
"mati lah aku"
πΊπΊπΊπΊ
Sadar kalau mantan rival nya di mafia kemarin ketakutan saat melihat wajah kia yang bringas, robert pun ingin menambah kekesalan dari kia.
"suami yang baik itu adalah suami yang bisa melindungi istri nya, dia tidak akan mau kalau istri nya dalam bahaya. dunia mafia sangat berbahaya untuk wanita seperti mu kia, ku saran kan pada mu kalau suami mu tidak mau melepaskan gelar nya sebagai seorang mafia, ku rasa masih banyak pria yang ingin menikahi mu walaupun kau sedang mengandung" sindir robert, robert memberikan kode mata pada kia, bermaksud untuk kia melanjutkan permainan nya.
Menderngar itu chris tentu saja marah, chris ingin melayangkan bogeman mentah pada robert. tapi dengan cepat kia menahan nya.
"kau mau apa hubby?" tanya kia
"ya aku ingin menghajar dia, perkataan nya sudah membuat ku marah sayang" jawab chris.
"kenapa kau harus marah? bukan kah yang di katakan robert ada benar nya juga? dunia mafia terlalu berbahaya untuk ku, kalau kau tetap tak ingin melepas gelar mu maka kau bisa melepaskan ku" ancam kia.
Rahang chris langsung mengeras, saat diri nya di ancam oleh istri nya. sampai mati pun dia tak akan pernah melepaskan kia, kia hanya milik dari chris dan tetap akan seperti itu selamanya.
"wah seperti nya ada yang marah nih, tapi yang di katakan kia ada benar nya juga loh chris. sebaik nya kau pikirkan baik-baik sebelum kia meminta kau untuk melepaskan nya"sahut rara santay, sungguh sangat tidak enak mulut rara kalau tidak membuat chris marah.
"huff baiklah aku akan melepaskan gelar mafia ku"
Yah, mungkin memang saat ini lah chris harus melepaskan gelar mafia nya. dunia mafia terlalu berbahaya untuk keluarga kecil nya nanti, chris harus mengakhiri nya dari sekarang sebelum nanti dia akan menyesal.
"dan satu lagi, kalian harus saling memaafkan" sahut kia.
"honeeyyyy kenapa kau seperti ini sih?" kesal chris, kia selalu menyuruh hal yang menurut nya mustahil.
"nah aku setuju tuh apa kata kia, siapa tau nanti saat besar kita bisa menjadi besanan ya kan?" ucap dayana semangat.
"ide mu bagus juga day, aku setuju. sayang seperti nya aku berubah pikiran aku juga ingin berbesan dengan kia dan dayana" ucap rara.
__ADS_1
"apapun untuk mu sayang"
"kau setuju kan kia?" tanya dayana.
"aku sih sangat setuju, cuma suatu saat nanti kalau anak kita tidak saling mencintai jangan terlalu memaksa nya. biarkan dia memilih pilihan nya" jawab kia.
"heyy apa kalian tidak ada yang bertanya pendapat ku?" tanya chris dan robert berbarengan.
Mendengar kekompakan dua calon ayah itu, membuat kia,rara dan dayana tertawa.
"lihat lah bukan kah kalian sudah sangat cocok untuk menjadi besanan? kalian begitu kompak" ucap rara.
Chris dan robert pun membuang muka, mereka tentu saja tak ingin di samakan seperti itu.
πΊπΊπΊπΊ
Di sisi lain nathan masih melancarkan pendekatan nya ke flow, sungguh flow adalah makhluk wanita yang paling sulit dia taklukan. tapi nathan tak akan pernah menyerah begitu saja, seperti sekarang dia sedang ke perusahaan alphabet untuk menemui calon istri nya. nathan memasuki perusahaan alphabet sudah seperti perusahaan milik nya sendiri, bahkan para karyawan pun sudah mengenal tuan nathan, mereka tau kalau tuan nathan adalah calon suami dari ceo mereka yaitu flow.
"selamat siang tuan nathan, tuan nathan sangat perhatian sekali ya pada nona flow" sapa karyawan.
" selamat siang juga, tentu dong. aku sebagai seorang pria harus memperlakukan wanita ku sebagai seorang ratu" jawab nathan membanggakan diri nya.
"semoga kalian segera menikah ya, kalian pasangan yang sangat serasi sekali" doa karyawan.
"terimakasih, kalau begitu aku ingin menemui masa depan ku dulu ya" pamit nathan.
Sesampai nya di ruang kerja flow, nathan langsung masuk tanpa mengetuk pintu lebih dulu.
"selamat siang calon istri ku" sapa nathan.
"kau? untuk apa kau kemari? hari ini kan tidak ada jadwal meeting" heran flow.
__ADS_1
"memang nya aku harus menemui mu hanya karena sedang meting saja? tentu tidak kan aku ini calon suami mu, aku harus menemui mu setiap hari agar kau..." ucap nathan tertahan, flow sungguh kesal karena nathan selalu menyebut diri nya sebagai calon suami flow.
"bisa tidak sih tak usah menganggap kalau kau itu adalah calon suami ku? kau saja belum melamar ku, bagaimana mungkin kau bisa menjadi calon suami ku"
"ohh jadi kau mau aku lamar, baiklah sayang sekarang katakan pada ku. kapan aku bisa melamar mu? hari ini? oh tidak itu terlalu cepat, bagaimana kalau besok? oh tidak juga itu terlalu cepat. kau kan wanita yang sangat spesial untuk ku, jadi aku harus menyiapkan lamaran yang spesial juga untuk mu. hmm bagaimana kalau minggu depan? ya ku rasa itu ide yang bagus" ucap nathan panjang kali lebar.
Flow meredang kesal, bisa-bisa nya nathan berpikir seperti itu. apa kah otak nya nathan sudah tak berfungsi lagi?
"yakkkk apa kau sudah gilaaa hah!!!! di bagian mana aku ingin di lamar oleh mu hah!!" teriak flow.
Nathan menahan tawa nya, flow terlihat sangat menggemaskan saat sedang marah seperti itu.
"tadi, tadi kau mengatakan nya flow. kok kau jadi tidak mau bertanggung jawab sih" nathan berpura-pura kesal.
"bertanggung jawab? apa yang harus aku tanggung jawab kan hah? astaga nath lebih baik kau pergi dari pada membuat ku darah tinggi" flow sudah tidak kuat lagi menghadapi nathan yang sangat menyebal kan.
Flow mendorong tubuh nathan hingga ke keluar dari pintu, tapi nathan kekeh tidak mau keluar dari sana. nathan tidak kehabisan akal, ketika flow mendorong tubuh nya, nathan malah meraih tengkuk flow dan mencium bibir flow.
flow tentu saja membrontak tapi, kekuatan nya kalah jauh dengan nya. flow mencoba untuk menendang sahabat kecil nathan tapi nathan malah mengangkat tubuh flow dan membawa nya ke sofa. lama akhir nya flow mulai terbuai dengan ciuman lembut dari nathan.
Krekk..
"FLOWW!!!" TERIAK DADDY FLOW
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
YUK LIKE YUK DI VOTE YUK DI KOMEN DAN BERI HADIAH JUGA YUK, SUPAYA OTHOR MAKIN SEMANGAT π
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL π
SARANGHEO β€οΈ
__ADS_1