
POV Arumi
Pagi ini aku membawa satu karton barang barang pemberian Rafa, akan ku simpan di ruangan nya. Baru saja sampai di pintu ruangan nya namun pintunya tak bisa di buka, tidak seperti biasanya padahal udah siang tapi pintu ruangan Rafa masih terkunci.
Ku tanya pada scurity yang baru saja lewat.
"pak maaf, kok ruangan pak Rafa masih di kunci ya?"
"iya bu, karena pak Rafa sudah pulang ke luar negri jadi dia tidak bekerja di perusahaan ini karena sudah selesai."
"oh begitu ya pak, terimakasih!"
Aku tak menyangka Rafa sudah tidak ada disini, ada rasa bersalah ku padanya, aku hanya ingin mengucapkan terimakasih padanya tapi dia sudah pergi, ku ambil ponsel ku dari saku lalu ku cari nama Rafa di kontak ku dan ku tekan tombol hijau. Namun Rafa sudah tidak bisa di hubungi nomornya tidak aktif, semarah inikah Rafa pada ku.
"Arumi," aku di kejutkan dengan suara yang tak asing.
"ada apa tuan Jo!"
"kamu mencari Rafa ?"
"tidak kok!"
"lalu kenapa kamu masih berdiri di ruangan nya!"
"ah iya maaf saya lupa," ku angkat kembali karton yang kubawa, tapi Jonathan malah menghentikan langkah ku.
"aku tahu kau ingin bertemu Rafa !" ucap nya.
Aku tak menghiraukan ucapan nya lagi, aku ingin kembali ke tempat kerja ku sekarang juga.
"Arumi !" lagi lagi jonathan memanggil ku.
"ada apa lagi," aku kesal sama dia, tapi bagaimana pun dia adalah bos ku.
"Rafa menitipkan pesan untuk mu," seketika hatiku kembali bahagia setelah mendengat Rafa berarti Rafa masih peduli pada ku, lalu aku mendekati jonathan! ingin tahu Rafa menitipkan pesan apa padanya.
"pesan apa jo, aku ingin tahu!"
"kalau begitu mari kita bicarakan ini di taman!"
"baiklah," kemudian aku memasuki mobil mas jonathan untuk pergi ke taman, biarkan saja teman kerja ku tahu bahwa aku pergi bersamanya, karena barusan aku melihat Santi, sepertinya dia curiga padaku. Tapi biarkan saja lah tak perlu ada yang di tutupi bahwa kenyataan nya mas jo mantan suami ku.
Setelah sampai di taman Jonathan mengajak ku duduk di kursi panjang.
"Mas apa kata Rafa,"
"kamu ga sabar ya, sangat ingin tahu."
"iya mas, aku merasa bersalah padanya, kenapa dia harus pergi ke luar negri! apa dia begitu membenci ku mas?"
"tidak dia tidak membenci mu, tapi dia mau menata hatinya lagi di sana! rasa sakit hati mungkin masih ada, tapi Rafa sangat menyayangi mu Arumi."
__ADS_1
"benarkah!"
"iya dia mengirimkan video untuk mu lewat aku." kemudian jonathan memberikan ponselnya pada ku lalu ku putar video itu.
Arumi aku minta maaf atas kesalahan ku, ucapan ku yang membuatmu sakit hati, aku minta maaf! aku tahu kamu pasti menolak lamaran ku karena ku tahu kamu masih mencintai mantan suami mu, maaf aku harus pergi! aku ingin menata hati ku lagi. Aku mengikhlaskan mu kembali pada mantan suami mu, Arumi,, kembali lah pada jonathan dia pria yang baik untuk mu, dia yang pantas untuk melindungi mu. Kembali lah padanya! aku juga ingin kau bahagia bersamanya, aku menyayangi mu seperti aku menyayangi keponakan ku juga(jonathan). Aku pamit ya, kamu jangan mencari ku lagi, aku baik baik saja disini.
begitulah isi dari video yang Rafa kirim pada jonathan. Arumi menangis sejadi jadinya, kenapa Rafa harus pergi jauh darinya.
"mas aku merasa Rafa pergi jauh dari ku."
"ya ini demi kebahagiaan mu arumi, ia juga ingin melihat mu bahagia. Sudah jelaskan di video itu Rafa tak membenci mu jadi kamu jangan menangis, ada aku di sini."
Lalu Jonathan memeluk Arumi memberi kenyamanan pada arumi untuk meluapkan kesedihan nya.
"Arumi!" panggil Santi yang melihat arumi baru saja datang.
"ya ada apa?"
"kenapa kau tak bilang pada kami kalau kau mantan istrinya tuan jonathan!" ucap Rully.
"maafkan aku belum memberitahu soal ini!"
kemudian santi mendekati Arumi.
"padahal ga apa apa kau bilang saja Arumi, kamu sangat cocok dengan mantan suami mu kenapa kamu berpisah dengan nya. Kembali lah padanya, aku akan mendukung mu," ucap santi, ia mendengar penjelasan ini dari Nita karena Nita datang ke kantor untuk melihat perusahaan nya.
"iya aku minta maaf mbak!"
tapi entah kenapa dengan mereka yang ingin membuat ku kembali padanya!
Aku melihat jonathan menghampiri ku, ada apa dia kesini? tak seperti biasanya dia menemui ku di sini.
"Arumi!"
"ya tuan ada apa?"
"mari ikut dengan ku, ibu ingin kau menemuinya!"
"tapi pekerjaan ku belum beres!"
"tak apa apa mbak, biar aku saja!" ucap Rully.
Lalu Jonathan menarik tangan ku, ini membuat ku malu, semua karyawan melihat ku dengan tatapan tak percaya.
"mas lepaskan tangan ku, aku malu."
"biarkan saja biar semua orang tahu,"
Aku pun masuk ke dalam mobil jonathan, begitupun jonathan melajukan mobil nya.
"Arumi, akhirnya kamu datang juga!"
__ADS_1
"ibu! ada apa memanggil Arumi kesini, apa sedang ada acara?" aku melihat banyak bunga mawar di sekitar ku.
"kamu duduk dulu sayang!"
"tapi uni sedang ada acara apa bu, kenapa bi esih pun berpakaian rapih?"
"nanti juga kamu tahu!" ini membuat ku penasaran sebenarnya ada apa, kenapa semua orang dengan penampilan mewah, ada acara apa ini?
Aku melihat jonathan yang turun dari tangga,menggunakan jas biru dengan membawa sebuket bunga mawar di tangan nya.
"bu apa Jonathan mau menikah?"
"iya dia mau melamar seseorang!" ucap nya. Tapi siapa yang akan dia lamar? disini hanya ada orang rumah saja, tak ada orang luar.
jonathan semakin menghampiri ku dengan senyum manisnya.
"Arumi! mau kah kamu menerima bungan ini!" ucap nya.
"apa maksud mu mas?"
"mau kah kamu menjadi istri ku lagi, aku berjanji tak akan menyakiti mu lagi!"
Aku masih belum percaya dengan ucapan jonathan kenapa dia tiba tiba melakukan semua ini? lalu aku melirik ibu, namun ibu hanya tersenyum pada ku.
"mau kah kamu menerima ku lagi Arumi," air aku meneteskan air mata ku, ada rasa bahagia dan juga sakit hati di dalam hati ku, aku jadi teringat lagi tentang pahit nya rumah tangga ku, namun ku lirik ibu yang selalu ada untuk ku, ibu yang seperti orang tua kandung ku, rasanya aku tak tega jika aku harus menolaknya. Aku juga melihat Jonathan dengan senyum yang tulus, apa jonathan benar benar mencintai ku lagi seperti aku mencintainya.
"Maaf mas, aku tak bisa," ucap ku, seketika itu juga bunga yang ada di tangan nya jatuh dan begitu pun ibu yang tersenyum bahagia tiba tiba menjadi rau wajah yang sedih. Lalu aku melanjutkan kata kata ku lagi.
"maaf mas aku tak bisa kalau aku menolak mu!"
"maksud mu?" jonathan masih bingung dengan ucapan ku.
"Aku mencintai mu mas, aku akan kembali pada mu lagi." seketika itu jonathan dan juga ibu memeluk ku!
"terimakasih sudah menerimaku lagi Arumi," ucap jonathan dengan mata berkaca kaca.
"terimakasih juga sudah mau menjadi menantu ibu lagi, ibu sangat menyayangi mu seperti anak kandung ibu sendiri!" aku pun ikut terharu dengan rencana nya, mungkin ini rencana tuhan untuk menjodohkan aku dengan mantan suami ku lagi, semoga jodoh ku bersama mas jonathan selamanya.
Lalu mas Jonathan menyematkan cincin di jari ku.
"mari kita menikah, mari hidup bersama dengan ku lagi!" aku pun mengangguk dengan ucapan mas jonathan lalu ia mengecup punggung tangan ku dan juga kening ku.
"cieeee," ucap semua orang yang ada di rumah ini, mereka pun ikut terharu.
Mau lari kemana pun jika kita sudah ditakdirkan untuk berjodoh maka kita akan tetap di persatukan kembali walaupun harus melewati badai dalam rumah tangga.
**Selesai.
maaf ya kalau endingnya tak sesuai ekspektasi, karena memang menyesuaikan dengan judulnya yang harus kembali ke pemeran utamanya**.
mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam penulisan ataupun alur ceritanya. Aku ucapkan terimakasih kepada pembaca yang sudah setia dengan cerita ku "menikahi arumi pembantuku".😘
__ADS_1