Menikahi Arumi Pembantuku

Menikahi Arumi Pembantuku
Bab 13


__ADS_3

"Ya sudah kalau begitu kalian bisa pulang berdua," kata Nita


"Tapi Bu aku sedang ada urusan,bisakah Arumi pulang dengan ibu,"


"Alasan saja kamu Jo,pokonya kalian pulang berdua sekarang ibu mau pulang sama Rafa,"


kemudian Nita meninggalkan Arumi dan Jonathan ia langsung mengajak Rafa untuk pulang.


"Tante Arumi mana?"


"Dia pulang sama suaminya,"


"Apakah Jonathan ada di sana Tan,"


"Ya iyalah ada,memang nya siapa lagi kalau bukan Jonathan,"


"Hem ia juga,"


"Sudah ah sekarang anter Tante pulang,"


"Baik Tan," sebenarnya Rafa tak suka Jonathan ada di sana,rasanya ia ingin memisahkan mereka berdua.


"Mas setelah ini kita mau kemana,"


"Malah nanya lagi,kamu tadi kesini sama ibu,sekarang malah mau sama aku,ga tau diri,"


"Maaf mas kan ini disuruh ibu,ya aku nurut aja kan,"


"Sejak kapan panggilan ku jadi mas," ketus Jonathan


"Aku jadi terbiasa dengan panggilan itu mas,"


"Cih terserah kau saja lah," kemudian Rafa pergi meninggalkan Arumi begitupun Arumi dibelakang berlari mengejar Jonathan.


"Mas pelan pelan dong jalan nya," rengeknya


"Makanya kamu yang cepetan,lebay banget sih,"


"Memangnya kita mau kemana mas?"


"Ga perlu tahu, kamu pulang saja sendiri," ucap nya


"Tapi aku ga tahu alamat pulang nya mas,ini terlalu jauh dari rumah ibu," Jonathan terus saja melangkah tanpa mempedulikan Arumi lalu ia masuk kedalam mobilnya.


"Mas buka pintunya,jangan tinggalin aku," kata Arumi yang terus saja mengetuk kaca mobilnya.


"Mending tinggalin aja lah,males banget gue jalan sama dia," kata Jonathan dalam hatinya.


"Masssss," teriak Arumi,lalu ia menangis karena tidak tahu arah pulang


"Aku harus pulang bagaimana,aku ga uang dan juga handphone hiks hiks dia tega sekali meninggalkan ku disini," kemudian Arumi menyusuri jalan,ia melihat mobil jonathan pulang ke arah sini. sudah satu jam Arumi masih berjalan namun ia masih belum menemui jalan pulang nya.

__ADS_1


"Apa aku salah jalan,kenapa aku tak kenal jalan kesini,"


Jonathan yang sudah sampai dirumah ibunya,ia tidak mengingat Arumi dan meninggalkan nya.


"Jo,Arumi mana," sejenak Jonathan diam ia baru sadar meninggalkan Arumi di mall.


"Dimana Arumi Jo,jawab ibu,"


"Maaf Bu Arumi tertinggal di sana,"


"Bagaimana bisa hah,mall itu jauh dari sini bagaimana kalau dia ga tau jalan pulang,"


"Maaf Bu aku akan menjemputnya lagi,"


"Astaga kau benar benar membuat ibu marah Jo, ibu mohon tolong jaga Arumi kenapa kamu meninggalkan nya Jo,"


Rafa yang baru saja keluar dari kamarnya ia langsung menghampiri Tante nya dan juga Jonathan.


"Ada apa ini," Tanya Rafa penasaran.


"Arumi ditinggal di mall tadi,ini semua karena Jonathan,kamu benar benar anak ibu yang kurang ngajar," teriak Nita.


"Maafkan Jonathan Bu,Jo janji akan menemuinya," tiba tiba Rafa langsung pergi dan mengendarai mobil nya.


"Ibu tak habis pikir sama kamu Jo," Jonathan melihat ibunya menangis ia merasa tidak tega lalu ia juga pergi mencari Arumi.


"Kamu dimana Arumi,aku mencari mu," Kata Rafa ia benar benar khawatir pada Arumi "ini semua gara gara Jonathan," ia mengepalkan jari tangan nya dengan erat lalu memukul setir mobilnya.


Arumi kelelahan sudah jauh ia berjalan dari mall tadi,jadi ia numpang istirahat dulu di mesjid yang ada di pinggir jalan.


"Nona kau kenapa," Tanya seorang kakek tua yang mau ke mesjid.


"Saya ikut istirahat dulu di sini ya pak, soal nya saya lemes belum makan,"


"Ya sudah nona saya antar kerumah saya,disana ada istri saya dan juga anak anak saya,"


"Terimakasih pak, tapi maaf saya merepotkan bapak," kata Arumi sungkan


"Tidak apa apa,mari saya antar," kemudian Arumi mengikuti kakek itu dari belakang.


"Nah ini rumah saya, assalamualaikum,"


"Waalaikumsalam," ucap seorang wanita yang seumuran dengan Arumi dia adalah anak dari kakeknya.


"Bapa bawa siapa?" tanya Lisna yang melihat Arumi kelelahan


"Ini tolong kamu jamu dia,bapa mau ke mesjid dulu,ibu mu mana ?


"Ibu masih ibadah dulu pak,ya udah kak mari masuk,"


"Terimakasih,maaf saya merepotkan mu,"

__ADS_1


"Tidak apa apa silahkan duduk dulu saya mau buatkan teh buat kakak,"


"Terimakasih Lisna," ucap Arumi


"Ada siapa Lis," tanya ibu Lisna yang baru selesai ibadah.


"Itu ada tamu Bu, ibu temui dulu sana," Arumi merasa tidak enak numpang dirumah orang namun harus bagaimana lagi karena ia lelah dan juga lapar sekarang sudah malam namun Jonathan masih tak kembali.


"Nama mu siapa nak," Ucap ibu Lisna


"Saya Arumi Bu,tadi saya ketemu bapa dimesjid jadi saya disuruh kesini sama bapa,"


"Oh begitu,ya sudah diminum dulu,"


"Terimakasih buk," Lisna memperhatikan Arumi yang sepertinya dari keluarga berada dari penampilan nya saja Lisna sudah bisa menebak nya.


"Kakak ini darimana, apa kakak tak tau jalan pulang,"


"Saya sudah dari mall sama mertua saya,tapi mertua saya sudah pulang dulu jadi saya pulang sama suami," kata Arumi


"Terus kakak kenapa bisa kesasar dan suaminya mana?" tanya Lisna


"Saya ditinggalin sama suami saya, saya ga tau arah pulang soalnya mall dari rumah mertua saya sangat jauh,"


"Astaghfirullah ada ada aja suami kakak ini," Arumi sudah tak kuat menahan lapar sementara ibu Lisna melihat tangan Arumi yang bergetar karena menahan lapar.


"Kalau begitu mari kita makan dulu, hari ini ibu masak banyak," mata Arumi berkaca kaca ia bahagia karena menemui orang yang baik.


Setelah selesai makan Arumi langsung mencuci piring dan membereskan semua pekerjaan didapur.


"Kakak biar aku saja,tidak usah ngerjain ia ini semua,"


"Tidak apa apa Lis,kakak harus balas apa untuk kebaikan mu jadi kakak hanya bisa membantu sedikit,"


"Kakak ga usah sungkan disini,anggap saja ini keluarga kakak,"


"Terimakasih Lisna," ucapnya.


Disisi lain Jonathan bukan mencari Arumi ia malah pergi ke rumah Devan.


"Lu cari sana istri lu,"


"Gue males,biarin aja lah paling juga ke sasar," kata Jonathan santai


"Tapi kan kasian dia, walau begitu ia tetap istri lu Jo,"


"Tau ah gue pusing, biar si Rafa aja yang nyari lagian kata ibu Rafa juga sedang mencarinya,"


"Astaga Jo bisa bisanya kamu seorang suami malah diam aja, eh malah si Rafa yang bukan siapa siapa nya,"


"Biarin aja lah,gue ikut nginep disini biar ibu tahu bahwa gue lagi nyari si Arumi,"

__ADS_1


"Awas aja lu Jo kalau nanti Arumi di ambil orang lain,nanti lu yang nyesel," kata Devan yang kesal dengan bos nya.


"Terserah lah!"


__ADS_2