Menikahi Arumi Pembantuku

Menikahi Arumi Pembantuku
Bab 24


__ADS_3

Jonathan melemparkan semua kertas kertas yang ada di meja kerjanya.


"Ada apa bro," tanya Devan


"Aku ingin membunuhnya."


"Siapa? maksud mu Rafa?"


"Siapa lagi kalau bukan dia,argh..tolong bereskan semua kertas ini," ucapnya pada Devan.


"Ada ada aja,malah gue jadi yang beresin," gerutu Devan.


Arumi sedang mempersiapkan bajunya untuk di bawa ke rumah ibunya,ia diam diam ia ingin menghindari Jonathan,namun rencananya gagal karena Nita melihatnya.


"Arumi kamu mau kemana?"


"Ah ibu sejak kapan disini,"


"Baru saja, kamu kenapa bawa baju sebanyak ini Arumi, memang nya kamu mau menginap lama di sana?" Arumi menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal ia ga tau harus menjelaskan apa pada ibu mertuanya.


"Arumi hanya nginap dua hari saja ko, ini bajunya mau di taro lagi Bu sepertinya kebanyakan ya hehe,"


"Ya iya lah ini mah kaya yang mau kabur aja, ada ada aja kamu itu,"


"Hehe iya Bu dasar aku ini,"


"Itu pak Mul sudah menunggu mu di bawah,"


"Iya Bu ini sebentar lagi juga beres," niatnya ingin menghindari Jonathan tapi malah ketahuan ia terpaksa merapihkan kembali bajunya ke dalam lemari.


"Aku udah beres Bu, ya sudah aku mau berangkat sekarang ya Bu,"


"Iya,apa kamu sudah memberi tahu Jonathan," tanya nya.


"Sudah kok Bu," Arumi mencoba untuk berbohong yang ke dua kalinya.


"Oh ya sudah hati hati dijalan ya nak," kemudian arumi mencium tangan Nita lalu masuk kedalam mobil yang di kendarai pak Mul.


"Maaf mas aku harus pergi,kali ini aku tak ingin bertemu dengan mu dulu karena kamu membuat aku kecewa mas," ucapnya dalam hati dengan air mata di pipinya.


"Nona kenapa?" Tanya pak Mul


"Tidak apa apa kok pak,aku hanya ingat sama ibu aja,"


"Oh begitu,sebentar lagi juga sampai non,"


Hanya menempuh waktu 20 menit saja,karena jarak dari rumah Bu Nita tidak jauh dengan tempat tinggal nya.


"Terimakasih ya pak Mul,"


"Sama sama non kalau begitu saya pergi lagi,nanti kalau ada apa apa bisa hubungi saya,"


"Iya baik pak Mul," Arumi yang masih di halaman rumah ibunya masih berdiam diri di sana sambil membayangkan masa masa kecilnya.


toktoktok "Assalamualaikum,"

__ADS_1


"Waalaikumsalam,Arumi," Bu Retno langsung memeluk Arumi ia sangat merindukan nya,semakin hari Bu Retno semakin sehat Arumi sangat senang dengan ke adaan ibunya yang sekarang.


Ternyata ibu mertuanya menepati janji nya untuk merawat dan mengobati ibunya.


"Bagaimana kabar ibu?"


"Ibu sehat nak,ibu sudah bisa beraktifitas ibu sangat bersyukur,"


"Alhamdulilah maafkan Arumi baru bisa melihat ibu kesini,"


"Tak apa apa nak yang penting kamu sehat dan bahagia di sana tak perlu memikirkan ibu yang disini," kata Bu Retno.


"Ibu jika kau tahu anak mu ini tersiksa dengan pernikahan nya mungkin ibu akan syok mendengar nya," ucapnya dalam hati.


"Arumi kenapa melamun? kemana suami mu?"


"Mas Jo masih kerja Bu dia sangat sibuk dikantornya,maaf ya Bu mas Jo belum bisa kesini,"


"Tak apa apa Arumi walaupun kamu kesini sendirian ibu sudah senang kok,oh iya ibu membuatkan makanan kesukaan mu rendang sapi,"


"Terimakasih ibu,"


**


"Bagaimana? apa kau sudah mendapatkan hasilnya?" ucap Jonathan yang sedang menelpon bawahan nya.


"Maaf tuan sejauh ini saya belum menemukan kecurigaan pada nona Clara dia tak pernah kencan dengan pria mana pun," kata Joni orang suruhan nya Jonathan.


"Oh ya sudah kalau begitu kau pantau saja dari jauh,"


"Apa benar Clara setia pada ku,tapi kenapa rasanya berbeda dengan Arumi," Jonathan masih terus berpikir tentang kejadian malam itu.


**


"Joni bagaimana dengan Jonathan,"


"Dia menanyakan kegiatan mu disini Clara,"


"Hahaha ternyata dia sudah mencurigai ku Jon,jangan sampai dia tahu tentangku maka aku akan memberikan mu uang lebih besar dari ini," kata Clara


"Siap,mana yang bayaran nya lebih maka aku akan memilih yang lebih besar," ucap Joni


Ternyata Joni bersekongkol dengan Clara demi hubungan nya Clara rela menghabiskan uang untuk membayar Joni.


"Aku akan menjadi milik mu Jo,kau tak boleh dengan pembantu itu kau harus sadar bahwa aku wanita yang mencintai mu sedari dulu," ucapnya.


"Baik lah kalau begitu saya permisi dulu,"


sebenarnya Clara wanita yang baik dan ia juga wanita yang setia hanya saja waktu itu ia frustasi dengan sikap Jonathan yang terus memaksanya untuk menikah sampai ia mendatangi Club malam dan disitu lah ia kehilangan kesucian nya. Namun sekarang ia sadar dengan usia nya yang tak muda lagi ia ingin kejenjang serius dengan jonathan.


**


Jonatan mencoba menghubungi nomor Arumi namun tidak aktif, Jonathan tahu ia salah sudah membentak Arumi jadi ia ingin meminta maaf padanya namun kenyataanya Arumi tidak membawa ponsel pemberian nya.


"Kemana dia, apa dia marah pada ku? kenapa tidak bisa di hubungi,"

__ADS_1


Baru saja ingin mencoba menghubungi lagi namun ada panggilan masuk siapa lagi kalau bukan Clara.


"Ada apa," kata Jonathan


"Besok aku pulang Jo,ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan mu!"


"Bukan nya dua bulan lagi," entah kenapa hati Jonathan tak ingin Clara kembali secepat ini.


"Aku memutuskan untuk berhenti ini demi kamu,"


"Benarkah?"


"Besok jemput aku di bandara ya Jo,"


"Ya baiklah,"


"Terimakasih sayang," ucap Clara dengan senang kemudian telpon nya dimatikan.


"Kenapa secepat ini dia pulang,bagaimana dengan Arumi,"


Jonathan memutuskan untuk pulang siang ini juga ia ingin tahu kenapa Arumi mematikan ponselnya.


Setelah sampai dirumah Jonathan langsung mencarinya ke kamar tanpa mempedulikan Ibunya yang sedang bersantai.


"Arumi kamu dimana?" sudah mencari nya ke kamar mandi namun tak ada Arumi,ia hanya melihat ponsel nya dimeja.


"Kemana dia?"


Kemudian Jonathan mencarinya ke dapur namun masih tak menemukan Arumi.


Pada akhirnya ia bertanya pada Nita yang sedang bersantai di ruang tamu.


"Ibu apa kau lihat Arumi,"


"Bukan nya Arumi pergi,"


"Pergi kemana maksud ibu,"


"Memang nya dia tak memberitahu mu ,bukanya Arumi bilang sudah izin pada mu,"


"Tidak ada Bu, dia pergi kemana Bu jawab aku," kesalnya


"Lah kenapa jadi kesal sama ibu, kamu kan suaminya,"


"Iya tapi pergi kemana istri ku Bu," Nita memang senang mengerjai Jonathan,Nita tahu sepertinya Jonathan dan Arumi sedang tidak baik baik saja.


"Cari aja sendiri,mana ibu tahu,"


"Bu tolong lah bantu Jonathan dimana Arumi,"


"Mau tau atau mau tau banget," ledek Nita


"Bu bisa ga serius dengan aku," ketusnya


"Hahaha lucu juga kalau kamu marah kaya gini, Arumi nginap dirumah ibunya," Tanpa pikir panjang Jonathan langsung mengendarai mobilnya.

__ADS_1


"Cih anak ga tahu diri,sudah dikasih tahu tapi ga ada kata terimakasih." ucap Nita.


__ADS_2