Married With Sugar Daddy

Married With Sugar Daddy
Duda 2 Anak


__ADS_3

"Ayah !? Apa kamu di ...?"


Aku bukan satu-satunya orang yang terkejut pagi ini, itu sudah pasti. Seorang wanita muda yang jelas-jelas berusia belasan tahun telah melewati pintu dengan pandangan membeku di tempatnya dan mulut terbuka lebar karena terkejut. Aku juga membeku di tempatku duduk setelah mendengar ketukan. Ada anak gadis lainnya yang masih kecil mungkin sekitar lima atau enam tahun berlari masuk dan melompat tepat di tempat tidur ke pelukan David dan tentu saja David membalas pelukannya.


"Pagi Ayah," gadis kecil itu tersenyum dan menarik diri dari pelukan tapi tetap berada di lengan David.


"Hai sayangg," David tersenyum padanya mengacak-acak rambutnya, "Hei Alisa, apa nenekmu yang mengantarmu? Aku baru saja mau menjemput kalian, aku tidak tahu kamu akan kembali lebih cepat. "


"Uhm ... Bukan, tapi bibi Sela yang mengantar kami, dia ada di bawah. Ayah, dia siapa?" Gadis Remaja itu menatapku lagi dan juga pada David dengan sedikit rasa jijik di wajahnya.


Aku masih terjebak dalam perasaan bingungku, Aku masih mencoba untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi sekarang. Aku tidak tahu apa-apa sekarang dan aku masih merasa syok.


"Oh, uh. Naomi ini adalah putriku Aleah dan juga Alisa." David menunjuk ke arah anak gadis yang lebih tua kemudian kembali ke yang lebih kecil di lengannya, "Anak-anak ini Naomi, pacarku."


"Apa !?" Aleah menjerit menatapku.


"Ayah, kau punya pacar?" Alisa terkikik tidak mengerti tentang ketegangan yang ada di ruangan itu.


Jeritan Aleah membuatku kesal dan aku menatap David dengan rasa tak percaya. Dia sama sekali tidak pernah memberitahuku kalau dia sudah punya anak selama ini.

__ADS_1


"Hai," Alisa tersenyum padaku dengan malu-malu, sementara Aleah merengut kesal lalu bergegas keluar dari kamar.


"Alisa, pergilah ke bawah dan beri tahu bibimu, "kata David pada Alisa.


"Oke," gadis kecil itu tersenyum, dia melompat dari tempat tidur dan berlari keluar pintu.


Aku menatap David dengan ragu.


"Naomi, tolong. Biarkan aku menjelaskannya," David memohon, "Jangan marah padaku."


"Kau sudah punya anak?" Aku akhirnya berhasil bertanya walaupun aku sudah tahu jawabannya.


"Ya," jawab David malu-malu, "Aku seorang ayah ...."


"Aku tidak ingin membuatmu...," jawab David, "Sayang jangan marah padaku. Aku tidak pernah memberitahumu karena kamu masih muda dan aku tidak tahu bagaimana reaksimu jika kamu tahu bahwa aku sudah punya dua anak, aku pikir kamu belum siap untuk mengatasinya dan aku ingin memastikan kamu adalah orangnya dan saat kamu memutuskan untuk memberiku kesempatan dalam hidupmu, aku tidak ingin kamu pergi karena hal itu. Aku benar-benar minta maaf karena tidak memberi tahumu sebelumnya tapi sebenarnya aku bermaksud untuk memberitahumu saat liburan. Aku hanya ingin memastikan kamu tidak akan meninggalkanku jika kamu tahu, Naomi sayangg tolonglah."


"David kita sudah bersama selama enam bulan dan kau masih saja tidak bisa percaya padaku bahkan untuk hal ini," kataku menggelengkan kepala.


"Aku tahu, aku salah dan aku benar-benar minta maaf, aku tidak ingin kehilanganmu begitu kamu tahu aku sudah punya anak," kata David kepadaku, "Setelah Calista meninggal, ini adalah salah satu alasanku tidak pernah berkencan lagi. Kebanyakan wanita tidak ingin menjadi ibu tiri, Naomi hanya karena aku sudah punya anak, itu tidak akan mengubah perasaanku padamu. Kau tidak harus mengambil posisi keibuan atau apa pun, tidak ada yang berubah. Tolong, berikan aku kesempatan. Jangan pergi sekarang Naomi tolong, aku tidak ingin kamu marah padaku. "

__ADS_1


"David, aku tidak marah. Aku hanya benar-benar kecewa karena setelah berbulan-bulan ini kau tidak bisa mempercayaiku dengan memberitahuku. Kau seharusnya memberitahuku, padahal aku bisa mengerti jika kau memberitahuku. Tapi kau malah menyembunyikan hal sepenting ini dariku."


"Naomi, tolong jangan katakan apapun. Aku tidak ingin putus denganmu karena ini, aku minta maaf aku tahu aku harus memberi tahumu, tapi aku khawatir kamu tidak ingin bersamaku setelah tahu kalau aku sudah memiliki anak. Tolong, maafkan aku "


"David aku tidak tahu apakah aku bisa mengabaikan hal ini. Jika kau bisa menyembunyikan hal seperti ini selama berbulan-bulan, bagaimana aku tahu kalau kau tidak akan menyembunyikan lebih banyak hal lain lagi dariku?" Aku berkata kepadanya, "Bagaimana aku bisa memercayaimu untuk itu. "


"Aku mencintaimu," David berteriak mengejutkanku.


"K-kamu kenapa?" Aku mengerjapkan mata untuk mencari tahu apakah aku sudah mendengarnya dengan benar atau tidak.


"Aku mencintaimu Naomi. Aku benar-benar, begitu kau memberiku kesempatan untuk mengenalmu dan berada dalam hidupmu, aku jatuh cinta padamu. Kau cantik, sangat cerdas dan luar biasa. Kau adalah segalanya bagiku, aku tidak ingin kehilanganmu." David mengaku. "Aku benar-benar minta maaf karena tidak memberitahumu tentang Alisa dan Aleah sebelumnya. Aku benar-benar mencintaimu dan bahkan jika kamu tidak merasakan hal yang sama padaku, aku tetap menunggumu. Kamu adalah wanita yang sempurna untukku, Naomi, bisakah kamu memaafkanku dan beri aku kesempatan lagi untuk menebus kesalahanku? "


Aku benar-benar terdiam saat ini. Aku baru tahu kalau David tidak hanya memiliki anak tapi juga jatuh cinta kepadaku. Aku tidak bisa berkata apapun terhadap hal itu.


"David aku tidak tahu ..."


"Naomi, tolong. Beri aku kesempatan lagi, aku berjanji akan menebusnya untukmu dan aku tidak akan pernah menyembunyikan hal apapun lagi darimu. Sayang," pinta David sambil memegang kedua tanganku di tangannya.


Dia terlihat sangat tegang sekarang dan sepertinya akan menangis dan faktanya lagi dia baru saja mengakui segalanya, aku memutuskan untuk memberinya kesempatan lagi.

__ADS_1


"Oke, aku akan memberimu kesempatan lagi "


"Ya! Terima kasih," David dengan senang hati memelukku erat-erat sebelum memberikan kelegaan dengan menciumku. "Sayang, aku janji tidak akan pernah menyembunyikan apa pun lagi darimu. Kamu tidak akan menyesal memberi aku kesempatan lagi. Aku harus pergi ke bawah dan bicara dengan saudara perempuanku, Sela sebentar saja, aku akan segera kembali dan aku akan memperkenalkanmu pada anakku."


__ADS_2