lalu melihat ke arah dada nya dan Sania begitu terkejut saat melihat Steven yang sedang tertidur sambil menghisap dada nya itu.
"Aaakkkkhhhh!!!!!" pekik Sania.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
WAH BABANG STEVEN MESUM BANGET YA GUYS ππ
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL π
__ADS_1
SARANGHEO β€οΈ