Mengejar Cinta Dalam Mimpi

Mengejar Cinta Dalam Mimpi
Pesta barbeque


__ADS_3

Jam sepuluh Rio pamit.


"yakin ga mau aku nginep?"


"ga" tegas Maya


"ya sudah,jika ada apa² hubungi aku ya"


"baik komandan" maya memberi hormat pada rio


"hati² ya,aku pulang dulu"


Mobil Rio meninggalkan villa.


Beberapa menit setelah Maya menutup pintu.


Tok....tok....


Maya berbalik menuju pintu


"Hay....aku tetangga baru,apa malam ini kamu sibuk?"


"ga"


"bagaimana kalau kita pesta barbeque?kami sengaja mengundangmu,sebagai tanda bahwa kita bertetangga"


"aku......"


"baiklah,kami tunggu ya kedatangannya.bye....." young pergi meninggalkan maya yang masih melongo,padahal Maya belum menyetujui.young memberi isyarat dengan jempol sama teman²nya yang sedari tadi memperhatikan young.


Sementara itu Maya mengerutkan alis.


Sore hari BOY'S X sibuk mempersiapkan acara barbeque.


"siapa yang akan jemput Maya?" tanya bio


"aku saja" sen meletakkan piring dimeja dan pergi menuju villa Maya


Young,ori dan bio tersenyum melihat sen.


"apa jadinya kalau kita ga dateng?"


"kamu benar ori,tanpa kita dia ga akan cepat bertindak"


Tok....tok...


Sen mengetuk pintu villa maya.


Maya membuka pintu


"ya..."


Sen mematung melihat Maya.rasanga seperti mimpi,sen mencubit pipinya sendiri.


"maaf"


"aahhh....Hay,aku tetangga baru, barbeque nya sudah siap,apa bisa kesana sekarang?"


Maya melihat ke arah villa sen.


"oh,ya"

__ADS_1


Maya mengunci pintu dan berjalan dibelakang sen.


"apa kamu tinggal sendiri?"


"ya, terkadang temanku suka kesini dan menginap"


"menginap?apa pria yang tadi?" pikiran sen menerawang membayangkan saat Rio menginap di villa Maya dan hanya berdua.


"pria tadi?apa kalian diam² memperhatikan rumahku? " maya berhenti


"aahh ga, ma-maksudku tadi pas kita lari pagi kita liat ada sebuah mobil parkir didepan rumahmu dan ga sengaja kami juga melihat kalian sarapan di teras" sen tergagap


"oh,maksudku teman wanita,dia hanya boleh menginap jika teman wanitaku menginap"


"oohh...." sen merasa lega


"hay tetangga,silahkan duduk" young mempersilahkan Maya


"aku bantu apa?"


"ga usah,kamu duduk aja,biar kaum laki² yang bekerja"


"tapi...."


"huuss.... tenang saja,ori paling jago bikin ayam barbeque.benarkan ori?" young tiba² menunjuk ori


"haaahhh.....oh iya,tenang saja" ori yang kebingungan langsung menyalakan perapian tapi terlihat kerepotan


Mayapun berdiri dan merebut korek api dari ori.


"biar aku saja"


Ori terlihat sangat malu.


"ini" ori menyodorkan ayam


"ini" young menyodorkan jagung


Maya tersenyum melihat tingkah mereka.


"biar aku bantu" sen mengambil ayam dari tangan ori.


Young dan ori pergi menjauh dari sen dan duduk bersama bio.lalu memperhatikan sen dan Maya.


"sudah berapa lama tinggal disini?"


"lumayan lama"


"aawww......." sen berteriak


"kenapa?" Maya menghampiri sen yang sedang meniup² jarinya


"ya ampun" Maya pun meniup jari sen


"apa kalian punya plester?" teriak Maya


"ada" bio berdiri dan masuk lalu kembali dengan membawa plester dan obat oles.


"ini"


"bisa tolong gantikan kami?aku akan mengobati lukanya dulu"

__ADS_1


"biaklah,ori.....young.....ayo bantu aku" bio memanggil yang lain dan memberi sen juga Maya ruang untuk bersama.


Mereka bertiga memperhatikan sen dan Maya sambil tersenyum² dan saling menyiku.


"aawww....."


"tahan sedikit,ini pasti perih tapi akan cepat sembuh" maya mengolesi luka sen sambil meniup²nya.


Saat Maya mengolesi obat sen malah sibuk memperhatikan Maya.


"sudah selesai"


Sen cepat² mengalihkan pandangannya


"apa masih sakit?"


"ga"


"pasti perih ya,sampai pipimu merah"


"masa sih?" sen meraba pipinya,malu


Young,ori dan bio terbahak melihat wajah sen.


Sen melempar tomat ke arah temannya.


"ada apa?" Maya kebingungan melihat tingkah mereka.


"hahaha......."


"kalian....awas yah" sen bangun dari duduknya dan mengejar ketiga temannya.


"hahaha....dasar bocah,begitu aja udah merah.hahaha......"


Melihat kelakuan tetangganya Maya hanya tersenyum.


Young berlari dan bersembunyi dibalik tubuh maya.


"ampuuunnn sen"


Sen memukul young yang masih bersembunyi dibelakang maya dengan daun bawang.


Maya menutup wajahnya karena khawatir daun bawang mengenainya.


Sementara ori dan bio berbaring di lantai sambil tertawa terbahak.


Sambil menunggu barbeque matang bio memainkan gitar dan ori bernyanyi,young yang sedang memotong² sayuranpun ikut bernyanyi sebentar² ngedance.


Sen yang sedang berada didepan Maya diam² memperhatikan Maya,sen benar² terkesima apalagi saat angin menerpa rambutnya.


"cantik......aku harap ini ga akan cepat berlalu" bisik sen dalam hati.


"sudah matang, ayo makan" maya menyiapkan beberapa barbeque diatas meja


"yeaahhh......" young melonjak girang


"ayam,udang,cumi,jagung,sosis.waahhh......makan besar kita" ori ngiler


Sen mengambil tempat duduk tepat disebelah Maya.


"selamat makan....."

__ADS_1


BOY'S X benar² menikmati pesta barbeque mereka.


__ADS_2