Menikahi Arumi Pembantuku

Menikahi Arumi Pembantuku
Bab 18


__ADS_3

"Kenapa dia lama sekali? apa dia sengaja menghindar dari ku,baiklah aku akan melakukan sesuatu," kemudian Jonathan mendatangi ruang ganti dan melihat Arumi yang sedang menunduk dengan melipatkan kakinya.


"Arumi," seketika Arumi terkejut ia langsung menutupi dada nya.


"Mas aku," tiba tiba saja Jonatan langsung menggendong Arumi ala bridal style.


"Mas lepas aku malu,"


"Diam," lalu Arumi dijatuhkan ditempat tidur nya.


Glek Jonathan sudah tak kuat melihat Arumi yang putih mulus serta ****.


"Ternyata dia juga tak terlalu buruk body nya sangat bagus melebihi Clara," ucapnya dalam hati.


Jonathan mendekatinya lalu ia mengecup bibir Arumi dan terjadilah permainan suami istri sampai Jonathan mengulangi beberapa kali yang membuat Arumi kewalahan dan bagian bawah nya yang begitu sakit luar biasa.


"Mas cukup,aku sudah tak kuat mas ini sakit sekali hiks hiks,"


"Satu kali lagi Arumi,ayo lakukan," Arumi hanya bisa menurut walaupun ia sudah menolak namun Jonathan tak pernah memberi nya ampun,sampai di puncak nya Jonathan mengeluarkan nya namun tiba tiba Arumi pingsan.


"Hei bangun kenapa dia pingsan segala,ah sial," kesal Jonathan sedangkan hasratnya masih menginginkan Arumi.


"Kenapa aku ketagihan,aku pernah melakukan dengan Clara tapi tak seperti ini rasanya apa Clara sudah tak virgin ini benar benar berbeda dengan Clara apa si Arumi ini memberi ku pelet," gumamnya "bisa bisanya dia membuat aku kecanduan,argh sial,"


Kemudian Rafa memakaikan baju Arumi lalu ia menyelimutinya. Pada akhirnya Rafa tertidur nyenyak setelah melakukan nya.


Pagi hari sudah pukul sembilan namun mereka berdua belum bangun.


"Tumben sekali mereka berdua belum bangun,apa Jonathan sudah melakukan nya dengan Arumi," seketika Nita langsung tersenyum bahagia akhirnya Jonathan menuruti keinginan nya.


sebenarnya Nita sudah tahu bahwa Jonathan tidak menggauli istrinya jadi ia sengaja membuat Jonathan dengan akalnya supaya Jonathan bisa membangun rumah tangga dengan bahagia.


Nita yakin setelah ini Jonathan pasti berubah.


"Auh sakit sekali hiks,aku ingin mandi namun badanku rasanya seperti digebukkin aw," Jonathan terbangun setelah mendengar Arumi yang kesakitan.


"Kau kenapa," tanya nya


"Aku sakit mas,aku ingin mandi tapi sakit jalan nya," Jonathan tersenyum manis.


"Kenapa dia senyum,sejak kapan dia bisa tersenyum," ucap Arumi dalam hatinya.


"Baiklah aku akan menggendong mu kekamar mandi,"


Tanpa butuh waktu lama Jonathan langsung menggendong Arumi ke bathtub.


"Terimakasih mas,"


"Kalau sudah selesai panggil aku,"


"Iya mas,"


kemudian Jonathan kembali ketempat tidurnya,ia melihat noda darah di seprainya lalu ia tersenyum.


"Jadi benar dia masih virgin," gumam nya "Ah baru kali ini aku mendapatkan yang masih virgin," ucapnya.


Brakkk


Arumi terjatuh,ia sudah selesai mandi namun ia sungkan untuk meminta tolong pada Jonathan pada akhirnya ia terjatuh.


"Arumi," Jonathan kaget melihat Arumi jatuh di lantai


"Mas pinggang ku sakit,tolong,"

__ADS_1


"Sudah aku bilang kalau sudah beres panggil aku,kenapa kau keras kepala sekali,"


"Maafkan aku mas," Jonathan merasa tidak tega melihat Arumi yang kesakitan lalu ia berinisiatif untuk memijitnya.


"Sakit ga," tanya Jonathan


"Sakit sekali mas,"


"Lain kali menurut pada ku,"


"Iya mas maaf," ucapnya


"Ya sudah aku akan mengambilkan sarapan untuk mu kau tak perlu turun ke bawah,"


"Terimakasih mas," Arumi berbaring di tempat tidurnya sambil meringis kesakitan.


"Jo,Arumi mana,"


"Dia ada dikamar Bu,dia ga bisa sarapan disini jadi aku mengambil untuknya,"


Nita tahu apa yang terjadi pada Arumi.


"Pasti semalam malam yang panas ya," ucap nya


"Apaan sih Bu,"


"Hehe ya sudah sana manjain istri mu ya," kata Nita kemudian Jonathan kembali ke kamarnya membawa satu piring sarapan untuk Arumi.


"Ini makan,"


"Terimakasih mas maaf aku merepotkan mu,"


"Makannya kalau tak mau merepotkan ku jangan keras kepala,"


"Ini minumnya,"


"terimakasih mas,"


"Cih dari tadi selalu terimakasih terus ga bosen apa kau mengucapkan itu terus,"


"Hehe iya mas maaf,"


"Maaf terus yang di ucapkan," Arumi tertawa setelah mendengar kan ocehan Jonathan


"Hahaha"


"Kenapa ketawa?"


"Kamu lucu mas,"


"Ya sudah aku akan berangkat kerja kau tak boleh pergi kemana mana tanpa izin dari ku,"


"Baik mas,"


kemudian Jonathan pergi berangkat untuk bekerja,ia harus berangkat pagi pagi karena jarak kantor dari rumah ibunya lumayan jauh,ia pun belum bisa kembali ke apartemen nya karena sang ibu belum mengizinkan nya.


"Bro ko hari ini beda sekali ya," tanya Devan


"Apa maksud mu?"


"Kau terlihat segar, apa kau sudah malam pertamaan,"


"Diam kau Devan Jangan sok tahu,"

__ADS_1


"Jujur aja kali bos,"


"Mana mungkin aku melakukan itu,dia bukan tipe ku," ucap nya


"Kalau begitu aku minta dia jadi istri ku saja soalnya dia wanita baik baik dan sepertinya dia masih virgin," canda Devan


"Diam kau jangan pernah membayangkan istriku,"


"Cie sudah mulai jatuh cinta ya,"


Peletakkk jonathan menyentil kening Devan yang masih terus menggodanya.


"Pagi," tiba tiba Rafa baru saja datang kemudian ia duduk di depan Jonathan.


"Ini berkas kerja sama kita,"


"Terimakasih," ucap Jonathan setelah kepergian Rafa rasanya ia ingin marah pada Rafa , karena sudah beraninya memeluk Arumi.


"Arumi," panggil Nita yang sudah berada didepan kamar anak nya.


"Ya Bu masuk saja,pintunya tidak dikunci,"


"Baiklah,"


ceklek


"Kau kenapa sayang?" ucap Nita dengan khawatir


"Aku jatuh dikamar mandi Bu,"


"Apa sakit?"


"Udah mendingan sih Bu,tadi mas jo memijit ku,"


"Em bagus lah kalau dia sadar apa yang harus di lakukan nya,"


"Aku merasa aneh dengan suami ku Bu,"


"Kenapa dia?"


"Aku ga tahu tiba tiba pagi tadi dia berubah menjadi lembut," ucap Arumi


"Ya kalau begitu bagus dong berarti kamu berhasil membuatnya berubah,"


"Iya Bu mudah mudahan saja mas Jonathan berubah,"


"Iya sayang," Nita terkejut melihat tanda merah di tengkuk Arumi namun ia merubah ekspresi nya yang tadinya terkejut menjadi tersenyum.


"Dasar anak ga tahu diri terlalu brutal memperlakukan istrinya," ucapnya dalam hati.


"Ya sudah Arumi ibu kebawah dulu ya,kamu cepat sembuh ya,"


"Iya Bu terimakasih maaf Arumi sudah merepotkan ibu,"


"Tidak sayang kamu harus istirahat total jangan melakukan apa pun, dan kalau ada sesuatu telpon saja ibu,"


"Baik Bu,"


Kemudian Nita meninggalkan Arumi


"Yes akhirnya anak ga tau diri itu sudah melakukan kewajiban nya walaupun sampai membuat istrinya sakit,tapi nanti juga sembuh dengan sendirinya," Ada ada saja memang ibu mertua yang satu ini.


Jangan lupa like & komen nya ya beri masukan untuk author

__ADS_1


__ADS_2