Menikahi Arumi Pembantuku

Menikahi Arumi Pembantuku
Bab 14


__ADS_3

"Rafa bagaimana? apa kamu sudah menemuinya,"


"Belum Tan aku sudah keliling disekitar kota ini,tapi aku tidak menemuinya," kata Rafa


"Kemana dia Raf,Tante jadi khawatir sama Arumi takut di culik,"


"Tante tenang saja besok Rafa akan mencari nya lagi,sekarang Tante tidur saja," Rafa sangat menyayangi Nita walaupun bukan ibunya namun Nita yang selalu perduli pada Rafa ia seperti menganggap anak kandungnya sendiri.


"Tapi Raf Tante ga enak hati, ini semua gara gara Tante,"


"Ini bukan salah Tante,tapi ini salah Jonathan," rasanya Rafa ingin marah pada Jonathan namun ia tahan.


"Sekarang Jonathan ada dimana," tanya Nita


"Mungkin masih mencari Arumi Tan,biarkan saja biar dia tanggung jawab.


"Ini semua salah Tante,gara gara Tante menjodohkan mereka berdua,"


"Sudah sudah Tante lebih baik tidur saja,besok kita cari bersama,"


"Terimakasih Raf," lalu Rafa menggandeng tantenya ke tempat tidur kemudian ia menyelimutinya,Rafa memang anak yang baik dan juga perhatian,ia menganggap Nita seperti ibunya sendiri begitu pun Nita,Nita tak menyangka dengan sikap Jonathan yang berbanding balik dari Rafa,padahal Jonathan anak kandungnya.


"Kak Arumi tidur sama aku ya," kata Lisna


"Terimakasih lis maaf ya kakak jadi ikut numpang,"


"Tak apa apa kak aku senang kedatangan kakak kesini,em kakak sudah menangis ya,"


"Em iya kakak hanya ingat keluarga kakak saja," katanya


"Ya sudah kak ayo tidur,ini sudah malam," kata Lisna


**


POV Arumi


Aku benar benar tak tahu arah jalan pulang,aku benar benar bodoh harusnya tiap aku pergi keluar mengingat jalan yang di lewati,bodoh nya aku sampai bisa numpang dirumah orang tapi untung nya mereka pada baik semua,aku janji suatu saat nanti akan membalas kebaikan mereka.


Dan aku benar benar kecewa pada suamiku,dia tega meninggalkan ku di sana,jujur aku sakit hati dengan sikap suami ku yang tak mempedulikan ku,apa ia akan mencari ku,apa ia akan mengingatku,apa ia akan merindukan ku,ternyata aku hanya berharap pada orang yang salah. Aku sudah lama menaruh hati pada suamiku dan aku juga sudah berusaha untuk membuatnya jatuh cinta padaku,tapi kenyataannya dia sama sekali tak memberikan hatinya kepada ku, apa kah aku harus bertahan dengan pernikahan ini,jujur setelah kecewa aku tak ingin melihat wajahnya lagi.


Setelah menginap dirumah devan, Jonathan langsung pulang ke rumah ibunya untuk menjelaskan sesuatu.


"Ibu," panggil Jonathan


"Ibu ada di kamarnya tuan,"


"Terimakasih Bi" kemudian Lila mengunjungi kamar ibunya.


"Ibu," Lalu Jonathan menghampirinya


"Ibu kenapa? apa ibu sakit," tanya Jonathan

__ADS_1


"Ibu rindu Arumi Jo, apa ku sudah menemukan nya,"


"Belum Bu dari semalam Jonathan mencarinya tapi Jo belum menemukan nya sampai sekarang,"


"Ini semua karena kesalahan kamu Jo,ibu sudah menitipkan Arumi kepada mu tapi kenapa kamu malah membiarkan nya,"


"Maafkan Jo Bu,ini semua salah Jo,"


"Sekarang ibu mau tanya sama kamu, apakah kamu tidak mencintai Arumi," jonathan diam menunduk ia bingung harus bilang apa.


"Jawab ibu Jo,"


"Jujur Rafa belum bisa mencintainya Bu,"mata Nita berkaca kaca setelah mendengarkan jawaban nya ternyata selama ini ia salah telah menjodohkan mereka berdua.


"Jika kau tidak mencintai nya kenapa membiarkan dia sendirian,pokonya besok Arumi harus ketemu ibu tak mau tahu," teriak Nita


"Iya iya Bu Jo besok mau cari dia lagi," ucapnya dengan malas.


Tiba tiba saja dari jauh Rafa langsung mendekati Jonathan lalu memukulnya.


"Sialan kau bilang mencarinya,tapi kau malah diam dirumah bawahan mu, pria macam apa kau," ucap Rafa geram.


"Apa? jadi Jonathan tidak mencari Arumi,"


"Tidak Tan dia malah berdiam diri dirumah Devan," ini membuat Nita pusing memegang kepalanya.


"Tante kenapa,"kata Rafa


"Argh sial dasar kau Devan," kemudian ia memukul dinding dengan keras.


Pagi hari ini Rafa pamit pada Nita untuk mencari Arumi kembali,begitu pun dengan Jonathan ia akan mencari nya juga setelah melihat ibunya marah baru ia sadar.


"Kau harus menemuinya dan bertanggung jawab Jo,jangan bohongi ibu lagi,"


"Ya Bu Jonathan pamit," dengan langkah yang malas ia memaksakan untuk pergi juga.


"dasar wanita yang selalu menyusahkan,ini membuat aku pusing,sekalian saja dia menghilang," ucap Jonathan dalam hatinya.


"Kakak sekarang mau kemana?"


"Aku minta kembali lagi ke mall yang kemarin," kata Arumi


"Baiklah ayok aku bonceng kak,"


"Apa kamu tak keberatan Lis,apalagi jaraknya jauh,"


"Tidak apa apa kak ayo aku antar,aku sudah biasa pergi jauh karena memang pekerjaan ku sebagai ojol,"


"Ah iya terimakasih ya Lis,maaf aku sudah merepotkan kamu dan juga keluarga mu,"


"Tidak apa apa kak," kemudian Arumi pamit pada kedua orang tua Lisna.

__ADS_1


"kalau aku tahu alamat rumah kakak aku bisa mengantarmu kak,"


"Em cukup ke mall kemarin saja,siapa tahu ada mertua kakak di sana,"


"Kakak yakin!"


"Ya semoga saja," katanya


"Aku tak habis pikir dengan suami kakak yang tega meninggalkan kakak di sana,"


"Ya begitulah sikap dia," mereka terus saja mengobrol diperjalanan sampai tidak terasa ternyata sudah sampai di tempat tujuan kemarin.


"Akhirnya sampai Lis,"


"Ia kak,tapi disini ramai sekali, yasudah kita tunggu di sana," kata Lisna


"Kamu pulang saja Lis,kakak ga apa apa disini sendiri," Arumi merasa tidak enak pada Lisna yang sudah mengantar dan mau menemaninya lagi.


"Tak apa apa kak sambil main disini kan," ucapnya.


"Aku harus mencari dia kemana,sepanjang jalan aku tak melihatnya,,huh apa aku ketempat mall kemarin saja ya," kata Jonathan lalu ia putar balik lagi,tak tahu kenapa perasaan nya menunjukkan bahwa Arumi ada di sana.


seketika Jonathan melotot melihat Arumi yang sedang tertawa bahagia bersama teman wanitanya.


"Sialan! ternyata benar dia di sini," Jonathan memukul setir mobilnya.


prok prok prok "Sudah merasa hebat ya," ucap Jonathan yang baru saja datang.


"Mas Jonathan," mata Arumi langsung berkaca kaca ia bahagia Jonathan menemuinya di sini,reflek Arumi langsung memeluknya .


"Mas aku merindukan mu,ternyata kau masih mencari ku mas terimakasih ya," Jonathan ingin marah sebenarnya namun ia tahan karena tak tega melihat Arumi menangis.


"Jadi dia siapa," tanya Jonathan


"Dia yang menolong ku mas,aku ke sasar jadi aku menginap dirumah dia,"


"Em begitu, terimakasih sudah baik pada istriku," ucapnya pada Lisna namun Lisna masih menganga melihat Jonathan yang menurutnya tampan dan sempurna.


"Ya sama sama tuan," ucap Lisna yang masih belum mengalihkan pandangan nya,Arumi hanya tersenyum melihat Lisna yang terpesona oleh suaminya.


"Lis terimakasih ya sudah menolong ku dan mengantarku kesini,"


"Sama sama ka,"


"Oh iya ini nomor ponsel kakak,nanti kita bisa saling bertemu jangan lupa hubungi kakak ya Lis,"


"Ya kak,kalau begitu Lisna pamit pulang duluan ya," ucap nya


"Hati hati dijalan Lis,"


"Ya kak,sampai ketemu nanti," kemudian Arumi melambaikan tangan nya.

__ADS_1


"Sini kamu," ucap jonathan ia langsung membawa Arumi menuju mobilnya dengan kasar.


__ADS_2