
Saat BOY'S X tiba di kota S.
Maya justru pergi ke kota A.
Bandara sudah di penuhi pengawal pribadi yang sengaja di siapkan oleh pejabat kota S.
Penggemar BOY'S X serta wartawan kota S sudah memenuhi bandara sejak pagi tadi.
Selain bandara,para fans serta wartawan juga memenuhi lapang parkir hotel.
Wartawan sibuk memotret juga melemparkan beberapa pertanyaan pada BOY'S X.sementara BOY'S X hanya menjawab dengan melemparkan senyuman dan lambaian.begitupun para penggemar berat BOY'S X yang sibuk memotret,video serta tidak sedikit dari mereka mencubit idola mereka.pengawal pribadi yang di kerahkan sedikit kewalahan saat para penggemar saling dorong.
"selamat datang di kota S" sambut manager hotel di depan pintu lobi saat BOY'S X sampai di hotel.
"bagaimana perjalanannya?kalian pasti sangat lelah,pegawai saya akan mengantar anda ke kamar" manager hotel mencoba ramah dan memberi pelayanan terbaik.
"terimakasih" ucap sen sambil membungkukkan badannya
"Anda tuan sen?" tanya manager hotel
"iya betul" sen tersenyum manis
"aahhh....tampan sekali,badan anda sangat keren,anak saya penggemar berat anda"
"benarkah?"
"benar" manager hotel mengangguk
"berapa usianya?"
"12 tahun,di kamarnya penuh dengan foto anda"
"waahh....aku sangat terharu"
__ADS_1
"bisakah saya meminta tanda tangan anda dan foto bersama?"
"tentu saja"
Manager hotel dan sen berfoto bersama,bukan cuma sen tapi manager hotel juga berfoto bersama BOY'S X serta dapat tanda tangan BOY'S X.manager tersenyum.dia berharap anak kesayangannya bangga pada ayahnya dan bahagia mendapatkan foto serta tanda tangan BOY'S X.
Sementara di kota A.
Sambutan tidak semeriah sambutan BOY'S X, pengawal pribadi juga bisa dihitung jari.
Kepopuleran Maya tidak sebanding dengan kepopuleran BOY'S X.
Tapi Maya sangat bersyukur karena kerja kerasnya dia bisa berdiri dipanggung dan sudah memenuhi semua impiannya yaitu menabung,punya rumah sendiri dan kendaraan pribadi.serta memilik fans walaupun fans Maya tidak bejibun seperti BOY'S X.
Sesampainya di hotel A.
Maya di sambut manager hotel dan menempati kamar VIP yang mewah.
"baiklah managerku sayang" Maya memberi senyum termanis sebelum managernya pergi
"anak pintar" manager Maya mencubit lembut hidung Maya sebelum pergi
"haah...satu jam mana bisa istirahat?ini sih waktu buat siap²" Maya menggerutu
"lebih baik mandi dulu"
Maya pergi ke kamar mandi.
Usai mandi Maya memesan beberapa makanan dan berbaring sebentar.
Tok...tok...tok
"aahh...aku ketiduran" Maya langsung bangkit dari tidurnya menuju pintu
__ADS_1
"sudah siap?" tanya manager berdiri didepan pintu
"iya"
"ayo..."
Maya dan manager pergi menuju sebuah stasiun radio di kota A.
"hari ini kita kedatangan bintang tamu spesial dari kota S.maya......" suara sang penyiar
"selamat datang di kota A nona Maya"
"aahh iya,terimakasih...hallo semua" sapa Maya.
"Maya ini adalah penyanyi baru di belantika musik,lagu² Maya ini katanya sangat menyayat,boleh tau apakah itu pengalaman pribadi atau hanya sekedar lagu?"
"itu hanya sekedar lagu"
"tapi kenapa sangat di resapi?bahkan kita juga pernah melihat konser anda dan saat itu anda meneteskan air mata"
"oohh....itu hanya meresapi,ada yang bilang bernyanyilah dari hati maka akan sampai ke hati"
"benar sekali,berapa lama anda disini?"
"lima hari"
"jika anda sedikit lebih lama mungkin anda harus melihat pemandangan disini"
"iya,inginnya seperti itu tapi masih banyak yang harus dikerjakan"
"benar juga,aahh nona Maya bisakah anda menyanyikan sedikit lagu anda?"
"baik"
__ADS_1