Married With Sugar Daddy

Married With Sugar Daddy
Rencana Kencan


__ADS_3

"Hai Karin," Ashley menyapa, Karin tersenyum saat dia menuruni tangga, "Bagaimana kabarmu?"


"Aahley, hai. Senang bertemu denganmu lagi. Aku baik, bagaimana denganmu?" Karin merespons.


"Sama, aku juga baik-baik saja. Aku mau pergi minum dulu di dapur," Ashley tersenyum sebelum melewati kami di ruang tamu menuju ke dapur.


"Baiklah. Kelihatannya aneh. Apa dia hanya berpura-pura baik padaku tanpa bersikap tidak sopan sama sekali?" Kari bertanya memandang Ashley yang baru saja melewati kami.


"Ya aku pikir begitu," sahutku pada Karin.


"Oke, siapa yang sudah merasukinya dan apa yang dia lakukan dengan sepupumu? Aku pikir itu bukan Ashley," Karin berkata padaku, "Apa yang terjadi padanya? Biasanya dia cuma lewat tanpa mengatakan sepatah kata apa pun atau menunjukkan sikap kasar yang tidak sopan."


"Aku ceritakan sedikit yah, kemarin setelah dia tiba di sini ku pikir aku mungkin bisa melewati semua ini. Aku hanya berharap dia bisa meninggalkan sikapnya yang buruk itu," kataku pada Karin.


"Oh wow, aku terkesan sekali," Karin menjawab, "Dan yah aku juga berharap dia benar-benar bisa berusaha untuk berubah sekarang."

__ADS_1


"Yah. Tapi jika dia berusaha menentangku lagi, aku akan menyalib perkataannya," kataku pada Karin.


"Jangan khawatir, aku akan membantumu," jawab Karin dan kemudian kami berdua tertawa.


"Btw, kau bilang kau mau menunjukkan padaku pria berikutnya yang akan aku kencani?" Aku berkata pada Karin menarik kembali perhatiannya ke percakapan kami sebelumnya, sebelum Ashley turun.


"Oh yahh, aku yakin sekali, kau bakal mau keluar dengan yang satu ini." kata Karin padaku sambil masuk ke dalam aplikasi kencan itu.


"Oh yah Karin, kalau yang ini tidak sesuai seperti yang aku mau, aku serius akan menghapus akun itu dan melupakan semua ini."


Mike as David



"Omg" jawabanku.

__ADS_1


"Sudah kubilang kan," Karin tertawa.


"Apa yang dilakukan orang setampan ini di situs seperti ini yah? Dia seperti masih berumur 28an ... Tunggu dulu, di profilnya tertera kalau dia berusia 40 tahun, wow. Karin, orang ini terlihat indah untuk jadi kenyataan." kataku padanya sambil terus melihat profilnya "Kau ingat cowok imut terakhir yang aku temui? Dan apa yang terjadi? Dia ternyata seorang kakek-kakek berusia 60 tahun yang foto profilnya dia ambil beberapa dari internet."


"Aku tahu, tapi orang ini sepertinya terlihat asli," kata Karin padaku.


"Karin, mereka semua tampak asli bagimu," kataku padanya.


"Bukan begitu, astaga!, aku tertarik pada orang-orang yang otentik," kata Karin padaku.


"Ya? Seperti berumur 60 tahun yang masih otentik?"


"Kau sudah membaca profil orang itu? Dia terlihat sangat pintar dan asli dan fotonya juga tidak seperti diambil dari google," kata Karin padaku, "Selain itu, satu-satunya cara agar kau tahu apa akun ini asli atau tidak yahh dengan cara kau harus ketemu dengan orang ini besok malam atau bisa saja hari ini. "


"Aku sudah bilang kan, Karin. Aku bilang padamu kalau hari ini adalah hari terakhir aku setuju untuk pergi dan menggunakan situs itu," kataku kepadanya.

__ADS_1


"Ok baiklah, mari kita atur semuanya dan oh yah aku punya punya gaun yang indah, aku ingin kau memakainya."


__ADS_2