
Di kantin sekolah..
Saat bel istirahat berbunyi Caca, Angel, dan Aulya bergegas ke kantin. Pandangannya tertuju pada keempat pria yang tengah duduk menikmati makanannya
" Ca, itu Rizky sama yang lain " ucap Angel berhasil membuyarkan lamunannya
" Yaudah yuk kesana " ujar Aulya kemudian mereka bertiga bergegas ke arah keempat pria itu
Bryan yang melihat ketiga perempuan itu mengarah pada mereka sontak beralih tempat duduk, yang tadinya di samping Rizky kini pindah di samping Jevan
" Boleh gabung? " tanya Angel
" Apa sih yang nggak buat lo jiakkhh " ujar Jevan
" Kii.. gue mau bicara " ujar Caca sembari duduk di samping Rizky
" Ngapain disini? sana main sama anak Osis dan cowok-cowok itu " balasnya datar
" Klo ada masalah diselesaiin, jangan kayak anak kecil gini main kabur-kaburan, yaudah gue minta maaf gue salah " ujarnya lagi
" Gue gasuka lo deket-deket sama cowok " balasnya tanpa menoleh ke arah Caca
Sementata teman-temannya yang lain tak berani ikut campir dan hanya saling tatap
" Buseeett dah temen lu posesif amat, ga cocok sama sikapnya yang dingin " bisik Aldo pada Jevan
" Gini nih klo es batu udah cair, tapi tatapan Rizky ngeri-ngeri sedep " balas Jevan
" Ngel, lo liat tu dua kang julid. Pasti si Jevan sama Aldo lagi julid " bisik Aulya pada Angel
" Gue cuma olahraga biasa, lagian kan belum tentu juga gue suka sama orang segitu banyaknya di waktu yang bersamaan kan? " bantah Caca
" Ca! lo primadona sekolah ini jadi siapa sih yang gamau sama lo? okey mungkin lo yang gamau, tapi mereka? "
" Kii please jangan khawatir berlebihan, lo mikir terlalu jauh "
__ADS_1
" Terserah! " ketusnya lalu beranjak pergi meninggalkan mereka semua dengan membawa amarahnya
" Kikiii! " panggil Caca, namun nihil pria itu bahkan tak menoleh sedikitpun
" Kita tadi udah nasehatin dia, tapi yang ada malah kena sembur " ucap Jevan
" Yaudah deh gapapa, mungkin dia butuh waktu sendiri dulu " balas Caca
Tak lama ibu kantin membawakan pesanan mereka dan kemudian semuanya menyantap makanannya dengan lahap hingga mereka berpisah di depan kelas masing-masing.
Di dalam kelasnya, Rizky tengah asyik tertawa bersama wanita bernama Elee anak kelas 11 IPS 2 yang sering main ke kelasnya
" Ky! " seru Bryan
" ? " Rizky hanya menoleh sekilas kemudian lanjut mengobrol
Bryan menariknya hingga duduk di kursi miliknya " Lu kenapa sih? ayolah man lu ngapain sama cewe itu? "
" Berisik lu, ngapain ngurusin gua " balasnya
" Yan, selow malu dilihatin anak-anak " tegur Jevan
" Ky lagian cuma gitu dong, Caca juga udah minta maaf lu harusnya maafin bukan malah cari pelampisan " tambah Aldo
" Urusin nih temen lu! kekanakan " kesal Bryan
...{ Visual Bryan Gibson Lexar } ...
" Bayangin cewe lu lagi asik sama cowo lain, ketawa-ketawa sama cowo lain gimana reaksi lu? "
" Sama! mungkin gua juga akan marah. Tapi gua gaakan cari pelampiasan ke cewe lain! kalo lu kayak gini terus apa bedanya lu sama Caca tadi hah?!! "
Emosi Bryan semkin tersulut, ia tak bisa berdiam terlalu lama dengan sikap temannya yang menjengkelkan ini
__ADS_1
" WOII KENAPA LU BERDUA JADI BERANTEM!! " sentak Jevan
" Udahlah.. yaelah kek bocil semua lu pada " tambah Aldo
Rizky dan Bryan hanya saling diam, keduanya bahkan tak mengeluarkan suara sepatah kata pun.
Hari-hari berikutnya di sekolah Rizky justru semakin dekat dengan Elee anak IPS 2
Sudah sering Jevan dan Aldo mengingatkan namun ucapan mereka hanya di anggap angin lalu oleh Rizky.
Sementara Caca yang sengaja tidak menghubungi Rizky lebih dulu ternyata di kagetkan dengan pemandangan yang dia lihat
Yakni Rizky tengah makan di kantin berdua bersama Elee, bahkan dengan capernya Elee minta di suapi oleh Rizky. Peliknya pria itu bahkan tak menolak sama sekali
Hari-hari berikutnya juga sama, Caca merasa lelah dengan hubungan yang keduanya tengah jalani. Ia selalu menyaksikan pemandangan yang sama setiap harinya
" Yan, Jev, Do! Kiki kayaknya bahagia banget ya sama cewe itu? " ujarnya memulai obrolan
Ketiga pria itu hanya saling tatap setelah mendemgar penuturan Caca
" Btw dia kelas berapa sih? " tanya Angel
" Namanya Elee anak IPS 2 angkatan kita " jawab Aldo
" Gue mau akhiri hubungan gue sama Kiki " ujar Caca
" Caa lo serius? " tanya Angel dan Aulya bersamaan
" Lo pikirin dulu Caa " tambah Bryan
" Iyaa, ini mungkin cuma salah paham doang " tambah Jevan sementara Aldo ikut manut
" Udah beberapa hari gue liat Kiki sama cewe itu, jadi gue sekarang milih putus aja biar dia bebas kan dan gue juga ga mikir macem-macem " ujar Caca
Dengan kata-kata yang dia ucapkan, mau tak mau mereka harus menyetujui ucapan Caca karena pada dasarnya wanita itulah yang berhak membuat keputusan.
__ADS_1