
" Iyanih, yakan Caa " sengaja Naufal
...{ Visual Naufal Nicholas }...
Karena Naufal merasa tersaingi oleh Rizky murid yang berprestasi di bidang olahraga Bulu Tangkis yang sering membawa piala jika sekolah sedang ikut lomba tingkat Kabupaten/Kota
Ia tahu sebenarnya Rizky juga menyukai Caca, itulah sebabnya hubungan antara dua orang itu tidak begitu baik.
" Anak-anak berbaris silahkan " ujar Guru Olahraga yakni bernama Pak Eko
" Per kelas atau gimana Pak? " tanya salah satu siswa
" Acak saja biar lebih cepat "
Buru-buru Naufal berbaris di samping Caca menyeka Aulya
" Ih Naufal ini tempat gue! " ujar Aulya berontak
" Lya lu di belakang gue aja gapapa kan "
Kemudian Aulya mundur ke belakang dengan perasaan kesal
" Lya lo mau di depan? yaudah tukeran sama gue " tawar Caca
" Lo disini aja " cegah Naufal
" Cihh.. maksa amat " sinis Rizky yang melihat drama Naufal
" Sudah-sudah diam semuanya dan perhatikan Bapak jangan bertengkar! " tegur Pak Eko
" Btw ini berapa kelas sih kayaknya banyak amat " bisik Jevan pada Bryan
" 3 kelas. Noh anak IPA 1 kelasnya Caca, IPA 2 kelasnya si Naufal, IPA 3 kelas kita " jawab Bryan
" Pantesan, lu peratiin deh Yan itu si Rizky sama si Nopal saling sinis " bisik Jevan lagi
" Kalian ngapain, ikut gua " tambah Aldo
" Ah ganggu aje lu "
" Iya kan Van, ya lu ngertilah masalahnya yekan " ujar Bryan dengan mengedipkan matanya
__ADS_1
" Homo lu bedua ya kedip-kedipan segala " tukas Aldo
" Homo pala lu! " bantah Bryan
" Au gue normal gini najis amat sama Bryan " ujar Jevan
" Ye lu pikir gue doyan sama lu, sorry brow adik gue selow " jawab Bryan
" Jevan, Bryan, Aldo!! " tegur Pak Eko yang melihat mereka saling berbisik
Kemudian setelah itu Pak Eko mulai menjelaskan teori praktek hari ini, dan semua murid mengikutinya dengan tertib.
Kini giliran Caca dan anak IPA 2&3, masing-masing maju 5 orang suapaya mempersingkat waktu
Saat selesai Caca mengelap peluhnya dan ia berhasil mendapat nilai bagus
Rizky menghampiri Caca di sisi lapangan dan memberikannya sebotol air mineral
" Haus ga? nih " ujarnya menyodorkan air mineral itu pada Caca
" Makasih hufttt capee gila " ujarnya sembari menarik nafas
" Lo tetep cantik ya walaupun keringetan " puji Rizky
" Ngeledek gue lo ya, Kii ada tisu ga? " tanyanya setelah selesai minum
Benar saja, Caca mendekatkan mukanya ke arah Dada bidang Rizky lalu mulai mengelap keringatnya. Rizky mencium aroma rambut Caca yang mengusik indera penciumannya
" Sangat wangi " lirihnya dalam hati sembari tersenyum
" Kii, baju lo jadi basah dong " ujar Caca
" Gapapa santai "
" Panasss.. Panass.. " ujar Bryan yang melihat Naufal menatap tak suka ke arah Rizky & Caca
" Hareudanggg euyyy " tambah Aldo kemudian berlalu melewati Naufal begitu saja
" Adohh gerahh, kompor mana kompor. Eh kulkas deng " kini Jevan pun semakin memanasi Naufal and the geng
Naufal yang melihat itu mengepalkan tangannya kemudian melempar bola basketnya ke arah Rizky namun sepertinya bola itu mengarah pada Caca
Naufal and the geng panik seketika " Fal, lu gila kena Caca itu! " seru temannya
__ADS_1
Melihat bola basket yang melambung mengarah ke kepala Caca buru-buru Rizky pasang badan dan memutarkan posisinya hingga bola itu tepat mengenai punggung belakangnya
Caca yang melihat itu termangu di tempat sembari menatap Rizky dengan raut kesakitan saat bola itu mengenainya
" Kiii? " lirihnya
" Lo gapapa kan? " tanya Rizky, sedangkan yang di tanya hanya menggeleng shock
Rizky memutar badannya menatap ke arah Naufal, ia berjalan sembari mengepalkan tangannya dan merenggangkan otot tubuhnya
" Bangs*t mau lu apa hah? kalo lu ada masalah sama gua tantang gua di luar!! " pekik Rizky
" Lo gila ya Fal kalo bola tadi kena Caca gimana? percuma lu pinter tapi image lo buruk! " cerca Aulya sahabatnya Caca
" Ga nyangka gue sama lo! " tambah Angel
Kemudan Naufal memukul Rizky tanpa aba-aba sehingga keduanya ribut di tengah lapangan
" Kiki, Naufal udah!! " cegah Caca menegahi keduanya
" Ca lo minggir! " ujar Rizky
" Jangan sok jadi jagoan ya lu! caper ke semua siswi dengan tampang lu itu hah! " maju Naufal memegang kerah leher baju Rizky
" Kalian kenapa sih gapernah akur, stop dong!! "
" Minggir! " ujar Naufal kemudian ia menarik tangan Caca dan hingga perempuan itu terjatuh
" Caca!! " pekik Angel, Aulya, dan Bryan
" WOII LU KALO BERANI JANGAN KASAR KE CEWE!! " Rizky naik pitam, lelaki di depannya ini sangat membuatnya muak
Ia melayangkan tinjuan pada rahang Naufal hingga membuat mulutnya berdarah, Naufal pun berusaha membalas hingga baku hantam itu terus terjadi
" Tinju Ky teross.. " ucap Aldo
" Kompor sebelah gua panas yak " ujar Jevan
" Jevan! Aldo! jangan diem aja dong bantuin Bryan misahin mereka! " pekik Angel
Caca bangkit dari duduk walaupun tubuhnya sedikit sakit " Kiki stop! Naufal bisa berhenti gak!! " Caca kembali berada di tengah-tengah keduanya
Hingga tak lama pun Pak Eko datang sembari menegur mereka dan membawa mereka ke ruang BK untuk di nasehati oleh para Wali Kelas yang sudah di panggil
__ADS_1
Sedangkan Caca kembali ke kelasnya diiringi Angel & Aulya, tangannya sedikit memar akibat genggaman erat Naufal tadi.
...Bersambung......