MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
DAYANA JATUH CINTA


__ADS_3

"kia!!!" teriak chris yg mana membuat seluruh yg ada di sana langsung menengok ke arah chris.


🌺🌺🌺🌺🌺


FLASBACK ON.


di saat mereka sedang bercanda gurau tiba2 kia kebelet ke kamar mandi.


"hmm robert bisa kau beritahu aku dimana letak toilet nya?" tanya kia.


"tentu, mau ku antar sekalian?" sahut robert.


"tak perlu kau cukup beritahu saja" jawab kia.


"mau ku temani kia?" tawar rara.


"tidak usah rara aku bisa sendiri" jawab nya lagi.


"baiklah, kau lurus aja nanti belok kiri di sana toilet nya" tunjuk robert.


"baiklah terimakasih" kia pun langsung kesana dan membuang hajat nya karna dari tadi dia kebanyakan minum alhasil dia jadi sering pipis.


sekitar 5 menit lama nya akhirnya kia keluar dari toilet dan langsung jalan menuju meja yg tadi dia singgahi dengan kedua sahabat nya, tapi dia tidak tahu kalau lantai itu sedang di pel karna tidak ada tanda nya pula alhasil dia terpeleset tapi untung saja robert langsung sigap dan langsung menarik tangan kia sampai terbentur dada kekar robert dengan posisi yg sangat dekat, orang yg melihat itu pasti akan mengira kalau si laki2 sedang mencium kening si prempuan.


termasuk chris yg melihat itu, padahal rara dan dayana juga tidak melihat kalau si robert mencium kening kia, karna jarak di antara mereka jauh lebih dekat dari pada jarak chris, jadi sudah pasti sangat jelas bukan kalau itu hanya salah paham.


"kia!!!" teriak chris yg mana membuat seluruh yg ada di sana langsung menengok ke arah chris.


FLASBACK OFF.


Chris pun langsung menarik tangan kia dan langsung membawa nya kepelukan chris, sungguh melihat itu membuat darah chris memendidih, tapi beda hal dengan kia ntah kenapa kia merasa senang mencium aroma maskulin dari tubuh chris rasanya sangat menenangkan.


tapi sedetik kemudian kia kaget karna chris melepaskan pelukan nya, dan lebih kaget lagi kala si chris langsung menonjok robert sampai bibir nya robek dan sedikit mengeluarkan darah.


bugh..


"b***gsek, b***ngan berani nya kau menyentuh milik ku" ujar chris sambil memegang kerah baju robert.


"cih, milik mu sangat banyak tuan chris sampai aku tidak tahu yg mana milik mu itu" dengan smrik robert, dia senang kalau chris marah itu kesenangan sendiri bagi nya.


bugh..


bugh...


sontak saja perkelahian itu menjadi pusat kerumunan dan tidak ada satu pun orang yg melerai nya.


"chris hentikan, ku mohon" ujar kia sungguh dia bukan membela robert tapi dia tidak mau ada pertumpahan darah.


"sebaik nya kita menjauh dulu kia, tuan chris tidak akan mau kalau belum melepas emosi nya" marvel langsung menarik tangan kia untuk menjauh.

__ADS_1


"apa kau gila hah? bagaimana kalau sampai mereka kenapa2 aku tidak mau ada pertumpahan darah di antara mereka" emosi kia.


karna kia juga sudah tak tahan melihat itu lebih tepat nya melihat chris babak belur, kia langsung memeluk chris dari belakang sambil menangis sesegukan.


"chris ku mohon dengarkan aku kalau kau mencintai ku berhenti melakukan ini, aku tidak mau terluka" ujar nya sambil sesegukan.


ucapan yg di lontarkan kia bagaikan mantara ajaib yg menyihir jiwa dan raga chris, chris pun langsung berbalik menghadap kia dan langsung memeluk dan mencium puncak kepala kia.


"maafkan aku honey, aku tersulut emosi melihat mu dari siang di dekati oleh nick s**lan dan robert b***ngan ini"


"cih, kenapa kau berhenti menghajar ku? apa segitu saja kemampuan mu?" ujar robert yg berusaha memancing amarah chris lagi.


"robert sudah lah, kau juga sudah babak belur sebaik nya obati luka mu" ujar kia, melihat kia seperti sangat perhatian dengan robert membuat jiwa cemburu nya meronta2 lagi.


"honey kenapa kau masih saja perhatian dengan nya" kesal chris.


"sudah lah ayo kita pulang" ajak kia.


"dayana, ra aku pulang dulu ya" pamit kia


" ya kia, dan sebaiknya obati chris" ujar dayana.


yg hanya di balas anggukan saja oleh kia, sesampainya di mobil kia langsung mengobati luka lebam dan berdarah di area wajah chris dengan obat2an seadanya, karna chris tidak mau di bawa ke rumah sakit.


"chris lebih baik kita ke rumah sakit saja yuk, aku takut luka mu makin parah" jujur saja kia sangat khawatir, dengan keadaan chris saat ini.


cubitan di perut di layangkan oleh kia, karna merasa gemas dengan sikap chris yg seperti tidak mengenal situasi dan kondisi.


"awwwuuu sakit honey, kenapa kau suka sekali sih mencubit perut sixpack ku?" padahal cubitan itu tidak sakit sama sekali justru terasa geli.


"rasakan itu, siapa suruh tidak mengenal situasi dan kondisi, di saat seperti ini kau masih bisa menggoda ku? luar biasa, apa kau juga sudah biasa menggoda perempuan lain di luar sana hah?" omel kia.


"cih aku mana pernah menggoda wanita lain selain diri mu, hanya kau wanita pertama dan terakhir yg pernah ku goda kalau tidak percaya tanya saja pada marvel, ya kan vell" ujar chris sambil memberi kode dengan kedipan mata.


marvel yg tanggap pun langsung menjawab.


"benar kia, tuan chris tidak pernah menggoda wanita manapun selain kau, hanya kau wanita pertama yg di goda oleh tuan chris" sahut marvell.


"huff kenapa kau harus menumbulkan ku lagi tuan, rasa nya sangat ingin muntah saat mengatakan kalau kia lah wanita yg pertama yg di goda oleh mu tuan, bahkan aku saja tidak bisa mengitung berapa wanita yg kau goda" batin marvell.


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


di sisi lain dayana membantu robert berdiri, dia tidak tega melihat robert seperti ini, dia sebenarnya sudah tahu kalau robert ini ada rasa pada kia, karna itu sangat terlihat jelas di mata dayana yg memang selalu peka.


"mari tuan saya bantu berdiri"


"ya, terimakasih " sahut robert.


"apa kau ada kotak merah? kalau ada boleh ku bantu obati?" tawar dayana.

__ADS_1


"ada, minta saja pada pelayan cafe" sahut robert.


dayana pun langsung menemui pelayan cafe untuk meminta kotak merah itu, setelah dapat dia langsung mengobati robert dengan telaten dan serius dengan jarak yg cukup dekat pula, melihat itu rara ber inisiarif untuk memotret nya.


"hehe.. hasil potretan ini sangat bagus." batin rara.


deru nafas mereka terdengar dan tiba2 pandangan mata mereka bertemu dan


deg


jantung dayana 2× lebih cepat tapi dayana berusaha mungkin untuk menutupi nya.


setelah 15 menit akhirnya luka itu selesai di obati.


"sudah selesai" ujar dayana.


"sudah? terimakasih ya" sahut robert dengan senyum.


"sebenarnya dia cantik tapi aku masih belum bisa berpaling dari kia huff"batin robert.


"sama2, oh ya robert karna sudah pukul 11 malam lebih baik aku dan rara pulang, sebelum akan tambah malam" pamit dayana sambil berdiri.


"ya benar aku takut ada rampok" sambung rara.


"baiklah ku antar kalian sampai ke rumah" tawar robert.


"kau itu sedang sakit mana boleh banyak bergerak, lebih baik kau juga pulang dan istirahat " sahut dayana.


"tidak apa2, ini tidak sakit sama sekali, lagi pula aku ini laki2 luka ini masih tidak seberapa, jadi ku harap kalian jangan menolak nya ya, ayo cepat" ajak robert.


masuk lah robert,dayana dan rara ke dalam mobil, pada saat itu dayana duduk di depan bersama robert, dan rara di belakang, sebenar nya dayana sudah menolak dan merasa tidak enak tapi rara terus memaksa agar dayana mau duduk di depan.


"hmm bagaimana kalau kau mengantar ku dulu robert? rumah ku cukup dekat dari cafe ini" saran rara.


mendengar itu dayana gugup dan gelisah dia sangat tidak siap kalau harus berduaan dengan robert saat nanti di perjalanan pulang menuju rumah dayana.


"baiklah, tidak buruk"sahut robert.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


**HAY GUYS GIMANA EPISODE KALI INI SERU GAK COBA TOLONG KOMEN DI BAWAH YA🤗.


OH YA GUYS AKU JUGA SANGAT MENERIMA SARAN DAN KRTIK DARI KALIAN LOH,TAPI DENGAN CARA YG SOPAN YA GUYS😇.


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJEK DENGAN CARA LIKE,KOMEN DAN VOTE AKU YA, KARNA ITU BENTUK DUKUNGAN DAN SUPPORT KALIAN UNTUK KU🙏🏻🤗.


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL2😘


SARANGHEO❤**

__ADS_1


__ADS_2