Mengejar Cinta Dalam Mimpi

Mengejar Cinta Dalam Mimpi
AUDISI #1


__ADS_3

"SELAMAT PAGI DUNIA...." ucap maya sambil bergeliat diatas kasurnya.


Maya membuka mata dan bergegas bangun dari tempat tidur lalu berlari menuju kamar mandi.


"haaahh semoga hari ini hari keberuntunganku"


"aku pasti bisa lolos seleksi"


"SEMANGAT MAYA....."


Maya menyemangati dirinya sendiri sambil berdiri di depan cermin.


Dia sibuk sendiri mencari baju terbaik di lemarinya untuk dia pakai hari ini,merias wajah secantik mungkin no menor².


"apakah ini bagus?" ucapnya bicara sendiri sambil lenggak lenggok di depan cermin.


"oohh tidak aku lupa memakai eyeliner,pantas saja terlihat pucat" maya memperbaiki make up nya agar terlihat sempurna.


"sudah selesai,baiklah....saatnya menunjukan pada dunia bahwa seorang maya bisa menjadi artis terkenal"


Maya beranjak dari tempat duduknya dan meraih tas selempang kesayangannya.


Sejak kecil cita² maya adalah menjadi artis terkenal,tampil di panggung besar dengan penonton yang berpuluh ribu,memiliki penggemar yang akan selalu mencintainya,bisa membeli rumah sendiri,punya tabungan untuk masa depan dan tidak kekurangan seperti sekarang yang bahkan hanya menempati kamar kost yang sempit.


Langkah kaki maya terhenti saat melihat peserta membeludak.


"apakah semangatku masih ada?"


Tiba² semangat maya drastis turun saat melihat banyaknya peserta yang ikut audisi.


"haaahh....kenapa tiba² semangatku kendor?"

__ADS_1


"hay... "


Terdengar suara seseorang menyapa.


Maya pun mengalihkan pandangannya pada suara tersebut.


"hay...." maya membalas sapaan seorang wanita di sampingnya.lalu kembali mengalihkan pandangannya pada para peserta audisi.


"peserta audisi juga?" tanya wanita tersebut


"heemm...." jawab maya simple tanpa mengalihkan pandangannya


"pasti sangat gugup kan?" tanya nya lagi


"sangat..."


Kini pandangan mereka tertuju pada peserta yang sedang menunggu giliran audisi.


Tangan maya berkeringat dia bahkan serasa tidak punya tenaga untuk berjalan.


"haaahh...." maya yang sedang asik bengong langsung mengalihkan pandangannya


"kita harus semangat.kita pasti bisa...." tatapan wanita itu memberi kesejukan bagi maya,ada rasa nyaman dan tenang saat menatap matanya.


Akhirnya maya dan wanita itu berjalan menuju meja pengambilan Nomor peserta.


"nomor 126.sudah sebanyak itukah?" wanita itu melirik maya


"nomor 127 ya?kamu setelah aku" ucapnya lagi


Kami berduapun berdiri diantara antrian ratusan peserta.

__ADS_1


Panas dan berkeringat.riasan maya yang tadi masih baik² saja sekarang mungkin sudah luntur oleh keringat.


Maya melihat sekeliling,tidak sedikit peserta wanita touch of ditengah terik matahari.


"haahh...apakah akan mempengaruhi riasan jika touch of ditengah terik matahari begini" bisik maya dalam hati.


Nomor demi nomor sudah dipanggil oleh para panitia.


"PERHATIAN BUAT SEMUA PESERTA..... "


Terdengar suara seseorang di pengeras suara.


"UNTUK PESERTA NOMOR URUT 100 SAMPAI 150 AKAN KAMI AUDISI ESOK HARI.KAMI TUNGGU KEDATANGAN KALIAN DI WAKTU DAN TEMPAT YANG SAMA.TERIMA KASIH"


"whaaattt......" maya membelalakan matanya


Setelah seharian berdiri,panas²an,menahan haus dan lapar,mengumpulkan keberanian dengan susah payah,bahkan sampai mandi keringat ternyata maya mendapat giliran besok.


Maya terlihat tidak terima.


Dengan penuh kekesalan maya melangkah pergi meninggalkan tempat audisi.


"melamun lagi?"


tanya wanita tadi sambil berlari pelan menyusul maya.


Maya hanya membalas dengan senyuman titps.


"oh ya,siapa namamu?" wanita itu mengulurkan tangannya.


"maya"

__ADS_1


"silva"


"baiklah maya,sampai jumpa besok ya.bye bye..." wanita itu berlari meninggalkan maya yang masih berdiri kaku.


__ADS_2