Mengejar Cinta Dalam Mimpi

Mengejar Cinta Dalam Mimpi
Antara konsisten dan perasaan


__ADS_3

"mau kemana sen?"


"aku mau pamit dulu sama Maya,hanya sebentar ori"


"baiklah,cepat sebelum kita berangkat"


Sen berlari menuju villa Maya.


Tok...tok...tok


"Maya..."


Sen terus mengetuk pintu dan memanggil nama Maya,tapi tidak ada tanda² keberadaan Maya di dalam rumah.


"Maya tolong buka pintunya,aku akan segera pergi"


Sen berharap bisa bertemu Maya sebelum mereka meninggalkan pulau.


"Maya aku mohon"


Tidak ada respon sama sekali.sen merasa lemas


"bagaimana sen?"


Sen tidak menjawab pertanyaan bio,dengan gontay sen berjalan melewati bio


"kita berangkat setengah jam lagi,kalian keluarkan barang² kalian dan jangan sampai ada yang terlupa"


Instruksi dari manager


"bisakah kita berangkat dua jam lagi?"


"baik,ide bagus bio,tapi hanya kamu yang tinggal disini"


"manager tega sekali"


"aku sudah lelah atur ulang schedule kalian,semua konser kalian aku pending.kalian pikir fans kalian bisa bertahan ada disisi kalian jika kalian terus seperti ini?seminggu kalian ga posting apa²,aku sudah lelah mencari video kalian yang belum aku post di medsos,agar mereka yakin kalian tidak melupakan fans kalian.aku kurang apa?"


"baik,aku minta maaf"

__ADS_1


Bio menundukkan kepalanya lalu melirik sen yang sedang melamun melihat villa Maya dari jendela.


"Maya,kamu kenapa?apa yang salah?kemana kamu pergi?"


Sen berusaha menahan air matanya.


Diam² manager melirik sen yang terlihat sangat sedih


"aku tunggu kalian di mobil"


Manager pergi ke mobil lebih dulu.


"sen,apa kamu baik² saja?"


Ori sangat khawatir melihat sen seperti itu


"ya"


"kenapa ga coba hubungi Rio?"


"aahh,kamu benar young"


Sen mengeluarkan ponselnya dari saku celana


"haahh.....sudahlah ayo berangkat"


"tapi sen...."


"mungkin aku yang salah ri,aku mendekati maya,setelah aku dapat lalu aku pergi meninggalkan dia,wanita mana yang ga kecewa,aku sadar"


"sen.."


"ayo pergi"


Dengan penuh rasa kecewa sen berjalan meninggalkan villa disusul teman²nya.


Saat masuk ke mobil mata sen masih trus memandang villa maya.hingga akhirnya mobil melaju menuju bandara.


Tiga jam kemudian.

__ADS_1


Mereka sampai di bandara dan langsung menuju pesawat pribadi mereka.


Pesawat meluncur ke kota Z.


Sesampainya di bandara kota Z, BOY'S X sudah disambut fans mereka dan wartawan yang sudah memenuhi bandara.


"BOY'S X....."


"aahhh.... BOY'S X....."


Teriak para fans yang hiruk pikuk


"tuan sen kenapa liburan kali ini begitu lama?"


"kapan album terbaru BOY'S X diluncurkan?"


"apa rencana kalian selanjutnya?"


Pertanyaan dari para wartawan tapi tidak satupun di jawab,BOY'S X hanya tersenyum,menyapa dan melambaikan tangan saja.


"akhirnya bisa melewati semua juga,lelah sekali"


Young langsung berbaring


Bio melirik sen yang sedari tadi hanya diam bahkan sen juga tidak tersenyum apalagi melambaikan tangannya kepada para fans dan wartawan.


"sen ikut aku"


Manager langsung memanggil sen


Sesampainya di kantor manager.


"ada apa sen?"


"ga ada apa²"


"baiklah,beristirahatlah karena besok kita akan jumpa fans seperti biasa,ingat sen kamu harus konsisten sama boyband kamu dan fans mu"


Manager membuka buku catatan schedule BOY'S X berusaha tidak memperdulikan expresi wajah sen.

__ADS_1


"maafkan aku sen,aku ga tau harus gimana lagi?aku ga mau kamu jadi ga fokus sama BOY'S X,maaf jika aku terlalu egois.aku hanya memikirkan bagaimana BOY'S X tanpa penggemar mereka jika tau boyband idola mereka punya pacar sementara kebanyakan fans kalian adalah perempuan,apalagi jika kamu meninggalkan BOY'S X karena cintamu sama Maya sementara Maya adalah penyanyi dengan gosip yang bisa membuat nama BOY'S X ikut cemar,haaahhh....."


Manager berkata dalam hati lalu menarik nafas dalam


__ADS_2