Masih Dia Pemenangnya

Masih Dia Pemenangnya
Episode 12


__ADS_3

Tak berselang lama Rizky masuk ke kelasnya, semua teman-temannya penoleh padanya


" Dari mana? " tanya Aldo


" Kantin " jawab Rizky cuek


" Kii, bisa bicara sebentar? " tanya Caca, meskipun ia sangat ingin marah namun memilih meredamnya


" Bicaralah " balas Rizky


" Sebelumnya makasih banget untuk semuanya, tapi gue rasa gue gabisa lanjutin hubungan ini " ujarnya to the point


" Ma-mak-maksud-nya? " tanya Rizky gelagapan


" Kita putus aja ya, dengan begitu lo bisa deketin Elee dengan leluasa. Makasih buat waktu yang lo kasih selama kurang lebih dua bulan ini " tambahnya pelan kemudian berlalu pergi meninggalkan kelas Rizky


" Guys kita balik ke kelas ya " ujar Angel kemudian ia dan Aulya berlalu menyusul Caca


Rizky tak bergeming, rasanya sangat sakit ketika perempuan itu mengucapkan kata barusan


" Lu tau gak, padahal Caca ga kabarin lo sehari cuma buat lu bisa nenangin pikiran lu. Taunya lu bangs*t malah gandengan sama cewe lain " jelas Bryan


" Gue berharap lu nyesel " tambah Jevan. Sadis memang, namun ia juga muak dengan sikap Rizky akhir-akhir ini


Aldo tak melontarkan ucapan apapun, namun terlihat dari wajahnya bahwa ia juga sama kecewanya seperti Bryan dan Jevan


" Leluasa kan lu? sono samperin Elee! " ujar Jevan dengan kesalnya


" Kalian kenapa sih hah! nyudutin gua mulu tiap hari!! "


" Karena lu salah bego makanya kita sebagai temen lu mau ngelurusin lu anj*ng!! " kali ini giliran Jevan yang ikut emosi



...{ Visual Jevannos Widyham }...


.


.


.

__ADS_1


Di kediaman Malangka


Rizky tengah sibuk bertengkar dengan isi kepalanya, sudah dua hari ini ia tak masuk sekolah


" Caa, kesalahan gue besar banget ya sampe lo minta putus? " ujarnya bergumam pada wallpaper hp nya yang bergambarkan wajah cantik Caca


" YA YA BAIKLAH PERGILAH!! "


" MEMANG! AKU SANGAT MUAKK!! "


" BILA PERLU TAK USAH LAGI DATANG UNTUK MENEMUI PUTRAMU! PERGILAH DENGAN SELINGKUHANMU ITU!! "


" AKU TIDAK SELINGKUH MERINA!! "


Lontaran perdebatan itu semakin membuat kupingnya sakit, di tambah dengan masalahnya dengan Caca yang semakin membuat kepalanya pusing


Rizky memilih memutar lagu favoritnya kemudian memasangkan earphone di telinganya supaya ia tidak mendengar pertengkaran kedua orang tuanya


Kembali menatap layar ponselnya, sosok gadis yang sudah lama mengisi hatinya tersenyum di layar itu


" Gue bodoh banget ya Ca? " gumamnya


Tok.. tokk..


Hingga muncul lah Arez dari balik pintu dan bergegas mendekat ke arah Rizky


" Bang lu ada masalah sama Kak Caca? " tutur Arez


" Tau dari mana? "


" Gue akhir-akhir ini liat lu sama cewe lain mulu, keknya itu bukan Kak Caca " jelas Arez


" Kita putus tadi siang " jawab Rizky dengan menyilangkan tangannya di kepala dan bertumpu pada kasur


" Kenapa? " tanya Arez


Kemudian Rizky mulai menceritakan masalahnya dengan Caca yang membuatnya merasa begitu cemburu hingga melampiaskannya pada Elee


" Lu yang bego " balas Arez setelah mendengar cerita dari Abangnya


Rizky manut setuju dengan yang adiknya lontarkan barusan

__ADS_1


" Lu ngapain kesini? " tanya Rizky


" Nih, tentang tanding lu yang di undur kemaren. Besok jadwalnya, Pak Eko udah nyari lu beberapa hari tapi ga pernah ketemu jadi dia nitip sama gua " ujar Arez memberikan surat keterangan untuk bertanding


" Mepet banget ya, pikiran gua kacau balau malah besok harus tanding " gumam Rizky


PRANGG..


" KAU MERUSAK GUCCI KESAYANGANKU ADIII!! "


" KAU JUGA MERUSAK MOBILKU JADI ITU SEPADAN "


Kembali terdengar keributan dari orang tua mereka yang tak kunjung mereda sejak tadi


Ada-ada saja yang mereka ributkan setiap harinya bahkan hal kecil sekalipun


" Bang, kapan ya mereka akur? " ujar Arez setelah mendengar perdebatan lantang itu di lantai bawah


" Entahlah, lu harus kebalin telinga lu. Ini udah jadi makanan kita sehari-hari "


" Capek gua hidup " keluh Arez


" Lu tau kenapa gua tetap dirumah ini? " tanya Rizky pada adiknya


" Kenapa? " balas Arez


" Karena lu, lu adik gua satu-satunya. Kalo ga mikirin lu mungkin gua gamau pulang-pulang dan nginep di rumah Jevan, Bryan ataupun Aldo " jelasnya


" Jadi lu harus jadi adek yang baik, dan nurut ke gua " tambah Rizky dengan candaannya


Arez tersenyum, ia cukup beruntung dengan kasih sayang yang diberikan Rizky padanya.


Kakaknya mengambil alih peran seorang ibu sekaligus ayah untuknya, dibalik sikap egois, cuek dan dinginnya Rizky. Arez tahu bahwa kakaknya ini adalah pria baik dan penyayang


" Thanks Bang, gua beruntung jadi adek lu "


" Yakin lu? gua marah-marah mulu tiap hari gini " sela Rizky


" Ya lu kan marah karena emang gua yang salah. Bang gua ikut tidur ya males gerak ke kamar gua "


Rizky menyetujuinya, ini kali pertama dalam hidupnya tidur seranjang dengan sang adik.

__ADS_1


" Arez, Abang gamau lu ngerasain kayak yang gua rasain dulu. Itu sebabnya gua gabisa ninggalin lu sendirian dirumah ini meskipun gua ga betah " gumamnya pelan sembari menarik selimutnya dan ikut tidur disamping adiknya.


...To be continue.....


__ADS_2