
"yah bagus"
🌺🌺🌺🌺
Setelah makan siang dan membahas kontrak kerja sama, steven membawa sania ke mansion nya. yang dimana tempat tinggal steven dan kedua orang tua nya, di sepanjang perjalanan sania sangat gugup. sebenar nya sania sedikit berharap kalau orang tua steven tidak menerima sania sebagai menantu karena perbedaan kasta.
"kau tak usah gugup begitu, orang tua ku tidak sejahat itu kok" sahut steven, yang seolah tau kalau sania sedang mencemaskan hal itu.
Hingga sampai lah mereka di mansion yang tak kalah mewah dan besar dari mansion chris dan kia.
"ayo masuk sayang" steven membukakan pintu mobil untuk sania, dan mulai untuk berakting.
"terimakasih sayang" sahut sania.
Steven menggandeng tangan sania layak nya sepasang kekasih yang akan menemui calon menantu nya.
"selamat siang tuan steven" sapa kepala pelayan.
"dimana momy dan dady?" tanya steven.
"nyonya dan tuan sedang bersantay di gazebo tuan muda" jawab kepala pelayan.
"tolong antarkan dia ke ruang tamu dan siapkan minuman juga untuk nya, aku akan memanggil dady dan momy dulu. sayang kau ikuti dia ya"
"tapii..."
"tak apa sayang, dia tidak galak kok" ucap steven dengan sedikit memberikan kode mata pada sania.
"baiklah"
Steven pun pergi menemui kedua orang tua nya, dan ternyata steven malah melihat pemandangan yang membuat steven jengkel. karena apa? karena kedua orang tua nya sedang berc*uman mesra.
"ckk kalau mau bermesraan jangan di sini, anak mu ini masih sangat kecil"ledek steven.
"bilang saja kau iri kan pada dady" ledek dady steven.
"kok kamu sudah pulang saja sih stev, memang nya kau sudah punya calon untuk mommy?" tanya momy stev.
"jelas sudah, dan calon menantu momy sudah menunggu mommy di ruang tamu" jawab santay stev.
"benarkah? baiklah momy akan menghampiri nya" momy steven pun bersemangat dan langsung pergi meninggalkan suami dan anak nya.
"sayang kenapa kau meninggalkan ku sih" ucap manja dady stev.
"ckk sudah tua tapi masih saja bersikap kekanakan"ledek stev.
Momy stev pun langsung tersenyum pada sania, dan sania mengambil tangan mommy stev untuk di cium nya. mungkin tradisi indonesia masih sangat melekat ingatan sania, tradisi mencium tangan kepada orang yang jauh lebih tua dari nya.
Dan momy nathan sangat tersentuh dengan sikap sopan santun sania, bahkan anak nya stev tak pernah mencium tangan nya.
__ADS_1
"selamat siang nyonya, perkenalkan saya sania" ucap sania.
"ah selamat siang juga, ayo ayo duduk sania dan kalau bisa jangan panggil saya nyonya panggi saja mommy. seperti stev memanggil ku" ucap momy senang.
"ah baiklah mo-my" ucap sania masih kaku.
"pilihan steven seperti nya tak salah, dia terlihat sangat cantik dan sangat sopan apa dia dari keluarga bangsawan" batin momy steven.
"kau sangat cantik sania, momy senang kalau kau yang menjadi kekasih steven."
"terimakasih momy"
"ibu nya sangat baik, tapi kenapa anak nya seperti iblis? benar-benar sangat tidak cocok" batin sania.
Tapi ntah kenapa momy stev tidak yakin kalau steven mencintai wanita ini, karena yang momy stev tau. steven itu sangat menyukai buah dada yang sebesar semangka bukan yang hanya sebesar buah jeruk.
"tumben sekali stev memilih kekasih dengan dada yang berukuran buah jeruk" heran momy steven.
Momy steven menelisik ke arah da*a sania yang terlihat kecil, sedangkan sania yang merasa kalau calon mertua nya itu menatap area terlarang nya langsung tak enak.
"ada apa ya mom?" tanya sania.
"ah tak apa, oh ya seperti nya kau bukan dari negara ini ya? wajah mu terlihat seperti wajah asia" tanya momy stev.
"ya mom, aku dari indonesia dan di sini aku bekerja dengan teman ku yang dari indonesia juga" jawab sania.
"oh ya? kau bekerja apa itu?" tanya momy stev.
"mom tidak melarang hubungan kami kan?" tanya stev tiba-tiba.
"apapun pekerjaan nya momy tak masalah, yang penting bukan pekerjaan yang menjalankan jasa di bidang kepuasan seorang pria" jawab momy stev.
Steven sangat senang ternyata harapan nya benar, momy nya tidak melarang masalah status sania yang hanya seorang maid.
"sebenar nya sania ini maid di tempat mansion chris dan kia mom, dan kia adalah teman nya sania" sahut stev.
"benar kah? wah tak heran sih kenapa kau bisa bersikap sopan, kia saja sangat sopan pada momy" momy stev memang sudah bertemu dengan kia, dan sebenar nya momy stev menyayangkan, kenapa kia harus menjadi istri chris. kenapa tidak jadi istri steven saja? tapi yasudah lah nama nya juga jodoh.
"baiklah, minggu depan kalian akan menikah" sahut momy steven.
"kau setuju kan san?" tanya dady stev.
"sania terserah mom sama dad saja" ucap sania, sania tak tau harus berkata apa.
Dady steven merasa ada yang tak beres dengan calon menantu nya itu, kenapa sania seperti tertekan? apa sania terpaksa menikah dengan stev karena stev mengancam nya? dady stev sangat paham kelakuan putra nya yang harus di turuti itu.
"apa lagi yang akan kau lakukan pada nya stev" batin dady stev sambil melirik ke putra nya.
"memang nya kapan kalian berpacaran?" tanya dady stev bermaksud untuk menjebak.
__ADS_1
"sekitar 3 bulanan dad" jawab sania dan stev kompak.
Kenapa sangat kompak? tentu saja karena maereka sudah melakukan persiapan dulu sebelum menemui kedua orang tua steven.
"persiapan yang sangat matang" batin dady stev.
🌺🌺🌺🌺
Di sisi lain rachel sedang berkemas peralatan tulis dan juga buku nya karena hari sudah siang yang berarti rachel bisa pulang.
"selesai deh, sekalian tinggal langsung pulang" gumam rachel.
Keadaan kelas sudah cukup sepi, hanya tersisa rachel dan juga satu orang pria yang sekesal dengan rachel.
"tunggu" ucap pria yang kemarin memaksa rachel menaiki motor nya.
"ya ada apa?"tanya rachel.
"ada hubungan apa kau dengan tuan muda mark lee?" tanya pria itu.
Rachel mengeryit kan dahi nya heran, bagaimana bisa pria itu mengetahui nama panjang mark?
"kau tau dari mana nama pria itu?" tanya rachel.
"aku dan dia itu sama-sama terjun di dunia bisnis, dan aku pasti sangat mengenal siapa dia. sekarang jawab ada hubungan apa kau dengan nya?" tanya pria itu.
"memang nya ada untung nya ya kalau aku menjelaskan apa hubungan kami kepada mu?"
"tentu saja ada, kalau dia kekasih mu kau sangat tidak pantas berdekatan dengan pria tua seperti nya. dan kalau dia atasan mu, aku bisa memberi mu pekerjaan dan akan membayar mu 10 kali lipat dari yang dia bayar ke kamu" jelas pria itu.
Sungguh rachel tak mengerti kenapa pria itu malah mengatakan seperti itu, seperti seolah kalau dia sedang cemburu.
"nama kau diego bukan?" tanya rachel.
Dan pria itu menganggukkan kepala nya, nama nya diego umur nya baru 18 tahun. dia adalah anak dari perusahaan terbesar di amerika, diego di sini hanya untuk sekolah dan juga mengurus cabang perusahaan orang tua nya yang berada di rusia. sangat hebat bukan di umur yang baru 18 tahun, diego mampu menjalankan cabang perusahaan besar.
"dengar kan aku baik-baik diego, yang pertama sungguh aku tak tau apa alasan mu melarang aku berdekatan dengan tuan mark, yang ke dua apa kau sadar sikap mu itu seperti sedang seorang pria yang sedang cemburu pada wanita nya dan yang ketiga, kalau kau memang beneran cemburu tolong bersikap sewajar nya. jangan melarang atau mengekang ku karena kau tak berhak melakukan itu, kita masih bisa menjadi teman yang baik kalau kau mau. itu saja yang ingin ku katakan permisi" jelas rachel terus terang.
Rachel memang tipe wanita yang tomboy dan juga sangat terus terang, dia bukan tipe wanita yang menyukai sensasi atau membuat drama. kalau rachel bilang tidak suka pada seorang pria itu, maka rachel akan mengatakan dengan sangat terus terang tapi dengan cara yang tak melukai perasaan pria itu.
"kau akan menjadi milik ku" batin diego.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
JANGN LUPA JUGA BERI HADIAH YANG BANYAK, KARENA SEBENTAR LAGI TRIPLE BABY AKAN LAUNCHING YAEYYHHH!!!!
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
__ADS_1
SARANGHEO ❤️