
Selesai makan Maya dan yang lainnya membersihkan halaman villa.
Young membereskan tempat pembakaran
Ori menyapu halaman
Bio merapihkan kembali bumbu ke tempatnya
Sen dan Maya mencuci piring kotor.
"biar aku saja"
"ga apa²,mencuci adalah tugas wanita"
"tapi kami yang mengundangmu"
"sebagai tamu bukankah aku harus tau diri" Maya melihat ke arah sen sambil tersenyum
Kembali sen terpukau melihat senyum Maya.
"kalian ini cocok sekali,yang satu mencuci yang satu menyimpan" tiba² ori datang
"Maya mau minuman hangat apa?aku akan buatkan"
"ori ini jago meracik minuman" sen menunjuk ori
"ga usah,aku akan pulang setelah ini"
"sayang sekali padahal malam ini cerah loh, bagaimana kalau minum² dulu sebentar?"
"tapi...."
"aku akan buatkan susu green tea" ori segera mengeluarkan bahan dan meracik minuman
Lima menit kemudian.
"selesai.... minumannya aku simpan di depan ya" ori menuju meja di teras dan meletakkan minuman Maya.
Selesai mencuci piring Maya dan sen menuju teras.
__ADS_1
"duduklah...." young bergeser dari duduknya memberi tempat untuk Maya
"haahh....." sen buru² duduk disebelah young
"sen ini untuk duduk Maya"
"Maya kalau duduk Deket kamu nanti ketularan loading" sen melipat kedua tangannya di dada
"ini masih banyak tempat kosong kok" Maya duduk disebuah kursi
"Maya bukannya kamu penyanyi di kota S ya?"
"haah....." Maya langsung melihat ke arah young
"kenapa kamu berhenti,apa kar......"
Ori menutup mulut young
"ayo kita bawa makanan didalam" ori menarik tangan young
"heeyy aku kan sedang bertanya sama Maya.."
"sudah....sudah....kita ambil makanan dulu" ori masih menarik tangan young
"ga apa²,sudah sewajarnya dia bertanya,bukankah kalian BOY'S X?"
"kamu kenal kami?" bio yang sedang main gitar langsung merasa bangga
"ga,aku bahkan ga tau lagu kalian,hanya saja aku pernah nonton konser kalian sekali itupun atas permintaan seseorang dan kamu kan yang waktu itu melempar bunga?" Maya menunjuk sen
"aahh....ya,aku juga ga tau bisa tepat banget bunga itu jatuh dipangkuan kamu"
Maya tersenyum manis.
"waktu itu aku ingin menolak tapi rasanya ga enak,manager bilang itu bagus untuk pamorku tapi....." Maya membuang pandangannya
"aahh....sudah malam,aku pamit dulu, terimakasih untuk pesta barbeque nya,mungkin lain kali kita pesta di tempatku.
"akan aku antar" sen langsung berdiri
__ADS_1
"pasti menyenangkan punya teman seperti mereka?"
"ga juga,kadang mereka ngeselin,bercanda mereka juga suka keterlaluan"
"tapi itu bagus agar kalian semakin akrab"
"Maya"
"heemmm" Maya langsung melihat sen
"pernah ga kamu mimipiin seseorang?bahkan orang yang ga kamu kenal"
"eemmm,ga pernah.aku juga kadang lupa mimipi apa semalam.kenapa?"
"ahh ga ada apa²,hanya saja aku selalu ingat mimpiku termasuk orang yang ada di mimpiku itu"
"ingatan kamu bagus berarti,sudah sampai" Maya berhenti
"Maya bagaimana jika besok pagi kota berolahraga,lari keliling?"
"semoga saja aku bisa bangun pagi"
"masuklah diluar dingin"
"iya, makasih banyak untuk semuanya" Maya menundukkan kepalanya
"selamat malam Maya"
"bye"
Maya hilang dibalik pintu.
Sen berjalan kembali ke villa.
"bagaimana sen?kalian ngobrol apa saja?" ori kepo
"aku lelah,ayo tidur" sen menaruh tangannya dipundak ori dan menariknya ke kamar.
"ayo cerita dulu sen"
__ADS_1
"Jangan gosip malam², cepat tidur"
"hhaahh....pelit....." young melempar bantal ke wajah sen