Menikahi Arumi Pembantuku

Menikahi Arumi Pembantuku
Bab 11


__ADS_3

"Kenapa di kamar ini tidak ada sofa," ucap Arumi bingung


"Aku harus tidur dimana,sedangkan tuan ga mau dekat dengan aku," Arumi terus mondar mandir ia bingung memikirkan caranya karena hanya ada satu selimut,Tentu saja ini semua karena rencana Nita ibu mertuanya.


Jonathan yang baru masuk bingung melihat Arumi yang terus mondar mandir .


"Bisa diem ga sih, bikin kepala ku pusing,"


"Eh tuan maaf, tapi aku harus bagaimana disini tidak ada sofa,"


"ngomong kek dari tadi malah mondar mandir ga jelas,"


"Iya maaf,aku harus bagaimana tuan?"


"Ya sudah tidur di tempat tidur aja apa susah nya," kata Jonathan


"Tuan serius,emang ga jijik dekat sama aku,"


"Heh kamu itu buta ya,ini tempat tidur king size,jadi kamu tidur paling pinggir saja," ucap Jonathan dengan santai.


"Hem baiklah daripada harus tidur di lantai,"


kemudian Arumi duduk dipinggir sambil memandangi Jonathan yang sedang asyik balas pesan dengan seseorang.


"lebih baik aku tidur saja," kata Arumi dalam hatinya.


Tidak butuh waktu lama Arumi sudah terlelap dalam tidurnya.


"Bisa bisanya dia tidur duluan,tanpa mempedulikan ku,"


Pagi hari menyinari dua insan yang sedang terlelap dalam tidurnya, Jonathan merasa nyenyak dan nyaman dengan tidurnya tanpa ia sadari sedang memeluk Arumi.


Jonathan terbangun lebih dulu,ia baru tersadar dengan posisi tidurnya.


"Astaga kenapa aku memeluknya,untung aku sudah bangun duluan," ucap Jonathan lalu ia membangunkan Arumi namun Arumi masih nyenyak dengan tidurnya.


"Baiklah aku akan membangunkan mu dengan sesuatu," Jonathan tersenyum senang dengan perlakuan nya ia mengambil gayung lalu mengisinya dengan air.


Byurrrr


"Tidaaaaak," Arumi langsung terbangun dengan berteriak kemudian Jonathan langsung menutup mulut Arumi dengan tangan nya.


"Sial,diam kau! ini di rumah ibu,"


"Lagian ngapain tuan melakukan ini,aku jadi kaget kan,"


"Suruh siapa dibangunin susah bangun nya, cepat sana mandi terus temui ibu, hari ini ada saudara ku yang akan berkunjung,"


"Baiklah tuan," kata Arumi


"Ingat ya jangan panggil aku tuan,sekarang ubah panggilan ku,"


"Aku harus panggil apa tuan,"


"Terserah kau saja yang penting panggilan romantis,"


"Cih," kemudian Arumi masuk ke kamar mandi

__ADS_1


**


"Pagi Tante," ucap seorang pria yaitu keponakan nya Nita.


"Akhirnya kamu sudah Sampai Rafa,"


"Iya tan,sengaja aku pergi pagi pagi ingin cepat cepat ketemu Tante," ucap Rafa


"Ya sudah kalau begitu silahkan duduk Tante akan panggil Jonathan dan juga Arumi," kata Tante Nita lalu naik ke atas menuju kamar Jonathan.


"Arumi, seperti nama orang yang aku cintai,apa mungkin hanya sama dari namanya saja," ucap Rafa dalam hatinya.


Jonathan yang sedang sibuk dengan laptop nya seketika ia melirik Arumi yang baru selesai mandi.


Glek Jonathan langsung menelan ludahnya melihat punggung Arumi yang mulus namun Arumi tak menyadarinya apa mungkin ia lupa bahwa ada Jonathan yang sedang memperhatikan nya .


"Ah sial,diam kau bocil jangan bangun," ucap Jonathan sedang menahan adik kecilnya yang di bawah sana,karena Jonathan tak tahan lagi ia langsung masuk kedalam kamar mandi.


Byurrrr "Sialan ini gara gara dia,bisa bisanya bocil ku bangun," ucap nya sambil mengguyur badan nya .


"Kenapa dia lari ke kamar mandi,apa dia kebelet," Arumi bingung


toktoktok


"Jonathan,, Arumi,, apa kalian sudah bangun," ucap Nita dari luar .


kemudian Arumi langsung membuka pintunya "Sudah Bu,mas Jonathan lagi mandi,"


"Ya sudah kamu kebawah duluan,karena dibawah ada keponakan ibu,"


Rafa yang sedang menikmati kopinya ia terkejut melihat Arumi yang turun dari tangga bersama Tante nya.


Deg "Apa ini? benarkah dia," Rafa masih berkelut dengan pikiran nya.


"Nah itu Rafa ponakan Tante," Arumi langsung terdiam setelah melihat Rafa,Arumi ingin pergi sekarang juga tapi tidak mungkin ia melakukannya,bisa bisa nanti ibu mertuanya curiga.


"Arumi kenapa mata mu memerah," tanya Nita


"Ah tidak apa apa Bu,Arumi hanya kelilipan saja," katanya berbohong


"Kenalin Raf,ini menantu Tante namanya Arumi,cantik kan,"


kemudian Rafa mengulurkan tangan nya.


"Rafa,"


"Arumi,"


"Maaf ya Raf,Jonathan nya masih mandi biasalah pengantin baru suka bangun siang hehe,"


"Bu Arumi permisi dulu mau ke kamar mandi sebentar ya,"


"Oh ya udah iya sekalian panggil suami mu ya,"


"Iya Bu,"


**

__ADS_1


POV Arumi


Aku terkejut ketika ibu memanggil Rafa,aku teringat namanya yang dulu pernah ada di hati ku dan ternyata benar dia pria yang selama ini aku cintai,terakhir kali aku bertemu di supermarket sekarang aku bertemu disini,dunia memang sempit!


Bagaimana perasaan nya setelah melihat ku lagi,apa dia masih ada rasa sayang kepadaku,jujur aku masih sangat mencintainya karena dia pria yang ku kenal sejak kecil namun setelah dewasa kami dipisahkan oleh keluarganya karena hubunganku tak direstui oleh keluarganya.


Aku menangis disini di kamar mandi sambil menutup mulutku,aku tak ingin tuan Jo mendengarkan.


"Arumi kau sedang apa di dalam kenapa lama sekali,"


"Maaf mas aku kebelet,kamu pergi saja temui keponakan ibu mu,"


"dasar jijik, ya sudah aku pergi kebawah dulu," ucap nya.


lalu aku menghapus air mata ku dan ku ulang lagi make up yang luntur karena tangisan ku, aku tak mau Jonathan dan ibu mengetahuinya.


**


"Maaf Bu Arumi lama hehe,"


"Tidak apa apa sini duduk,"


"Oh iya Rafa kapan kau akan bekerja sama dengan perusahaan ku,"


"Mulai besok aku akan datang ke kantor mu,"


"Baiklah, jadi sementara kau akan tinggal dirumah ini dulu kan Raf biar gampang aku bertemu dengan mu," kata Jonathan


"Ya kalau Tante ngizinin,aku akan tinggal di sini," ucap Rafa


"Tentu saja dong Tante pasti ngizinin biar makin rame dirumah ini,"


"Terimakasih Tante,besok aku akan membawa barang barang ku," kata Rafa


"Rafa sangat terlihat biasa biasa saja di depan ku,apa dia sudah tak mengenali ku lagi," ucap Arumi dalam hatinya.


"Kalau begitu mari kita sarapan bareng, bi esih sudah menyiapkan makanan spesial untuk kita," kata Nita


"Em ya sudah Bu,Arumi mau ikut bantuin Bu esih buat siapin sarapan nya,"


"Ya boleh,"


"Arumi rajin sekali ya Tan," aku mendengar Rafa berbicara seperti itu apa dia sengaja.


"Iya dong Arumi ini memang menantu yang paling rajin,baik dan juga penurut ya kan Jo,"


"Iya Bu karena itu Jo sangat mencintainya,"


"What dia mencintai ku, pintar sekali dia berbohong," ucap Arumi dalam hati yang mendengar obrolan suaminya.


"Apa kamu dan Arumi sudah kenal lama," tanya Rafa pada Jonathan


"Tidak, Jonathan hanya kenal Arumi setelah jadi pembantu, Tante yang menjodohkan mereka,awal nya jonathan tidak mau tapi pada akhirnya Jonathan menerimanya. Ya kan Jo,"


"Iya Bu ini semua berkat ibu,"


"Jadi Arumi menikah karena dijodohkan,kalau begitu mereka belum tentu saling mencintai, apa masih ada kesempatan untuk ku. Aku masih mencintai mu Arumi,aku menunggu mu,setelah orang tua ku kecelakaan pesawat aku berniat menemui mu lagi Arumi karena tak ada yang menghalangiku lagi untuk mendapatkan mu," ucap Rafa dalam hatinya.

__ADS_1


__ADS_2