
Di tengah lapangan seluruh siswa telah berkumpul menunggu SMA Tunas Bangsa
Ya, SMA Garuda menjadi tuan rumah dari pertandingan hari ini. Seluruh siswa antusias ingin menyaksikan pria populer itu bertanding melawan SMA tetangga
" Lu udah siap? " tanya Jevan sembari menepuk bahu Rizky
" Udah " jawabnya singkat
" Lu kemana Ky dua hari kaga masuk? " tanya Bryan
" Galau " balas Rizky
Tak ada lagi yang bertanya setelah itu, dan tak lama muncul lah Pak Eko guru olahraga mereka
" Rizky sudah siap? " tanya Pak Eko
" Ya " jawabnya
" Semangat! Bapak percaya padamu " ujar Pak Eko yang di balas senyuman tipis dari Rizky
" 5 menit lagi Bapak panggil, sekarang Bapak mau ngatur siswa di lapangan " ujarnya kemudian berlalu pergi
Rizky sudah siap dengan serangamnya, kali ini meskipun tampak kurang semangat ia tetap harus bertanding.
" Kita duluan, seperti biasa bakal teriak dari tribun buat nyemangatin lu " ujar Jevan
" Semangat bro! " tambah Aldo kemudian mereka bertiga meninggalkan Rizky dan menuju lapangan tribun
Tak berselang lama lawan main Rizky dari SMA Tunas Bangsa dan para suporter nya datang memasuki area lapangan
Rizky yang telah di panggil bergegas keluar dari ruangannya dan menuju lapangan.
" Kiki.. " seru seseorang yang dapat menghentikan langkahnya
Ia menoleh dan mendapati Caca berdiri di belakangnya
" Semangat ya, lo pasti bisa " ujarnya tulus kemudian bergegas naik ke tribun
" Rizky... Rizky.. Rizky.. "
" Rizky.. Semangat lo pasti menang!! " teriakan ramai dari para siswa yang sudah stay di tribun
Dari banyaknya orang disana ia hanya memandang Caca yang berada di barisan depan bersama teman-temannya
__ADS_1
Diketahui lawan nya hari ini kelas 12 murid berprestasi di bidang yang sama dengannya,
" Rizkyyy.... Semangat!! tamu dilarang buat menang!! " pekik seluruh siswa lagi
" Gua Alex, btw denger-denger lu cowo populer di sekolah ini " ujar Alex memberikan tangannya bermaksud untuk bersalaman
Rizky hanya menatap pria di hadapannya ini dengan tatapan malas
Sembari memijit bahu kanannya pelan ia menyahut " Gua Rizky, baguslah tanpa gua jelasin lu tahu sendiri " balasnya
" Gila sekolah tetangga cowonya cakep-cakep "
" Apalagi lawan kita, katanya dia populer di sekolah ini "
" Mama mau pindah sekolah "
" Bener ya kata pepatah, rumput tetangga lebih hijau "
Begitulah kira-kira berbagai keluhan para siswi dari SMA Tunas Bangsa
Tak berselang lama pun pertandingan akhirnya di mulai, Alex dengan seringainya merasa paling hebat karena sejauh ia tanding belum ada yang bisa mengalahkannya
" Rizky ayo fokus!! " teriak Pak Eko dari ujung lapangan, ia merasa gelisah dan tegang karena biasanya Rizky tidak seperti ini
" Kyy!! lu pasti bisa fokus man!! " pekik Jevan
" Fokus Kyy fokus!! " tambah Aldo
Meskipun sudah mendapat support banyak dari sekolahnya namun tetap saja Rizky tertinggal jauh
Kini skornya berada di angka 5 sedangkan skor lawan sudah berada di angka 19 itu artinya ia tertinggal sangat jauh
Para guru kebingungan dengan sikap Rizky, biasanya ia sangat mudah mengejar skor lawan namun kali ini berbeda
" Katanya berprestasi di bidang ini tapi malah ketinggalan jauh, lawan gua ga terlalu kuat ternyata " gumam Alex dengan wajah sombongnya
Pertandingan break sebentar, para guru memberi arahan pada siswanya yang bertanding
Pak Eko terus mencoba membuat Rizky percaya diri dan meyakinkannya
" Ah tu anak kenapa sih! " keluh Bryan
__ADS_1
" Caa tu si Rizky kenapa dah? " tanya Angel bingung
" Mungkin dia kepikiran kali gegara di putusin Caca kemaren " jawab Aulya
" Bisa jadi ucapan Lya bener " ujar Aldo, sementara Caca hanya diam, ia pun bingung harus bagaimana.
Kini kembali pertandingan akan di mulai kembali, para suporter semakin kencang memberikan semangat
" Alex! Alex! Alex! " seru para suporter dari SMA Tunas Bangsa
Alex dan Rizky kini telah mengambil posisi di lapangan
" Kikiii ayo semangat! kita semua ngedukung lo jadi ayo buat kita semua bangga! " pekik Caca
Hingga tanpa di sadari seluruh mata siswa menuju pada Caca, siswi yang juga populer di sekolahnya.
" Semangat Kii! gue yakin lu bisa " tambah Caca kemudian memberikan senyumnya
Suasana hatinya mulai mencair, entah ada angin apa yang merasuki Rizky kini ia mengeluarkan skill nya di hadapan semua orang
Skor yang tadinya tertinggal jauh kini berhasil imbang, tersisa 2 skor untuk penentuan menang atau kalahnya pertandingan hari ini
Dengan gencar dan sigap ia mengayunkan raketnya, melempar bola dan kembali bermain dengan fokus
Hingga suara tribun ramai dengan sorakan
" Rizkyy lo emang kebanggan sekolah!! "
" KITA MENANGGGG!! "
" Tamu pulang bawa tangan kosong!! "
Tidak ada yang menyangka bahwa Rizky mampu mengejar skor dengan cepat, bahkan kini ia menang. Seluruh siswa bersorak menyebut namanya sebagai kebanggan sekolah
Para guru tercegang melihat kesigapannya yang berhasil melumpuhkan lawan
" Wahh! gua bener-bener kagum dengan skill nya " ucap Aldo melongo di tengah sorakan siswa
" Horeeee kita menanggg!! " sorak Aulya yang ikut berteriak
" Lyaaa!! " pekik Aldo, Jevan, Bryan dan Angel bersamaan
" Ishh kalian kenapa sih!! gue seneng ini kita menang " bantah Aulya
__ADS_1
" Suara lu ngalahin suara orang serame ini tau gak! " ujar Aldo