
Selama beberapa hari mereka sibuk berlatih.
Dan selama itu juga mereka tinggal satu atap itu usul dari manager Maya,katanya agar dia bisa melihat kesalahan mereka dan terus memperbaikinya.
"PERHATIAN SEMUA......" sen berteriak.
"perkenalkan ini adalah pelatih terbaik kami,aku sengaja mengundangnya untuk Maya dan Rio berlatih dance,aku sempat khawatir jika beliau menolak untuk datang tapi ternyata beliau menyetujuinya,kamsahamnida....." sen membawa maju pelatih BOY'S X dan sangat berterimakasih kepadanya.
"dan satu hal lagi,beliau juga mengizinkan kita menggunakan studionya untuk berlatih vokal dan dance,aku Sudah bicara sama kekasih Rio tentang musik pengiring konser kita kebetulan sekali orkes yang ada di studio pelatih kami yang sebagai pengiring saat kita latihan sudah disetujui pihak rumah produksi dan tentu saja manager sebagai musik pengiring untuk konser kita,sekarang mereka berada di studio sedang berlatih merubah aransemen musik BOY'S X menjadi pop"
"kerja bagus sen" manager Maya menepuk pundak sen
Rio mulai berlatih vokal dan menghafal lirik lagu dari album miliknya BOY'S X juga berlatih dance pada pelatih dance terbaik yang dibawa sen tentu saja rio selalu didampingi oleh kekasihnya yaitu manager Maya.
Begitupun Maya sama halnya seperti Rio,Maya menghafal lirik dan lagu dari album kekasihnya,bahkan Maya berkali² terjatuh dan terluka di kakinya saat berlatih dance,Maya hampir putus asa tapi sen selalu menyemangati Maya.
Sementara BOY'S X tugas mereka hanya menghafal lirik lagu Maya dan Rio,untuk dance sendiri karena ini adalah lagu mereka jadi mereka tidak perlu menghafal gerakan dancenya.
Keesokan harinya,mereka berlatih di studio yang sudah disiapkan.
Dengan semangat yang membara dan pantang menyerah terutama Maya dan Rio yang tetap berlatih walaupun terlihat lelah dan kesakitan saat terus menerus mengulang gerakan.
"aahah....kakiku" Maya meringis
"sayang apa yang terjadi?" sen menghampiri Maya
"aahhh....." Maya terus meringis dan jatuh
"ini hanya terkilir,biar aku lihat" pelatih memijit kaki Maya yang memang aga membengkak dan memerah.
"manager bagaimana jika Maya cukup berdiri saja,ga usah ikut dance"
"ga apa² sen,aku baik² saja" Maya memegang tangan sen
"tapi kaki kamu bengkak sayang"
"biarkan dia istirahat sen,ini kali pertama baginya melakukan dance jadi wajar saja jika dia lelah dan bengkak di kaki" pelatih membawa Maya ke pinggir.
"jika kamu ga sanggup lebih baik kita hapus saja dance dari daftarmu Maya" ucap Rio khawatir
__ADS_1
"aku baik² saja Rio,jangan khawatir"
"ayo berlatih lagi" pelatih memberi instruksi pada yang lain.
"istirahatlah" Rio menepuk pundak Maya
Maya menggangguk
Satu jam kemudian Maya berdiri dan siap untuk latihan kembali.
"apa kamu yakin ga apa²?" tanya pelatih sedikit khawatir
"Maya istirahat saja jangan memaksakan diri" young berusaha menahan Maya
"mereka benar Maya,jika kamu terlalu memaksakan diri bisa² kaki kamu cedera dan itu sangat berbahaya.pergelangan kaki kamu nanti akan sulit di gerakan sama sekali" pelatih berusaha mengingatkan Maya
"I'm ready....." Maya tersenyum
"ok....siap² kembali ke barisan kalian dan ulangi gerakan dari awal" teriak pelatih
"Maya apa kamu yakin?" sen memapah Maya sampai ke tengah
"HWAITING....." pelatih berusaha menyemangati
Mereka kembali ke barisan dan memulai dari awal.
"1....2...3..."
Gerakan demi gerakan telah berjalan mulus walau terkadang Maya meringis di tengah² gerakan meloncat.
"Maya...."
"ya"
"jika saja kakimua ga terluka aku mau saat di akhir kamu melompat ke arah mereka dan mereka menangkapmu setelah itu mengangkatmu,karena kamu adakah wanita satu²nya jadi aku ingin menunjukkan kepada penonton keistimewaan wanita dalam gerakan ini,tapi sayangnya kaki kamu sakit akan sulit untuk melompat"
"ga apa² akan aku coba"
"tapi Maya...."
__ADS_1
"aku hanya mencobanya Rio"
"terserah...." Rio terlihat sedikit kesal dengan sikap Maya yang keras kepala
"sudahlah,biarkan dulu dia mencoba ga ada salahnya kan" manager Maya berusaha menenangkan Rio
"tapi sayang bagaimana jika Maya cedera?"
"ssttt....."
Maya mencoba gerakan yang di praktekan oleh pelatih tapi......
"aaahhh......" Maya terjatuh dan sangat kesakitan
"Maya...." sen menghampiri
"aku sudah bilang jangan coba²" Rio marah
"ga apa² Maya,kita coba lagi setelah kakimu membaik.ok...kita sudahi latihannya sampai disini dan kita akan berjumpa lagi besok di tempat yang sama"
Keesokan harinya.
"Maya hari ini kamu beristirahatlah,baik² di villa.ok...." rio mencegah Maya
"kenapa?"
"yang Rio katakan benar Maya,hanya hari ini saja kok" manager mendukung penuh usul Rio
"seeennn...." Maya berusaha mendapatkan dukungan dari sen
Sen menggeleng kepala
"kalian jahat....aku mau ikut" Maya merengek
"ssttt...duduk manis saja ya,kita akan kembali dan membawa makanan nanti" bujuk bio
Mereka lalu pergi meninggalkan Maya sendirian.
Setelah kepergian mereka Maya tidak bisa hanya berpangku tangan,maka Maya berlatih sendirian di villa.maya terus berlatih semua gerakan hingga Maya mencoba melompat dan......Maya terjatuh,berkali² Maya melompat dan berkali² juga Maya terjatuh.
__ADS_1
"AAAHHHH......" Maya berteriak kesal