MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
BULAN MADU


__ADS_3

"Ya seperti yang kalian duga," jawab Stev.


🌺🌺🌺🌺


"Aku tak pernah membayangkan wajah Sania pada saat itu, dia pasti sangat kesal dengan tingkah mesum mu," ledek Nathan.


"Ckk, sekesalnya dia, pasti dia akan tetap tunduk pada ku. Tidak seperti kalian yang sulit sekali menaklukan istri saat sedang marah," ledek Steven.


Chris menelisik wajah Steven, mungkin yang di katakan istrinya ada benarnya juga, kalau mereka saling mencintai. Tapi entah kenapa rasanya Chris kurang yakin.


🌺🌺🌺🌺🌺


Saat malam harinya, Sania sudah memasak makan malam untuk kedatangan mertuanya, tapi sepanjang memasak tadi, Sania sama sekali tidak bisa fokus, pasalnya dia harus tidur satu kamar dan satu ranjang oleh Steven. Membayangkan nya sungguh membuat Sania cemas, sampai tak sadar jari telunjuknya teriris pisau.


"Sshhh gara-gara aku memikirkan nanti malam, tangan ku jadi terluka." Sania membersihkan jari yang terluka dengan air mengalir, setelah itu dia hisap jarinya guna menghilangkan rasa sakit.


Steven yang tak sengaja lewat di dapur, dan melihat Sania sedang menghisap jarinya, membuat otak mesum Steven kumat.


"Ada apa dengan nya? Kenapa dia menghisap jarinya? Bikin aku salah fokus aja," gumam Steven.


Steven pun dengan rasa penasaran yang tinggi mulai menghampiri Sania, untuk mempertanyakan jari yang sedang dia hisap, siapa tahu dia bisa mendapatkan kesempatan dalam kesempitan.


"Ada apa dengan kau? Kenapa kau menghisap jari telunjuk mu?" tanya Steven.


"Ah, tidak apa-apa kok, oh ya apa Mommy dan Daddy sudah datang?" tanya balik Sania.


"Belum, sini coba ku lihat," Steven langsung menarik pergelangan tangan Sania.


"Kau ter iris pisau?" tanya Steven.


"Kalau kau sudah melihat, lalu untuk apa bertanya?" ucap Sania kesal.


Steven tidak menjawab, tapi dia malah memasukkan jari telunjuk Sania ke dalam mulut Steven, Sania yang melihat itu tentu saja terkejut, Sania menarik tangan nya dari mulut Steven, tapi Steven malah mencegahnya dan malah memberikan tatapan mata tajam.


"Tak usah seperti itu Stev, ini hanya luka biasa saja kok," ucap Sania.


"Ayo ikut dengan ku," ajak Steven.


Steven mengajak Sania untuk pergi ke ruang tengah, untuk mengobati luka Sania. Di ruang tengah, Steven dengan serius dan telaten mengobati jari Sania.

__ADS_1


"Kau pasti sudah sangat sering sekali ya mengobati banyak wanita?" tanya Sania.


"Apa maksud mu? Jelas itu adalah pekerjaan ku, apa kau lupa kalau aku dokter?" tanya Steven heran.


Mendengar itu Sania langsung merutuki dirinya sendiri, dirinya lupa kalau Steven adalah seorang dokter yang mesum.


"Bu-kan seperti itu maksud ku, maksud ku itu secara pribadi," jawab Sania.


"Kau sedang tidak cemburu kan dengan ku? Ya cemburu pun itu wajar sih," goda Steven.


"Ap-pa kau bilang? Aku cemburu dengan mu? Ckk yang benar saja, aku cemburu dengan pria mesum seperti itu," jawab Sania.


Tak lama kemudian Orang tua Steven sudah datang dan langsung makan malam bersama.


"Ekhhmm Sania," panggil Mommy Steven.


"Ya mom?"


"Kau kan sudah menikah dengan Steven selama 2 minggu, apa belum ada tanda-tanda kau hamil?" tanya Mommy Steven.


Sania yang mendengar pertanyaan mertuanya itu, menjadi tersedak dan batuk. Bagaimana bisa Sania hamil di saat mereka belum berhubungan suami istri?


"Uhhhuukkk...," batuk Sania.


"Apa Mommy harus menyuruh kalian berbulan madu?" tanya Mommy Stev.


Sania terbatuk lagi saat mendengar kata bulan madu, "Uhuukk... ekhmm mom, Sania rasa Mommy tid," ucap Sania tertahan.


"Ku rasa ide Mommy cukup bagus, akhir-akhir ini aku sering pulang larut malam karena begitu banyak pasien di rumah sakit, Sania memang tak pernah mengeluh tentang aku, tapi aku yakin dia juga butuh liburan berdua dengan ku, ya kan sayang?" ucap Steven.


"*Astaga apa yang kau lakukan pria mesum?" batin Sania dengan tatapan nya.


"Apa kau sangat tega melihat Mommy ku bersedih hah?" batin Steven dengan tatapan nya"


Entah lah mereka mendadak bisa bertelepati satu sama lain.


"Oh benarkah? Wah kau sangat pengertian sekali rupanya nak, Mommy bangga pada mu Sania, dan kau Steven, suami macam apa kau yang lebih mengutamakan pekerjaan dari pada istri mu? Apa kau akan menjadi gelandangan saat pulang cepat? Tidak kan?" omel Mommy Steven.


"Benar Stev, selama Daddy menikah dengan Mommy mu ini, Daddy tak pernah pulang larut lagi," sahut Daddy Steven.

__ADS_1


"Justru itu Dad, aku sangat ingin sekali mengajak istri ku berbulan madu, tapi aku belum terlalu memikirkan nya," jawab Steven.


Sania jadi pusing sendiri bagaimana harus menyikapi situasi ini, ingin sekali dia menolak dengan tegas, kalau dirinya tak butuh yang namanya liburan, apa lagi yang namanya bulan madu.


"Ah kau sangat pengertian sekali rupanya Stev, aku tak apa kok, aku tahu kau sangat sibuk, jadi untuk urusan bulan madu, jangan terlalu buru-buru. Aku akan setia menunggu sampai kau tidak sibuk," ucap Sania.


Sania berharap dengan melakukan ini, setidaknya Steven dapat mengerti maksud dari setiap kata-katanya.


"Tuh kau dengar apa yang di katakan istri mu, dia pasti sangat tersiksa saat menikah dengan mu, besok Mommy akan membawa kan tiket pesawat untuk kalian," ucap Mommy Steven.


"Mom tapi bukan nya Steven sedang sibuk? Itu pasti akan sangat mengganggu pekerjaan nya," ucap Sania dengan panik.


"Sayang jangan pikirkan dia, kau harus sedikit lebih egois, jangan mengalah terus," ucap Mommy Steven.


Lalu Sania memandangi Steven untuk menghentikan ini semua, tapi Steven seakan acuh dan bahkan terlihat santay sambil menyantap makan malam nya.


🌺🌺🌺🌺


Di dalam kamar Sania begitu stress dan gelisah, selain harus memikirkan tentang bulan madu, dirinya juga memikirkan malam ini harus tidur dimana. Sania benar-benar pusing bukan main.


"Ada apa dengan mu? Kenapa kau sangat gelisah?" tanya Steven, dengan bertelanjang dada dengan bawahan di tutupi handuk kecil, tak lupa juga Steven sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil nya.


Glukk...


"Astaga dia sangat sexy," batin Sania.


Tapi Sania langsung menggelengkan kepala nya, membuyarkan isi kepala nya yang berpikiran kotor.


"Kau itu memang tidak tahu malu ya, kenapa kau keluar dengan seperti itu?" tanya Sania.


"Ckk ini kan bukan pertama kalinya aku seperti ini," jawab Steven.


"Haha pasti kau sedang berpikir aku sangat sexy kan," batin Steven.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA


DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE

__ADS_1


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘


SARANGHEO ❤️


__ADS_2