MELODYA

MELODYA
Episode 4


__ADS_3

"Ayna! Ay! Buka pintunya!" Teriak mami Ayna, Rickha, dari luar kamarnya. Ayna yang sedang menyumpal kedua telinganya dengan headset dengan volume yang keras membuatnya tidak mendengarkan teriakan maminya. Ia tengkurap diatas kasurnya. Sesekali ia mengucapkan lirik lagu yang ia dengarkan. Ayna memang memiliki suara yang bagus. Itu menurun dari maminya yang pernah menjadi vokalis band terkenal pada masanya.


"Ay! Ayna, ya ampun! Buka pintunya!" kini Rickha menggedor pintu kamar Ayna sambil terus berteriak.


Ayna sedikit mendengar gedoran pintu. Ia melepas headset di telinganya. Dan benar saja, maminya menggedor pintu dengan keras sambil terus meneriaki namanya. Ia bngkit dari kasurnya. Ayna memutar kunci, terbukalah pintu kamarnya. Terlihat maminya yang tengah berkacak pinggang menatap tajam ke arah Ayna. Yang ditatap hanya menampilkan wajah polosnya.


"Makan siang! Dari tadi dipanggil panggil. Heran mami. Ngapain aja kamu didalem hah?! "


"Iya Mi, Ayna makan. Ayna tadi cuma dengerin lagu kok." Ayna menutup pintu kamarnya dan berjalan malas ke ruang makan.


"Heh! mami belum selesai ngomong, Ayna!"


โ‚โ‚โ‚


Ting...


๐—ฆ๐—พ๐˜‚๐—ฎ๐—ฑ ๐—–๐—–๐— (cantik-cantik tapi jomblo)๐Ÿ’–


SasyaFarasya : p


SasyaFarasya : p


SasyaFarasya : p

__ADS_1


AynaAnanta : Berisik lo. Dasar jones.


MelodyaAnatasya : "2


SasyaFarasya : jahad kalyan. Gue mau curhat gaes๐Ÿ˜–


AynaAnanta : Apaan? kok firasat gue gak enak ya?๐Ÿ˜Œ


MelodyaAnatasya : "2


SasyaFarasya : woy Mel, keyboard lo rusak? Dari tadi dua dua mulu.


MelodyaAnatasya : kgk


SasyaFarasya : Bobok syantik apaan itu emot lo ngiler gitu. Dih. Bukan temen gue tuh๐Ÿ˜’


MelodyaAnatasya : "2


SasyaFarasya : nah, kumat egen kan lo, Melodya๐Ÿ˜ช


AynaAnanta : Udah buruan cerita!


SasyaFarasya : Iya,,sans dong. Jadi tuh ya tadi sore emak gue teriak teriak kan ya gue binggung tuh ternyata pas keluar rumah emak gue lagi ngliatin anak kucing tetangga gue yang kecebur got astaga gue syok banget liatnya kasian binggoww badannya jadi coklat keijoan gitu mana bau lagi akhirnya gue masuk lagi aja ke rumah bodaamat lah tu kucing mau gimana mau berenang di got juga gue gak peduli. The end.

__ADS_1


MelodyaAnatasya : Oh


AynaAnanta : Anjay Sya!!! Gue pusing bacanya. Apaan coba itu gak ada koma atau titik, gue bingung, dodol! Mana gue udah senantiasa nungguin lo. Kebuang sia sia waktu gue ๐Ÿ˜‘


SasyaFarasya : Ye kalian kok responnya gitu banget. Melodya, keyboard lo cuma ad huruf apa aja sih??? Gue kok greget ya๐Ÿ˜ฃ. Ayna, makasih banget udah senantiasa nungguin gue. Kek gue yang senantiasa nungguin jodoh gue dateng๐Ÿ˜ข


MelodyaAnatasya : Baperan lo kek Ayna.


Melodya mematikan data seluler ponselnya. Ia melempar ponselnya ke kasur. Tidak peduli lagi dengan grup chat gila itu. Ia yakin, jika obrolan terus dilanjutkan yang ada Melodya hanya membuang kuotanya. Semua obrolan unfaedah sering kali memenuhi grup chat itu.


Gadis itu menatap langit kamarnya. Memandangi hiasan bintang-bintang kecil glow in the dark. Bintang itu ia beli saat jalan jalan dengan Sasya dan Ayna. Mereka bertiga sama-sama membeli hiasan bintang itu dan menempelkan di langit kamar masing-masing.


Melodya menarik selimut tebalnya hingga ke leher. Ia mulai memejamkan matanya. Menjelajah ke dunia mimpinya.


โœฐโœฐโœฐโœฐ


ASSALAMUALAIKUM ๐Ÿ™


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YAH


LIKE,KOMENT,AND RATEโญ


SALAM DARI AUHOR Imut

__ADS_1


Mahira๐Ÿ˜…๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2