
Setelah semalaman sen mencari tau alamat Maya.maka pagi harinya sen sengaja bangun pagi sekali.dengan mengenakan topi dan sweater serta tak lupa kaca mata.sen tidak mau ribet sama penggemarnya.
Tanpa memberi tau yang lain sen pergi ke alamat dituju.
Sesampainya ditempat tujuan.sen melihat rumah Maya terlihat sepi.
"aahh maaf,apa benar ini rumahnya Maya?" sen bertanya sama orang yang kebetulan lewat
"benar,tapi dari kemarin rumah ini sepi,bahkan para wartawan juga sampai bosan dan ga kembali lagi"
"kalau boleh tau kemana Maya pergi?"
"aku ini bukan managernya maya yang harus tau Maya dimana dan sedang apa,kalaupun aku tau aku pasti sudah memberi tau para wartawan,aneh sekali kenapa orang² bertanya padaku kemana Maya pergi?" gerutu orang itu sambil pergi meninggalkan sen
"maaf...., kenapa dia jadi marah² begitu?cukup jawab ga tau kan beres.huuuhh.....pagi² ketemu orang yang salah" sen menggaruk kepalanya
"aku harus tanya siapa? sementara Nomor manager Maya juga sudah dihapus dari internet,ga ada informasi yang jelas"
Sen berjalan meninggalkan rumah Maya.
"aahh.... manager hotel" tiba² sen ingat sama manager hotel saat dia dan BOY'S X menginap.
Bergegas sen pergi menuju hotel.
Sen langsung menemui resepsionis.
"selamat pagi,apa managernya ada?aku ingin bertemu"
"baik, tunggu sebentar" resepsionis menghubungi managernya
"maaf pak ada yang ingin bertemu dengan anda,baik akan saya sampaikan" resepsionis menutup teleponnya
"maaf, silahkan menunggu diruang tunggu" resepsionis menunjuk meja yang ada di pojok.
"baik, terimakasih"
__ADS_1
Lima belas menit kemudian.
"selamat pagi,ada yang bisa saya bantu" manager hotel menghampiri sen
"pak,masih ingat aku?" sen membuka topi dan kaca matanya
"waaaahhh tuan sen,sungguh suatu kehormatan,apa kabar?"
"sstt.... jangan terlalu kencang,aku kesini untuk bertanya sama anda"
"silahkan tanyakan saja"
"apa bapak tau nomor ponsel managernya Maya?"
"maya....?mohon maaf,aku benar² ga tau"
"haaaahhh bagaimana ini?"
"beberapa hari ini Maya hilang dari peredaran, wartawan bilang Maya bersembunyi karena takut,sungguh pengecut.itu bukti kalau dia telah berbuat salah,sayang sekali cantik² tapi begitu murahan"
"bagaimana kalau kita ngopi dulu?"
"tidak terimakasih, kebetulan hari ini sangat sibuk, permisi" sen segera keluar dari hotel
"sempit sekali pikiran orang²,haahh aku harus kemana lagi?bahkan alamat manager Maya pun ga tercantum di internet"
Langkah sen lemas.
Kriiinng.....
"ya"
"kamu dimana sen?"
"aku sedang jalan² pagi,ada apa young?"
__ADS_1
"jalan² pagi aneh sekali, biasanya juga kamu jam segini masih tidur apalagi saat liburan"
"aku hanya butuh udara segar,aku pulang sekarang"
"ya sudah, cepatlah kembali jangan jauh² nanti kamu diculik baru tau rasa" young menutup teleponnya
"diculik...?"
Sen kembali ke villa
"haaahh...."
"darimana kamu?" manager berkacak pinggang
"habis jalan² sebentar"
"kenapa ga ngasih tau aku? bagaimana jika sesuatu terjadi sama kamu?aku yang akan disalahkan, lain kali sebelum pergi kemanapun kasih tau aku.mengerti...."
"iya baik"
"bikin khawatir saja"
"kamu sih,marah kan dia"
"aku hanya berjalan² young"
"iya tapi kan ga harus pergi diam²"
"siapa yang pergi diam²?"
"sen bukannya kita akan pergi ke danau berwarna?"
"ya,tapi aku mau istirahat sebentar ori"
"kalau gitu aku ganti baju dulu"
__ADS_1