Menikahi Ipar Kakak Ku

Menikahi Ipar Kakak Ku
Bab 6


__ADS_3

 


Zaidan merutuki kebodohan nya bisa bisanya ia mengajukan diri untuk menggantikan Zain untuk menikahi adik nya yang telah mengandung anak orang lain .


 


Entah apa yang dipikirkan nya saat itu hingga dia mengucapkan kata kata itu begitu saja . Sebenarnya lelaki itu mulai ragu akan keputusan nya .


Namun mengingat ini demi kebahagiaan sang adik Zaidan pun hanya bisa rela dan terpaksa menikahi gadis yang selama ini ia anggap jahat itu. Ia tak mau jika adiknya harus dimadu oleh Zain maka dari itu ia yang harus mengganti kan posisi Zain . Hanya itu satu satunya cara agar Zain tak menikahi sang adik .


Tok tok tok


Suara ketukan pintu membuat Zain menatap pintu kamar nya heran . Siapa yang datang malam malam begini ke kamar nya tak biasanya ada yang datang ke kamar nya larut malam begini .


" Masuk !" perintah lelaki itu duduk di tepi kasur nya.


Seorang wanita muda nan cantik datang menghampiri Zaidan . Wanita itu duduk di samping Zaidan dan memandang sendu ke arah nya .


" Kamu belum tidur ?" tanya Zaidan sedikit heran melihat kedatangan adik nya .


" Zaila gak bisa tidur gara gara mikirin Kak Zaidan . " ucap Zaila semakin membuat Zaidan mengangkat alis nya seakan bertanya kenapa dengan dirinya hingga zaila kepikiran tentang nya .


" Kenapa ?" tanya lelaki itu lagi .


" Kakak yakin mau gantiin posisi mas Zain untuk menikahi Maira ?" tanya Zaila membuat Zaidan paham pasti adik nya itu tengah menghawatirkan perasaan nya .


" Zain ya yang cerita sama kamu ?" tanya Zaidan di angguki oleh Zaila .


"Kakak GPP kok jadi gak usah kawatir sama perasaan kakak . " ucap Zaidan menyuguhkan senyum tulus untuk sang adik . Selama ini Zaidan tak pernah tersenyum sedikit pun pada orang orang termasuk pada adiknya namun kali ini ia memberikan senyuman pertama nya hanya untuk sang adik . Agar adik nya yakin bahwa ia baik baik saja .


" Tapi kak adik nya mas Zain itu mengandung anak orang lain gak seharusnya kakak yang bertanggung jawab . Zaila mohon jangan lakukan itu jika kakak hanya melakukan nya demi kebahagiaan zaila . " ucap Zaila pada Zaidan . Zaila tau kakak nya melakukan semua itu hanya untuk nya , dari kecil hingga besar kalanya itu selalu memikirkan kebahagiaan adik adiknya.


Meski kelihatannya dia cuek dan acuh tak acuh tapi sebenarnya sang kakak adalah orang yang paling perduli pada kebahagian adik adik nya .

__ADS_1


" Kamu GR banget sih siapa juga yang lakuin itu demi kamu . Kakak lakuin itu karena kakak ingin jadi kamu gak perlu ke GR dan seperti itu ." Ucap Zaidan terkikik menggoda zaila.


" Kakak gak akan bisa bohongin Zaila meski kakak bilang gak lakuin itu buat zaila tapi mata kakak gak bisa bohong ." ucap Zaila membuat Zaidan menarik sang adik kepelukan nya . Di peluknya sang adik sayang .


" Kakak iklas kok la ...asalkan kamu bahagia " ucap Zaidan tulus . Zaila mengeratkan pelukannya erat .


" Lalu bagaimana dengan kebahagian kakak ?" tanya Zaila menatap mata Zaidan tajam .


" Kakak akan bahagia asalkan kamu bahagia karena kebahagiaan kakak adalah melihat senyum kamu yang indah itu ..." ucap Zaidan membuat Zaila terharu wanita itu menangis di pelukan kakak nya seraya mengucapkan rasa terima kasih nya karena sang kakak telah berkorban untuk kebahagiaan nya


....


...


...


...


..


...


...


Wanita itu belum tau kalau posisi Zain telah digantikan oleh Zaidan hanya Abi nya lah yang baru Zain beri tahu . Zain akan memberitahu yang lain saat besok malam mereka datang untuk melamar Maira menjadi istri Zaidan .


" Kamu bahagia banget seperti nya la ." ucap mona sang umi dari Zain dan Maira .


" Iya dong umi akhirnya mas Zain mau menikahi Maira , Maira bisa menikah dengan orang yang Maira cintai i . " ucap Maira senang senyum tak pernah luntur di wajah wanita itu .


" Apa kamu tidak sedih karena ayah dari bayi yang kamu kandung itu telah meninggal . Sebaik baik nya ayah pengganti tak akan bisa menggantikan posisi ayah kandungnya nya . " ucap mona membuat Maira sedikit terdiam .


Umi nya benar sebaik apapun ayah pengganti tak akan bisa menggantikan posisi ayah kandungnya . Mengingat itu membuat Maira merasa bersalah pada anak dalam kandungan nya .

__ADS_1


Ia hanya memikirkan perasaan nya tanpa memikirkan perasaan anak yang ada di kandungan nya . Bagaimana nanti kalau anak itu tahu kalau ayah nya bukanlah ayah kandungnya .


Bagaimana nanti jika sang anak tahu bahwa ia adalah anak di luar nikah . Memikirkan itu membuat Maira sedih tanpa sadar air matanya mengalir . Tangan gadis itu mengusap lembut ke arah perut nya seakan akan meminta maaf pada calon anak nya karena dia begitu egois .


" Tak usah menangis la ....Mungkin itu takdir yang harus jalani ..Sekarang yang kamu harus pikirkan adalah kebahagiaan mu dan kebahagiaan calon anak mu .." nasehat Mona membuat Zaila mengusap air matanya . Gadis itu berusaha tersenyum tegar .


" Lalu kapan kak Zain akan datang untuk melamar Zaila umi ?" tanya Maira penasaran . Dalam hati gadis itu tak sabar untuk segera menikah dengan Zain .


" Besok malam ia akan datang bersama dengan keluarga mertua nya . " ucap Mona masih sibuk dengan sayuran yang ia potong potong .


" Kenapa dengan keluarga mertua nya umi bukankah Mas Zain bisa datang sendiri . Apa istrinya akan ikut datang juga ?" tanya maira sedikit heran pasalnya Zain akan membawa keluarga mertua nya yang notaben nya tak ada hubungan keluarga dengan lelaki itu .


" Mungkin Zain yang minta mereka datang karena Zain kan udah gak punya keluarga lagi mungkin Zain meminta mereka untuk mewakili keluarga nya . Lagian istri nya sudah iklas jika Zain menikah lagi . Sebenarnya Umi merasa malu sama Zain karena umi dan Abi meminta hal yang tak seharusnya umi dan Abi minta pada lelaki itu .


Umi meminta imbalan karena telah membesarkan dia dengan cara menikahi kamu . Mau bagaimana lagi umi tak punya pilihan lain Umi dan Abi lakukan ini demi calon cucu umi . Umi tak mau ia kehilangan kasih sayang seorang ayah .


Dan umi tak mau mereka mengejek cucu umi hanya karena cucu umi tak memiliki seorang ayah . " ucap Mona meneteskan air matanya sejujurnya di hati Wanita itu begitu merasa bersalah pada Zain karena meminta imbalan atas jaza nya membesarkan anak itu . Selama ini ia tulus membesarkan Zain dan tak mengharap imbalan apapun tapi . Wanita itu kini meminta nya karena wanita itu terpaksa dan tak tau harus bagaimana lagi .


Maira hanya diam dalam hati ia merasa bersalah pada umi dan abinya karena nya hubungan Zain dan orang tua nya tak seperti dulu lagi .


..


.


...


...


...


...


..

__ADS_1


Vote dan like plis....


__ADS_2