
"Baiklah Ratuku," jawab Chris.
πΊπΊπΊπΊ
Hari ini Steven berencana untuk mengajak Sania pergi ke pantai dekat hotel, tetapi istrinya itu terlalu malas untuk keluar dari kamar yang cukup nyaman, sampai akhirnya Steven memberikan sedikit ancaman pada Sania. "Yasudah kalau kau masih tidak mau keluar juga, maka sekalian saja kita buat baby. Kurasa itu bukanlah ide buruk," ucap Steven.
"Ap-pa kau bilang?" tanya Sania.
"Ya kita buat baby, toh yang di inginkan Mommy kan itu dari kita," jawab Steven.
"Aishh kau itu, yasudah aku bersiap dulu," Sania akhirnya memutuskan untuk mengalah dari pada harus melakukan itu, padahal dirinya sedang menonton drama favoritnya.
"Nah begitu dong, sangat sayang loh kita sudah jauh-jauh tapi hanya berdiam diri di hotel," ucap Steven.
Tidak lama kemudian Steven dan Sania pun keluar dari kamar menuju lift, Steven berharap tidak ada pria yang bernama Lee itu. Sungguh kalau sampai Steven melihat wajah itu, maka Steven akan benar-benar membuatnya kehilangan nyawanya.
"Kok tumben ya pria itu tidak kelihatan, apa dia sudah pindah?" tanya Sania.
"Kenapa kau menanyai tentangnya? Apa kau merindukan dia?" tanya Steven yang seolah tidak menyukainya.
__ADS_1
"Ckk aku hanya khawatir, bagaimana kalau dia tewas karena kau?" ucap Sania.
"Justru itu sangat bagus," jawab Steven.
"Ckk dasar bodoh, kalau dia tewas nanti kau bisa di penjara, siapa nanti yang akan susah kalau bukan Mom dan Dad," omel Sania.
"Bilang saja kalau kau mencemaskanku, aishh aku tidak menyangka ya kalau kau sangat memikirkan suami palsumu ini," balas Steven dengan wajah mesumnya.
"Astaga dia mulai lagi mesumnya," gumam Sania.
"Aku mesum hanya denganmu saja kok," goda Steven.
Di hotel itu cukup banyak pengunjung karena saat ini adalah hari weekend, semua orang sedang menikmati masa liburnya walaupun tidak lama. Banyak juga wanita-wanita di sana yang terang-terangan menggoda Steven atau bahkan sengaja menampilkan wajah mesumnya kepada Steven, berharap kalau pria itu akan meliriknya, "Lebih baik kau pergi denganku saja tampan, di jamin kau akan puas," bisik salah satu wanita.
"Jangan mau dengannya, lebih baik sama aku saja, aku jamin kau akan mabuk kepayang saat aku sudah bergoyang di atasmu," goda salah satu wanita.
"Aisshh ..., kenapa kalian sangat menjijikan sekali sih, dasar ******," hina Steven dan langsung pergi mengejar Sania.
"Heyy! Tunggu! Kenapa kau jalannya cepat sekali sih," teriak Steven.
__ADS_1
"Siapa suruh mesum terus, kenapa tidak sekalian bersama mereka? Biasanya juga kau sangat menyukai wanita seperti itu," jawab Sania ketus.
"Ah iya ya kau benar juga, harusnya aku kan menyukainya, tapi tadi aku malah menghina mereka," Steven sangat heran dengan sikapnya kenapa dia bisa menolak wanita-wanita cantik dan sexy itu, ini seperti bukan dirinya.
"Yasudah tunggu apa lagi? Lebih baik kau terima saja tawaran mereka," Hawa di sana sangat panas tetapi entah kenapa, perasaannya jauh lebih panas dari pada hawa di sana.
"Tidak mau ah, aku lebih mau ke pantai saja, di sana juga pasti banyak kok wanita sexy," jawab Steven dengan sengaja, dia ingin melihat reaksi Sania selanjutnya.
"Ckk ternyata dia belum berubah juga," batin Sania.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
STEVEN ENAKNYA KITA APAIN DI GUYS? KITA JADIIN REMPEYEK AJA APA NIH YA? π
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH NYA JUGA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT UP NYA
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL π
SARANGHEO β€οΈ
__ADS_1