
Jonathan langsung pergi keluar mencari pak Mul.
"Ada apa Jo," tanya Nita sang ibu
"Dimana pak Mul Bu?"
"Ada di dapur sedang makan,emang nya ada apa sih,"
"Sesuatu,ibu tak perlu tahu," kata Jonathan
kemudian Jonathan mencarinya ke dapur ternyata pak Mul baru selesai sarapan dengan bi esih istrinya.
"Pak Mul,"
"Ya tuan ada apa,"
"Sini sebentar,aku mau bicara diluar saja,"
"Baik tuan," Rasanya Nita ingin menguping apa yang sedang di bicarakan oleh anaknya.
"Pak Mul tolong belikan ponsel terbaru untuk Arumi ini gunakan kartu nya."
"Baik tuan,saya berangkat sekarang,"
"Jangan lama ya pak Mul nanti istri saya marah," ucapnya
pak Mul yang mendengarnya pun merasa aneh dengan tingkah tuan nya itu.
"Jonathan," panggil Nita
"Ada apa sih Bu,"
"Kamu nyuruh pak Mul kemana?"
"Cih ibu selalu saja kepo," ucap Jonathan tanpa mempedulikan ibunya ia langsung kembali ke kamarnya,namun Arumi masih di bawah selimut tebal nya.
"Apa dia tidak gerah masih di bawah selimut, ternyata dia pemarah juga," gumamnya,padahal Arumi tertidur di bawah selimutnya.
Tak butuh waktu lama pak Mul sudah kembali namun ia di cegat oleh Nita karena jiwa penasaran nya ia ingin tahu.
"Tunggu pak Mul,"
"Ya nyonya ada apa?"
"Itu apa yang dibawa,"
"Oh ini ponsel terbaru buat Arumi nyonya,tadi tuan Jo nyuruh saya untuk membelinya,"
"Oh gitu ya sudah langsung antarkan ke kamarnya."
"Baik nyonya saya permisi,"
"Oh jadi Jonathan membelikan Arumi ponsel baru,ya bagus lah kalau dia sadar," ucap Nita
toktoktok"Tuan ini saya pak Mul," kemudian Jonathan membuka pintunya lalu ia mengambil ponselnya serta kartunya.
"Tunggu dulu pak Mul," Jonathan mengambil uang lembaran untuk pak Mul
__ADS_1
"Ini bonus buat pak Mul,"
"Maaf tuan ini kebanyakan?"
"Ambil saja pak Mul,"
"Terimakasih tuan,"
"Sama sama," ucap nya.
Jonathan langsung membuka selimut Arumi,Jonathan melihat Arumi yang tertidur dengan nyenyak nya.
"Aku bangunkan saja supaya dia senang," ucapnya.
"Arumi bangun,"
"Emm ada apa sih mas,"Arumi masih memasang wajah kesalnya.
"Ini buat kamu," kata Jonathan
"Apa ini?"
"Hadiah dariku,buka saja,"
"Ini ponsel keluaran baru mas?"
"Iya itu buat kamu,maafkan aku sudah membuat ponsel mu rusak jadi aku ganti dengan ini semoga kamu senang,"
"Ini kemahalan mas,kenapa ga beli yang murah saja seperti ponsel ku,"
"Dih sombong sekali,"
"Disini sudah ada nomor ponsel ku, kamu tinggal masukkan nomor ibu dan juga ibu mu,"
"Terimakasih ya mas,sebenarnya aku tidak marah aku hanya kesal aja sama mas,"
"Aku tau ko,"
"Mulai sekarang kamu bisa menghubungi mas lewat nomor ini,"
"Baik mas," kata Arumi
"Oh iya besok aku akan pergi ke Amerika untuk menyelesaikan perusahaan di sana."
"Kenapa mendadak sekali mas?"
"Ya karena ini sedang ada masalah jadi aku harus berangkat besok," tapi kenapa hati Arumi sedih tidak ingin ditinggal Jonathan.
"Kamu hati hati ya mas,apa ibu sudah tahu,"
"Belum nanti aku akan memberitahu nya,"
"Iya mas,"
"Ya sudah kalau begitu ayok kita temui ibu," Ajak Jonathan pada Arumi
"Apa kamu masih sakit arumi?"
__ADS_1
"Udah ga sakit lagi ko mas,"
"Em kalau begitu aku bisa melakukannya lagi kan," godanya
"Jangan mas aku mohon kalau soal itu masih sakit,"
"Hahaha aku hanya becanda Arumi," tiba tiba saja Arumi mencubit lengan Jonathan ia kesal dengan suaminya yang selalu menggodanya,mereka terus berlari dengan membalas perbuatan nya masing masing. Sampai Jonathan tersadar dengan tingkah nya sendiri.
"Kenapa sekarang aku senyaman ini dengan Arumi,apa hati ku sudah mulai mencintainya?" ucapnya dalam hati.
peletakkk Arumi menyentil kening Jonathan ia merasa puas dengan pembalasannya.
"Arumi," teriak Jonathan
"Maaf mas kelepasan,lagian mas kenapa diam sih jadi kena kan,"
"Sudah aku mau istirahat,capek juga lari lari," ucapnya
"Ya sudah kamu disini saja,aku mau menemui ibu,"
"Ya mas,"
"Ada apa Jo?"
"Ibu besok aku harus ke Amerika menyelesaikan pekerjaan ku di sana,"
"Kenapa mendadak sekali Jo,bagaimana dengan Arumi,"
"Kan ada ibu! Jo minta ibu jagain dia,"
"Cie yang udah jatuh cinta," ucap Nita
"Apa sih Bu ga lucu ,"
"Oh iya Jo kenapa ga Devan saja yang kesana?"
"Tidak bisa Bu,ini masalah besar harus aku yang menyelesaikan nya," sebenarnya Jonathan juga malas untuk pergi tapi bagaimana lagi karena ini tanggung jawabnya.
"Ya sudah kamu hati hati ya,nanti ibu siapkan koper kamu," kata Nita
"Tidak perlu,Arumi sudah menyiapkan nya, kalau begitu Jo kembali ke kamar dulu,"
"Iya Jo," kemudian Jonathan pergi menuju kamarnya.
"Anak itu sekarang sudah mulai berubah, terimakasih Tuhan! aku ga salah menjodohkan mereka ternyata Arumi memang wanita paling tepat untuk Jonathan,semoga saja Arumi secepatnya diberikan keturunan biar Jonathan makin tambah sayang padanya," gumamnya.
"Arumi tolong bantu aku menyiapkan keperluanku untuk besok,"
"Baik mas sini biar aku saja,"
"Terimakasih," kata Jonathan
"Memang nya berapa lama mas di sana?"
"Kalau pekerjaan nya selesai paling 2 hari juga pulang, apa kamu merindukan ku? tanya Jonathan
"Em i iya mas hehe," Jonathan tersenyum hanya mendengar ucapan Arumi yang sederhana saja sudah membuatnya melayang layang.
__ADS_1