Menikahi Ipar Kakak Ku

Menikahi Ipar Kakak Ku
Bab 7


__ADS_3

 


Maira dengan tak sabar mulai berdadan ia sungguh tak sabar bertemu dengan Zain . Wanita itu memilih baju terbaik yang ia punya dan kerudung yang di belikan Zain untuk ulang tahun nya bulan lalu .


 


Senyum terpampang manis di wajah gadis itu . Hari ini adalah hari bahagian nya dimana ia akan di pinang oleh sang kakak orang yang gadis itu cintai .


" Maira kamu sudah siap nak? , Mereka sudah datang dan menunggu kamu di ruang tamu . " ucap Mona menjemput sang anak yang telah siap dengan pakaian nya .


" Udah umi ayo kita kebawah dan temui mereka . " ucap Maira tersenyum bahagia . Melihat itu Mona ikut bahagia ia ingin sang anak bahagia selalu hingga dirinya tua nanti .


Kedua wanita itu berjalan beriringan menuju ruang tamu di mana Zain dan keluarga mertua nya tengah berbincang dan bercanda dengan sang Abi .


" Ini dia Maira nya udah Dateng ." sambut Abinya melihat kedatangan maira . Gadis itu duduk di samping ayah nya . Pandangan gadis itu langsung tertuju ke arah Zain . Senyum manis ia berikan untuk Zain .


Zain hanya diam tak membalas senyuman itu lelaki itu lebih memilih menatap istrinya yang saat ini tengah menatap nya juga .


Melihat itu hati Maira sedikit sakit ia tak menyangka Zain akan mengabaikan nya begitu saja padahal sebentar lagi mereka akan menikah .


" Langsung saja kedatangan saya kemari untuk membicarakan soal masalah kemarin . " ucap Zain memulai pembicaraan . Maira dengan gelisah mendengarkan kata kata Zain selanjutnya .


" Seperti yang kalian tahu sebelum nya Abi dan umi menyuruh Zain untuk menikahi Maira karena Maira sedang mengandung dan ayah dari anak itu telah tiada jadi tidak bisa bertanggungjawab terhadap Maira .


Sebelumnya Zain menerima tawaran itu tapi kini Zain menolak nya karena Zain tak mampu untuk memiliki 2 istri . Zain hanya mencintai istri Zain yang sekarang dan Zain tak bisa membagi cinta Zain untuk yang lain nya . " ucap Zain membuat Maira menatap nya tajam .


" Lalu bagaimana dengan Maira nak ?" tanya Mona mulai berlinang air mata . Ia tak bisa melihat anak nya membesarkan seorang anak Seorang diri .

__ADS_1


" Sebagai gantinya saya yang akan menggantikan posisi Zain untuk menikahi anak Bapak dan ibu . " Ucap Zaidan tegas dan dingin Fatah yang mengetahui hal itu sebelum nya hanya bisa diam tak berkomentar sama sekali .


" Maksud Nak Zaidan apa ? Mas jangan bilang kamu udah tau masalah ini ? " tanya Mona menatap sang suami .


" Maaf umi Zain yang menyuruh Abi untuk tidak berbicara dulu sama umi karena takut umi jatuh sakit lagi karena keputusan mendadak ini ." ucap Zain membuat Mona hanya bisa diam ia tak tau harus bagaimana lagi .


" Tapi nak Zaidan tau kan kalau anak saya ini tengah mengandung anak orang lain . Apa nak Zaidan bisa menerima Maira dan anak dalam kandungan nya dengan iklas Saya tak mau nak Zaidan menikahi anak saya karena terpaksa . " ucap Fatah langsung pada intinya sedang kan Maira hanya bisa pasrah dirinya tak tau harus gimana lagi .


Harapan nya sekali lagi pupus dan ia sudah menyerah akan takdir yang begitu menyedihkan menimpa hidupnya.


" Saya iklas menerimanya dan saya yakin akan keputusan yang saya buat . " ucap Zaidan mutlak . Tak ada senyum ramah di wajah pria itu yang ada hanyalah tatapan penuh kebencian yang ia berikan kepada Maira .


" Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusan nak Zaidan lalu bagaimana dengan kamu nak apa kamu menerima lamaran nak Zaidan ?" tanya Fatah menatap sang anak yang saat ini tengah menunduk . Maira memutuskan untuk menatap pria di depan nya yang tak lain dan tak bukan adalah Zaidan .


Pria itu juga menatap nya namun maira tak bisa membaca mimik wajah pria itu karena wajah pria itu terkesan datar dan dingin.


Selama ini ia selalu menyusahkan sang umi dan Abi nya mungkin ini balasan yang harus ia terima karena perbuatannya .


" Baiklah Maira sudah setuju . Lalu kapan pernikahan nya dilangsungkan ?" tanya Fatah pada Zaidan berusaha meminta. pendapat dari pria yang akan menikahi anak nya itu .


" Seminggu lagi di rumah ini . Tak perlu acara yang meriah dan tak perlu mengundang siapapun hanya keluarga yang akan hadir di acara pernikahan kami karena mengingat perut maira semakin membesar . " ucap Zaidan disetujui oleh semua pihak .


Hancur sudah semua harapan Maira impian nya untuk menikah dengan orang yang ia cintai dan memiliki pesta pernikahan yang megah kini harus pupus di tengah jalan .


Ingin rasanya gadis itu mengakhiri hidupnya sekarang juga tapi itu tidak mungkin ia lakukan .Ia tak mau anak dalam kandungan nya yang tak bersalah harus ikut mati . Masa depan anak nya masih panjang dan ia tak mau menghancurkan nya .


Ia yang bersalah maka ia yang harus menerima hukuman dengan cara menikahi pria yang sifat nya sama sekali tak ia kenal .

__ADS_1


Sementara itu hati Zaidan sedikit lega karena telah mengutarakan niat nya dan menggagalkan rencana Maira untuk menikah dengan Zain dan melukai adik nya . Lelaki itu memandang Maira dengan remeh Zaidan bahagia melihat wajah maira yang nampak murung beda sekali dengan awal pertama ia datang tadi .


Mungkin gadis itu tengah kecewa karena yang ia harapkan tak terwujud dan semua itu karena dirinya .


Sudah Zaidan katakan bukan ia akan membalas orang yang menyakiti adiknya dengan cara yang jahat pula bahkan lebih jahat lagi .


"Ini baru awal ...tunggu saja setelah kamu menikah dengan ku , kamu akan hidup lebih menderita lagi .aku jamin itu ..." ucap Zaidan dalam hati .


Zaila merasa aneh dengan diri sang kakak yang menatap maira dengan pandangan permusuhan ia tak pernah melihat Zaidan memandang orang seperti itu . ini baru pertama kali ia lihat.


Firasat gadis itu buruk . Ia yakin sang kakak berniat jahat terhadap adik iparnya itu tapi ia tak mungkin menuduh Zaidan tanpa bukti .ia hanya bisa berdoa semoga saja firasatnya salah .


Dan semoga saja kakak nya itu akan bahagia bersama dengan maira . dengan hadirnya malaikat kecil yang sebentar lagi hadir di tengah tengah mereka .


....


....


....


....


...


***bisa gak kalian bagikan cerita ini ke temen temen kalian biar author semangat buat lanjutin cerita ini .


jangan lupa banyakin vote dan like nya dong biar tambah banyak yang baca cerita ini ...

__ADS_1


yang masih setia baca terima kasih banget dan tunggu kelanjutannya ya bakal aku up besok jadi tunggu saja*** ...


__ADS_2