Mengejar Cinta Dalam Mimpi

Mengejar Cinta Dalam Mimpi
Terbongkarnya kejahatan silva


__ADS_3

Rio,Maya dan managernya langsung merayakannya.


Setelah makan di sebuah restoran mereka bertiga mencari tempat karaoke.


"kita cari tempat karaoke yang bagus"


Rio melihat kiri dan kanan sambil menyetir mobilnya


"naahh disini aja"


Rio langsung memarkirkan mobilnya


"ayo kita masuk"


Mereka bertiga masuk dan memesan room paling besar dan memesan minuman paling mahal di cafe tersebut.setelah membayar bill mereka mengikuti pelayanan cafe yang akan menunjukkan room mereka.


"ini adalah room VIP anda..."


Seorang pelayan cafe membuka pintu room yang mereka pesan.


"silahkan..."


Sebelum masuk room Mereka bertiga secara tidak sengaja mendengar percakapan seseorang di sebuah table yang bersebelahan dengan room yang sudah rio booking.


"aahh....bodo amat dia mau hidup kek,mau mati kek,yang penting aku berhasil membuat dia menghilang dari media,bahkan aku berhasil edit foto² Maya bersama para pejabat,aku juga berhasil menyewa seorang reporter untuk mengarang cerita palsu soal Maya,orangnya aja yang **** percaya sama gosip palsu.hahaha....."


"sadis banget deh"


"siapa suruh dia bikin aku kesel,dari pertama ketemu di audisi itu dia udah deketin Rio sebelumnya hingga Rio begitu peduli sama dia,mungkin dia jual diri kali sama Rio dan juri yang lain sampai bisa jadi juara,harusnya aku yang jadi juara,Maya tuh cuma jual body sama tampang doang,suara dia tuh jelek banget sebenarnya,hahaha....."


"bukankah kamu berteman baik sama dia?"


"siapa bilang aku berteman?"


"kalian kan sangat dekat?"


"haaahh....aku hanya berpura² baik sama dia lagian siapa yang mau berteman sama Maya si wanita murahan itu?kalau bukan karena Rio males banget deh,aku mulanya cuma ngefans sama Rio.saat ketemu Maya di audisi dan melihat Rio begitu peduli sama Maya,jujur....aku cemburu,aku iri kenapa Rio begitu peduli sama Maya?lalu rasa iri ku berubah jadi benci karena Rio dan Maya semakin dekat.aku berusaha membuat Rio berpikir bahwa Maya bukan wanita baik² dengan gosip itu tapi malah membuat dia semakin dekat dengan Maya semua waktu Rio selalu buat maya dan aku semakin sulit untuk bertemu dia,bahkan Rio juga merahasiakan dimana Maya berada,hingga suatu hari aku mengikuti Rio ke sebuah pulau,aku baru tau bahwa ternyata Rio menyembunyikan Maya di sebuah villa di pulau itu,aku semakin benci sama Maya hingga aku membayar seorang preman dan aku menyuruh dia lakukan apapun yang dia mau,termasuk memperkosa Maya jika dia membunuhnya juga aku ga perduli yang ada di pikiranku hanyalah menyingkirkan Maya,sayangnya preman itu bilang dia gagal karena ada seseorang yang menolongnya,beruntung sekali wanita sialan itu.saat preman itu datang kembali ke villanya beberapa hari kemudian ternyata Maya sudah ga ada disana,huuuhh.....entah pindah kemana lagi dia?sungguh pengecut,hidupnya cuma bisa sembunyi dan mengandalkan Rio"


"apa kamu tau apa yang kamu lakukan itu melanggar hukum?"

__ADS_1


"aku ga peduli,aku hanya mau Maya musnah dari dunia ini dan menjauh dari Rio"


"suara ini...?"


Maya mengingat²


Tanpa pikir panjang Rio langsung menghampiri table yang diduduki tiga perempuan tersebut dan memastikan si pemilik suara.


"Rio..."


Rio mengabaikan manager Maya yang mencoba mencegahnya


"Silva....!!"


Rio terkejut ketika tahu ternyata Silva adalah si pemilik suara dan dalang dari semua kejadian yang menimpa Maya.


"Ri-Rio.....!!"


Mata Silva terbelalak saat rio berdiri di hadapannya


Sementara Maya langsung mengangkat kepalanya,terdiam kaku seakan tidak percaya.ketika mendengar nama Silva dari mulut rio


Manager Maya ikut terkejut,langsung menarik tangan Maya dan menghampiri Rio


"ka-kamu sedang apa disini.....?"


Silva tergagap dan berusaha tersenyum,wajahnya terlihat sangat pucat,tubuhnya gemetar dan berkeringat.


"jadi selama ini kamu berpura²,persahabatan yang kamu berikan pada Maya ternyata palsu,aku ga habis pikir ternyata kamu sejahat itu Silva?"


"Ri-Rio....a-aku....ka-kamu salah faham,a-aku bisa jelaskan"


"ga perlu Silva,aku sudah mendengar semuanya"


Maya langsung bicara saat tiba di table Silva


"Ma-Maya......!!"


Silva sontak terkejut ketika melihat Maya juga ada di cafe tersebut.

__ADS_1


"aku pikir selama ini kamu sahabat yang baik,ternyata aku salah"


Maya menahan emosi dengan mengepalkan kedua tangannya dan menahan air matanya sekuat tenaga.


"ya,apa yang kamu dengar semua adalah benar adanya,apa istimewanya kamu hingga Rio begitu peduli dan perhatian sama kamu,kamu tau kan aku suka sama Rio?tapi kenapa kamu yang selalu Rio pedulikan?kamu yang selalu Rio perhatikan,itu yang membuatku benci sama kamu,kamu bukan cuma terpilih saat audisi tapi kamu juga bisa sukses,semua mimpiku kamu rampas,ini ga adil"


"aku tau Silva"


"tau apa kamu??"


Nada bicara Silva semakin kencang


"aku tau kamu suka sama Rio makanya aku kasih kontak Rio sama kamu"


"kamu tau apa yang selalu Rio bicarakan saat jalan sama aku?kamu...."


Silva menunjuk muka Maya


"cukup Silva....."


Rio berteriak dan menepis tangan Silva dari muka Maya


"kamu sudah keterlaluan,kamu terlalu jahat,kamu bukan cuma ga pantas untuk jadi teman Maya tapi juga ga pantas untuk mendekati aku"


"ta-tapi Ri...."


Plaaakkk......


Rio menampar pipi Silva


"ini belum cukup untuk membayar semua perbuatan kamu Silva,silahkan nikmati detik² masa kebebasan kamu karena ga lama lagi kamu akan terkurung di sel tahanan"


"Rio...."


Silva menahan tangan Rio tapi Rio menepisnya.


Rio menarik tangan Maya dan pergi meninggalkan cafe tersebut.


"SHIT......"

__ADS_1


Silva langsung terduduk dan memukul meja.


__ADS_2