
Hari yang di tunggu semakin dekat.
Maya masih belum bisa menghafal seluruh gerakannya apalagi Maya juga belum bisa melompat untuk gerakan ending.
Maya sangat kacau jika memikirkan gerakan Maya yang masih belum kompak.memikirkannya saja membuat Maya gila.
"huuufff....aku rasa aku ga akan ikut acara konser kalian" Maya benar² putus asa
"sayang aku tau bagaimana perasaanmu,tapi dulu saat aku pertama kali berlatih dance dan setiap kali aku terjatuh juga terluka bahkan aku juga seperti kamu sempat putus asa karena merasa ga bisa seperti teman²ku yang lain yang begitu indah saat mereka mulai menggerakkan tubuh,tapi ada seseorang yang selalu bilang bahwa untuk menjadi seorang bintang aku harus terus berlatih dan berusaha,ga perduli seberapa sakit dan berdarah,ga perduli seberapa parah aku cedera aku harus tetap berusaha.ini bukan soal obsesi ku tapi ini adalah tentang seberapa besar mimpiku dan seberapa sanggup aku menggapainya.bernyanyi dan dance adalah sama dimana kamu harus memakai hati seperti saat kamu *bernyanyi dengan hati maka akan sampai ke hati* itu kan yang sering kamu katakan.dance juga seperti itu jika kamu melakukan gerakan dengan hati dan biarkan tubuhmu bergerak sendiri mengikuti irama,ikuti saja kemana arusnya dan biarkan bergerak dengan sendirinya,maka gerakanmu dan musik akan balance dan kamu akan merasa bahwa dance itu sangat menyenangkan,jadikanlah pekerjaanmu sebagai hobi maka kamu ga akan merasa lelah,rasa sakitmu juga akan terbayar" sen menggenggam tangan Maya dan menatapnya tajam.
Maya mulai mengerti kenapa sen selalu menutup mata saat dia mulai bernyanyi dan dance.sen membiarkan dirinya hanyut dalam irama.
"pantas saja sen harus konsentrasi penuh,dia harus tampil sempurna dalam setiap performancenya" bisik Maya dalam hati.
"aku mengerti sen,aku ga boleh putus asa.mohon bantuannya ya"
"iya sayang"
__ADS_1
Maya terus berusaha sekuat tenaganya tidak perduli dia harus terjatuh atau kesakitan,Maya ingin menampilkan yang terbaik untuk orang² yang selalu mendukungnya.
"latihan hari ini cukup sampai disini,kita lakukan lagi besok ya,HWAITING....."pelatih menghentikan latihannya untuk hari ini.
"Maya..." panggil pelatih
"ya"
"bisa bicara sebentar"
"tentu"
"Maya jika kamu ga sanggup untuk gerakan ending maka kita akan menghapusnya,aku ga mau jika endingnya malah akan membuat latihan kalian menjadi hancur dan semua jadi sia²,anggap saja ini konser Akbar kalian,tentunya yang menentukan masa depan kalian.intinya adalah aku ga mau kamu menghancurkan jerih payah teman²mu,jadi katakanlah jika kamu ga sanggup.kita harus kerja sama untuk kesuksesan acara.tolong pikirkan baik²" pelatih pergi meninggalkan Maya.
Maya terdiam cukup lama.dia merenungkan kata² pelatih.maya juga sudah berusaha tapi Maya juga tidak mau menghancurkan konser teman²nya,apalagi karier mereka tergantung dari acara ini.
"melamun apa?ayo kita pulang" ajak manager Maya.
__ADS_1
"aahhh... iya baik" Maya berjalan pelan pikirannya terus memikirkan semua yang di katakan pelatih.
Maya menarik nafas panjang dan menundukkan kepalanya.
"kita makan apa hari ini?" tanya young
"ada apa Maya?" tanya Rio yang melihat Maya terdiam dan tidak berada bersama mereka.
"Maya..." panggil Rio lagi
"aahh...apa?" Maya tersadar dan melihat bahwa teman²nya sedang memperhatikan Maya.
"aku baik² saja"
"apa tentang ending dance?" tanya ori
"kenapa masih di pikirankan Maya?semua orang akan mengerti kok kalau basic kamu bukan di dance,ini pertama kali buat kamu dan itu sudah luar biasa" bio berusaha menenangkan Maya.
__ADS_1
Maya melihat temannya satu persatu
"kalian adalah orang² yang selalu ada disaat aku terjatuh,aku ga boleh membuat kalian kecewa,aku ga mau karena aku karier kalian ikut hancur,ini seperti sebuah beban berat untukku" Maya bergumam.