
Sudah satu jam Naira duduk bersandar dan Ardan tiduran dipahanya, kakinya sudah pegal dan kebas dari tadi, tapi ia tidak tega membangunkan Ardan dari tidur lelapnya.
"Arr,,, tidurnya yang betul yah, kaki aku pegal," Ucap Naira sambil menepuk-nepuk pelan pipi laki-laki yang sedang tidur dipangkunya.
"Hmmm,,, sebentar lagi kepala aku pusing Naii," Alasan Ardan padahal hanya ingin tetap Naira berada didekatnya.
"Tapi Kaki aku pegal, leher aku juga," Ucap Naira memberikan pengertian.
Mau tidak mau Ardan merebahkan dirinya di samping Naira, dan memeluk pinggang wanitanya, ups maksudnya sekretaris nya.
"Huft," Naira menghela napas nya pelan, jika seperti ini sama saja dia susah bergerak.
"Arr, lepas yah pelukannya aku mau pulang,"
"Nggak nanti aja pulangnya yah, kamu disini aja,"
"Udah sini tidur aku peluk," Ucap Ardan, dan menarik pelan Naira agar ikut merebahkan diri disampingnya.
Ardan memeluk Naura erat tangannya ia gunakan sebagai bantal untuk Naira.
"Ardan kalo nanti ada yang masuk gimana? Jangan kaya gini yah,"
"Gak bakal ada yang berani masuk,"
"Nai aku mau ngomong serius sama kamu,"
__ADS_1
"Ngomong serius? Mau ngomong apa?"
"Kita tata lagi hubungan kita dari awal yah, kita perbaiki lagi hubungan kita, kita buka lagi lembaran baru, kamu mau kan?" Ucap Ardan serius.
"Arr, kamu taukan kalo aku di jodohkan? Aku gak bisa buat nolak perjodohan itu, sekuat apa pun aku nolak akan berujung sakit," Ucap Naira sendu.
"Kasih aku kesempatan buat bilang sama keluarga kamu, kalo aku sanggup bakal bikin kamu bahagia,"
"Bukan masalah aku bahagia atau tidaknya dengan kamu, tapi aku gak bisa nolak perjodohan itu,"
"Aku, aku Naii yang akan bikin keluarga kamu buat batalin perjodohan itu," Ucap Ardan meyakinkan dan mengurai pelukannya lalu mengecup lama kening Naira.
"Kamu mau kan," Lanjut nya lagi dan menyatukan keningnya dan kening Naira. Naira mengangguk sambil melihat netra mata Ardan.
" Jadi kita balikan?" Tanya Ardan membuat Naira tersenyum malu-malu sambil mengangguk-angguk kepalanya, lalu menenggelamkan kepalanya didada bidang Ardan.
"Lah kenapa sembunyi sih? Sini aku mau lihat muka kamu yang lagi merahh," Goda Ardan.
"Ardannnn," Ucap Naira sedikit merengek.
"Pulan sayang" Jawab Ardan yang malah membuat Naira salting dan pipi merona (Naira yang di panggil sayang Intan yang baperrr, kapan nemu yang kaya gini sisa in satu buat akoh, ada yang mau juga kaya Ardan? nanti kita minta yah tunggu giliran,).
"Ikhhh jangan goda aku terus," Ucap Naira sambil mencubit pinggang Ardan.
"Akhhhh sakit sayang, udah yah jangan cubit lagi," Demi apapun cubitan Naira itu sangat pedas, mungkin badannya kini sudah membiru.
__ADS_1
"Aku jadi gak yakin deh kalo kamu itu masih sakit, dari tadi kayanya udah keliatan seger," Ucap Naira yang sudah konek dengan wajah Ardan yang sudah lebih baik dari sebelumnya.
"Hehe,,, iyah aku udah lebih baik semenjak tadi dikantor,"
"Ish, kamu jadi bohongin aku, parahh bangett kamu bohongin aku," Ucap Naura sambil memukul-mukul dada Ardan.
"Iya-iya maaf aku salah tapi kalo aku gak kaya gitu mungkin hubungan kita gak bakal membaik bukan??" Ucap Ardan sambil menangkap tangan kecil Naira.
Naira tak menjawab ucapan Ardan ia kembali menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Ardan.
"Yang kamu gak laper? Aku baru sadar kalo kamu kan tadi dikantor gak jadi makan,"
"Iya sih laper cuman aku tahan aku malu mau bilangnya dari tadi," Ucap Naira dengan cengirannya.
"Mana ada yang malu bilang malu, aneh kamu mah,"
"Kan aku limited edition," Jawab Naira dengan kekehan nya.
Selesaiii
Akhirnya Ardan sama Naira balikan, seneng gak?? harus seneng dong.
Yeeyyy ending endingnya gantung yah? Maaf yahh, Aku gantung kaya hubungan kamu sama dia ceilah.
Sampai jumpa di karya aku yang lainnya bayee😊.
__ADS_1
Tapi boong belum ending kok, masih on goingg cerita nya, siapkan bantal untuk kalian gigit yah mungkin part selanjutnya akan ada keuwwuan antara ARNAY( ARDAN NAYRA). **Yang jomblo tenang masih ada sisa yang kaya Ardan tunggu aja yah.
Jangan lupa vote comen dan like nya, banyak yang baca tapi sedikit yang nge like sedih tau intan, apa partnya terlalu gaje? Sampe kalian gak kasih Like? padahal gratis kok ngasih like dipojok kiri, jangan pelit pelit yahh kakak yang cantik yang ganteng buat nge like sama votenya, soo happy reading gays**.