
"apa dia mengatai ku miskin?" batin ronald.
πΊ πΊ πΊ πΊ
"apa kau sedang mengatakan kalau aku lelaki miskin nona?" tanya ronald.
"kalau anda berpikiran seperti itu anggap saja iya" jawab acuh kia.
ronald makin tertantang untuk mendekati kia, pasal nya wajah dan cara bicara kia sangat berbeda. wajah nya sangat polos dan seperti mengandung aura positif yg baik, tapi mulut nya seakan kalau dia wanita yg penggila harta, sebenarnya tak masalah kalau kia adalah wanita yg matre toh dia juga kaya kok paling apa sih yg di inginkan dari seorang wanita? kalau bukan tas,sepatu ,perhiasan atau baju yg mahal. apa itu akan membuat diri nya bangkrut? tentu saja tidak.
chris akhirnya selesai membeli tiket, dia langsung membeli makanan dan minuman untuk di bawa ke ruangan bioskop. tapi baru saja ingin mengantri dia melihat istri kecil nya sedang di dekati se sosok makhluk tak kasat mata yg mencoba ingin menggoda istri kecil nya itu. mungkin kia memang terkesan cuek, bahkan dia hanya memainkan ponsel nya saja, tapi tetap saja itu membuat nya cemburu.
"ekhmm.. honey" panggil chris. kia yg merasa di panggil oleh suami nya pun langsung memeluk chris, mencium pipi dan bibir chris.
cup
cup
"ohh my hubby, kau lama sekali sih mengantri nya aku kan jadi rindu pada mu" ucap kia dengan manja.
"maaf ya honey kalau aku lama, andai saja kau mengizin kan aku untuk menutu... " ucap chris tertahan karna kia mencubit perut sixpack nya.
"oh ya kau tak membeli makanan untuk ku honey?" tanya kia dengan manja.
"tadi nya aku ingin membeli beberapa cemilan tapi melihat kau di dekati makhluk tak kasat mata aku langsung mengurungkan niat ku ini" sindir chris.
"apa kau berniat menyindir ku tuan?" tanya ronald dengan mata tajamnya.
"kalau kau berpikir seperti itu anggap saja iya" jawab chris acuh.
"hubby jam berap film akan di mulai?"
"hmm masih 1 jam lagi honey ada apa memang nya?"
"aku ingin membeli beberapa tas, baju dan sepatu dulu hubby. aku juga ingin pergi ke salon agar aku makin cantik dan sexy dan yag paling penting aku bisa memuaskan mu di atas ranjang" sungguh ini seperti bukan kia yg chris kenal.
kia yg chris kenal jarang sekali meminta barang2 mewah sekali nya ingin meminta pasti akan meminta makanan dengan jumlah yg sangat banyak.
"tum... " ucap chris tertahan saat perut nya di cubit lagi oleh sang istri.
__ADS_1
tadi nya dia ingin berkata "tumben sekali kau ingin membeli barang2 brended" tapi kalimat itu tak sampai dia keluarkan.
"jadi tuan ini adalah suami mu nona?" tanya ronald.
"tentu saja, apa kau tak melihat kalau aku mencium bibir nya? "
"apa perlu aku mencium suami ku lagi agar kau percaya hah" kia lama2 sangat emosi dengan pria asing yg ntah sama sekali dia tak mengenal nya.
"kau masih sangat muda, tapi kenapa suami mu seperti pria berumur nona? apa kau tak bisa mencari pria yg muda seperti diri ku?" sindir ronald.
mendengar itu chris jelas saja tak terima, dia menarik kerah leher kemeja ronald sambil menatap tajam nya, sontak saja aksi nya itu membuat semua orang memandangi ke arah chris, ronald dan kia.
"maksud mu apa kau berkata seperti itu hah? apa kau iri karna aku mendapatkan daun muda sedangkan kau yg muda tidak bisa mendapatkan wanita secantik istri ku iya?"
"apa anda menganggap seperti itu tuan? kalau begitu anggap saja iya" jawab ronald dengan tenang seolah dia tak takut sama sekali pada chris.
"maaf tuan sebelum nya saya sangat tidak mengenal siapa anda, tapi kenapa anda berbicara seperti itu seolah-olah kau mengenal saya? dan apa hubungan nya kalau saya mencintai pria matang seperti suami ku? setidak nya suami ku ini adalah pria yg ber etika dan bermoral tidak seperti anda, masih muda tapi sangat tidak punya etika dan tidak ber moral sungguh miris bukan? ayo hubby kita pergi saja dari sini" kia menarik tangan chris untuk menjauhi area bioskop.
"baiklah kita lihat apakah kau benar2 tak akan bisa berpaling dari suami mu yg tua itu atau sebalik nya" gumam ronald
πΊπΊπΊπΊπΊ
"kalau kau bertanya pada ku lalu aku harus bertanya pada siapa lagi"
"jadi kau benar2 tidak tau?" tanya chris.
"iya lah"
"ya sudah bagaimana kalau kita pulang saja" ajak chris, dia tak mau istrinya ada yg merayu nya lagi.
"pulang? kita sudah membeli tiket dan kau minta pulang? tidak aku tidak mau pulang. sangat sayang hubby tiket nya itu"
"aishh wanita ya memang sangat merepotkan, padahal ini hanya 2 buah tiket yg harga nya tidak seberapa" kesal chris.
"apa kau sedang mengumpat ku hubby?" tanya kia dengan tatapan tajam.
glukk...
"dulu perasaan istri ku tidak segalak ini, tapi kenapa sekarang seperti macan betina saja" batin chris.
__ADS_1
"mana berani honey aku melakukan itu, aku kan sangat menyayangi mu" ucap chris.
"bagus lah kalau begitu, ayo lebih baik kita jalan2 saja" ajak kia.
πΊ πΊ πΊ πΊ
hari sudah malam, chris dan kia sudah kembali dari mall dan ini saat nya chris menagih janji saat berada di area bioskop. apakah kalian masih ingat kia janji apa saat di area bioskop? kalau ingat coba tolong komen di bawah.
"honeyy... aku ingin menagih janji mu" rengek chris.
"nanti saja ya saat malam nanti"
"kenapa memang nya? lagi pula ini kan sudah malam" chris tak berhenti sampai di situ saja pokoknya dia harus mendapatkan jatah nya malam ini.
"aku sedang mempersiapkan keperluan untuk aku kuliah besok hubby" jawab kia dengan lembut.
chris mencium leher kia dan menyelipkan tangan nya ke dalam piyama yg sedang di kenakan kia, dan ini lah yg sangat tidak sukai chris, dalam keadaan mau tidur pun kia tetap menggunakan bra, tapi apakah chris akan menyerah begitu saja? oh tentu tidak dia tak akan menyerah sebelum kia melahirkan.
"egghh... chrissss..."
"nikmati lah honey, kau terlalu tegang honey rileks sedikit lah"
tangan chris menyusup ke belakang pengait bra untuk membuka kaitan nya, setelah terlepas tangan chris menyusuri area depan untuk meremas atau memutar choco chip nya kia.
"sshh...."
chris sudah tak tahan lagi, chris mengangkat tubuh kia dan menidurkan nya di ranjang lalu....
kalian bayangkan saja selanjut nya ππ
πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ πΊ
**jangan lupa like komen dan vote aku ya.
jangan lupa juga kasih aku hadiah supaya aku makin semangat up nya.
salam cinta daru othor abal2 π
sarangheo β€**
__ADS_1