
"baiklah2 jangan emosi lagi ya kia"
πΊ πΊ πΊ πΊ
jam pelajaran sudah usai, kia dan rara pergi ke kantin untuk sekedar jajan2 dan mengobrol. saat menuju ke kantin canda dan tawa kia dan stevany tak pernah luntur, saat ini mereka juga menggunakan bahasa indonesia, jadi tidak ada hambatan bahasa di antara mereka.
"hahaha... ya kau benar sekali ra memang benar sangat lucu"
"hahaha.. ya kan sudah ku bilang"
"hay 2 wanita cantik" sapa ronald tiba2.
"eh kau yg kemarin di bioskop kan?" sambung ronald basa basi yg sudah basi.
"ternyata benar ronald menyapa kia" batin rara
"hy juga kak ronald" hanya rara lah yg menjawab sapaan ronald, sedangkan kia acuh saja justru malah dia membuang muka ke arah yg lain.
"kalian mahasiswa asal Indonesia kan?" tanya ronald basa basi.
"iyaa benar, wah kak ronald mengenal kami ya?"tanya rara antusias.
"tentu, kalian mahasiswi populer di sini mana mungkin aku tak mengenal kalian" padahal ronald hanya mengenal kia, tidak mengenal rara.
"ayo ah ra, aku sudah lapar" kia menarik tangan rara.
"eh kalian mau kemana?" tanya ronald kepo.
"aku ingin kemana pun itu bukan urusan anda, jadi kalau bisa jangan sok akrab dengan ku" jawab kia ketus.
"apa aku boleh ikut kalian? aku di sini belum mendapatkan teman" elak ronald.
"tidak" jawab kia
"boleh" jawab rara
"tidak stev, aku tidak mau dia ikut" ucap kia dengan menggunakan bahasa indonesia.
"tapi kenapa kia? dia kan hanya ingin ikut bergabung saja" jawab rara
"pokoknya aku tidak mau" kekeh kia
"kalian sedang Membicarakan aku ya?" tanya ronald.
__ADS_1
"tentu saja, dan kau tidak ku izinkan untuk bergabung dengan ku" setelah itu kia menarik tangan rara untuk menjauh.
"huff kia padahal aku ingin berdekatan dengan kak ronald"
"aku tidak setuju kau dengan dia ra, kau lebih cocok dengan kak marvel dari pada dia"
"wah iya juga sih, tapi seperti nya dia sudah jarang menghubungi ku" ya semenjak kia masuk rumah sakit, itu membuat pekerjaan marvel menggunung. dan marvel pun jadi jarang menghubungi rara.
"coba lah kau ke kantor nya membawakan makan siang untuk kak marvel, di jamin kak marvel pasti langsung klepek-klepek"
tiba2 ponsel kia berbunyi, ya siap lagi kalau bukan sang suami tercinta yg menghubungi nya.
"ya chris kau dimana?"
"aku sudah di depan honey, perlu aku masuk ke dalam?" tawar chris.
"tak usah biar aku saja yg kesana" jawab kia.
"baiklah aku tunggu"
panggilan pun terputus.
"ra ayo kita pulang bersama, mungkin saja chris mengajak kak marvel. secara ini kan jam makan siang" ajak kia.
"boleh"
πΊ πΊ πΊ πΊ
"ah budaya di Indonesia benar2 sangat menyejukkan hati" batin chris.
"kau sudah makan honey?"
"belum, oh ya apa kau mengajak kak marvel?" tanya kia
"kenapa kau menanyai nya? kau tak berniat selingkuh pada nya kan"
huff lagi2 suami nya ini sangat cemburu, memang nya kalau dia menanyakan asisten marvel sudah di pastikan kalau dia akan selingkuh begitu? jelas tidak kan.
"bukan begitu chris, di sini rara sangat merindukan kak marvel" goda kia.
rara yg di goda pun pipi nya sudah memerah, marvel memang belum menyatakan cinta nya pada rara. tapi marvel dan rara sudah sama2 mengetahui kalau mereka saling mencintai. chris mengetuk pintu kaca sopir.
tok tok..
__ADS_1
"ada apa tuan muda?" tanya marvel.
"ada seorang wanita yg datang dan rindu pada mu" jawab chris.
"siapa tuan?" chris tak menjawab, tapi dia melirik ke rara yg sedang menunduk malu.
melihat arah pandang tuan muda nya buru2 lah langsung marvel turun dari mobil dan menghampiri rara. tapi karna saking terburu nya, marvel tak sengaja menginjak kaki tuan muda nya itu.
"aduh... marvell!!!! kenapa kau menginjak kaki ku hah?!!" geram chris.
"astaga tuan muda, maafkan saya tuan sungguh saya tak sengaja tuan"
"chris kau tak apa?" tanya kia khawatir dengan suami nya.
chris yg melihat ke khawatiran sang istri langsung berlagak seperti tidak merasakan apapun, dia tak mau di anggap suami yg lemah, padahal kia sama sekali tak mengagap suami nya lemah dia malah khawatir dan panik saat chris meringis kesakitan. ini pertama kali nya chris meringis kesakitan, bahkan saat di tembak dan pingsan di apartemen nya dulu, chris sama sekali tak menampilkan wajah yg sedang menahan sakit.
"tidak apa2 honey, ini hanya luka kecil saja. kau tau bukan aku sudah banyak mendapatkan luka2, masa iya hanya dengan injakan kaki marvel yg tidak seberapa bisa membuat ku mati"
"ckk.. kalau saja tak ada nona kia pasti aku sudah di omeli habis2an atau bahkan gaji ku yg menjadi korban nya" batin marvel.
"tuan sungguh tak apa?" tanya marvel.
"hmm, lebih baik kau temui saja dia. kasihan kaki nya sudah mulai di tumbuhi akar"
"wahh kau keterlaluan chris, mana ada orang secantik aku kaki nya di tumbuhi akar" kesal rara.
saat mereka ber empat tertawa dan berbincang-bincang, ada seseorang yg sepertinya sangat ingin memiliki kia, ya kalian sudah tau lah siapa orang nya.
"berbahagia lah sekarang kau chris, tapi nanti istri mu itu akan menjadi milik ku" ucap ronald tersenyum sinis.
"apa kau butuh bantuan ku untuk merusak rumah tangga mereka?"
πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ
**wah siapa tuh yg akan membantu ronald π€
jangan lupa like komen dan vote ya guys
jangan lupa juga kasih aku hadiah ya
salam cinta dari othor abal2 π
sarangheo β€**
__ADS_1