
Zaidan menatap setelan kerja nya yang telah tertata rapi di atas kasur dengan pandangan heran . Pasalnya saat ia mandi tadi belum ada baju itu disitu , dan kini bukan hanya baju nya saja tapi lengkap dengan celana dan dasi yang tertata di kasur pria itu .
Dan satu lagi yaitu sepatu dan kaus kakinya yang telah berada di bawah ranjang nya . Melihat itu pria tampan berwajah dingin itu bertanya tanya siapa yang telah menyiapkan setelan kerja nya .
Mungkin saja pembantu nya yang menyiapkan itu semua . Maka Zaidan pun tak ambil pusing masalah itu dan langsung mengenakan pakaian yang telah tersedia itu dengan segera .
Setelah siap dengan pakaian nya lelaki itu pun meraih jam tangan nya dan memakainya kemudian lelaki itu berjalan keluar dari kamar nya di lihat nya pintu kamar yang tepat berada di samping nya masih tertutup rapat .
" Dasar wanita murahan . Jam segini masih saja belum bangun. " batin Zaidan kemudian lelaki itu berjalan lagi menuruni tangga dan langsung menuju meja makan .
Di sana sudah tertata rapi berbagai masakan . kening Zaidan berkerut merasa aneh dengan makanan yang tersaji di hadapannya . Pasalnya tak biasanya pembantu nya memasak sebanyak itu .
Biasanya sang pembantu hanya akan menyiapkan roti dan segelas susu untuk makanan nya tapi kali ini berbeda . Dasarnya memang Zaidan orang yang acuh dan tak perduli maka ia tak mempermasalahkan tentang hal itu .
Lelaki itu lebih memilih menikmati makanan yang tersedia di hadapan nya kini . Zaidan tak mengira bahwa masakan pembantunya akan selezat ini bahkan Zaidan sampai nambah 2 kali .
Merasa cocok dengan masakan itu Zaidan pun memanggil pembantu nya .
" Bi ....bi maya ..." teriak Zaidan kencang membuat perempuan yang bernama Maya keteteran langsung menghampiri sang majikan .
" Iya den ada apa . ?" tanya bi Maya pada Zaidan .
" Nanti makan siang siapin makanan ini lagi ya bawa ke kantor . Aku gak nyangka loh bibi pinter masak . Sering sering ya bi masakin Zaidan kayak gini lagi . " perintah Zaidan membuat Bi Maya bingung . pembantu Zaidan itu menatap makan di meja yang telah habis tak tersisa.
Maya terbengong heran pasal nya sang majikan tak pernah makan sebanyak itu .
" Tapi den ..." ucap bi maya hendak memberi tahu bahwa masakan yang di makan Zaidan bukanlah masakan wanita itu .
__ADS_1
" Gak ada tapi tapi an ...udah dulu ya bi Zaidan berangkat ke kantor dulu . Em ...oh iya kalau Maira sudah bangun tolong beri dia makanan terserah mau makanan apa . " ucap Zaidan membuat Maya terpaksa mengiyakan karena ia tau sang majikan tak akan mendengarkan apapun ucapanya .
Zaidan pun meraih jas kantor nya dan pergi meninggalkan pembantu nya itu yang masih terheran heran dengan kelakuan nya yang menghabiskan makanan yang begitu banyak .
....
...
..
...
Maira tau kalau Zaidan hari ini akan pergi ke kantor nya maka gadis itu bangun lebih pagi sebelum lelaki itu bangun . Maira ingin menjadi istri yang baik . Maka ia menjalankan tugas nya sebagai istri meski mungkin lelaki itu tak menginginkan nya .
Maira membuka kulkas yang ada di depan nya di dalam kulkas itu ternyata masih penuh dengan bahan makanan . Melihat itu Maira tersenyum senang karena ia tak perlu pusing ingin memasak apa .
Semua bahan telah tersedia tinggal ia masak saja sesuai ke inginan nya . Lalu gadis itu mulai memasak . Tangan tangan gadis itu mulai memotong motong sayuran dengan ahlinya .
Dengan sedikit takut Maya mengintip di balik pintu kamar nya . Memang dapur rumah itu bersebelahan dengan kamar nya jadi ia bisa melihat apa yang terjadi di dapur itu .
Setelah melihat nya Maya lega karena yang memasak bukanlah hantu melainkan nyonya baru rumah ini yaitu istri dari Zaidan yaitu Maira .
Merasa tak enak dengan sang majikan Maya pun menghampiri nyonya nya itu dengan tergesa gesa.
" Nyonya lagi ngapain biar saya saja yang masak kenapa malah nyonya yang harus repot repot masak . " ucap Maya pada sang majikan .
" Eh bibi sudah bangun. Maafin Maira ya bi gara gara maira berisik masak nya bibi jadi kebangun deh . " ucap Maira tak enak hati karena telah membangunkan pembantu nya itu.
" iya gpp nyonya seharusnya saya yang tak enak karena nyonya lebih dulu bangun dan harus memasak lebih dulu . "
" GPP kok bi sekarang tugas bibi bersih bersih aja ya biar Maira aja yang masak kan itu tugas nya maira sebagai seorang istri . " ucap maira tersenyum lembut .
__ADS_1
" Iya den Zaidan beruntung sekali punya istri seperti nyonya sudah baik cantik ramah lagi sama orang seperti saya. " ucap Maya tulus . wanita itu begitu kagum dengan sosok maira yang tak sombong dan mau berbicara dengan pembantu seperti nya .
" Saya tidak sebaik yang bibi kira ....Banyak yang belum bibi tau tentang saya jadi tolong jangan puji saya seperti itu bi ...saya jadi besar kepala nanti . " ucap Maira membuat Maya tersenyum .
" Non gak boleh capek capek kan non sedang mengandung kalau kelelahan juga gak baik buat janin dalam kandungan non jadi biar bibi bantu non masak ya ..." ucap Maya perhatian akan kondisi sang majikan . Gadis itu memang mengetahui bila maira tengah hamil terlihat dari fisik maira .
" Makasih ya bibi udah perhatian sama Maira . Maira jadi merasa punya temen baru di rumah ini . " ucap Maira membuat Maya paham akan maksud gadis itu .
.
" Non yang sabar ya hadepin den Zaidan . den Zaidan memang begitu orang nya tapi aslinya dia baik kok." ucap Maya menyemangati Maira .
" Iya bi saya paham kok ...oh ya bibi lanjutin dulu ya motong motong sayur nya saya harus siapin baju buat mas Zaidan " izin maira di angguki oleh Maya .
Lalu gadis itu pergi menuju kamar Zaidan . Saat Maira membuka pintu ternyata kamar Zaidan telah kosong dan terdengar suara air di kamar mandi yang menandakan sang suami tengah mandi .
Dengan gesit maira mulai menyiap kan perlengkapan Kantor Zaidan ia menyiapkan nya dengan terburu buru karena takut jika lelaki itu selesai mandi dan mendapati dirinya sedang menyiapkan pakaian untuk suami nya itu .
Jika ketahuan pasti Zaidan akan marah dan mencaci maki dirinya . Ia tak mau itu terjadi . Setelah selesai menyiapkan baju lelaki itu Maira pun buru buru pergi dan kembali ke dapur .
....
...
...
...
***Tunggu kelanjutannya ya ....
Jangan lupa Vote dan like plis*** ....
__ADS_1