
Hari ini adalah hari yang tak pernah terbayangkan oleh Maira . Hari dimana ia akan menjadi istri dari seseorang yang tak pernah ia kenal sebelumnya . Andai ia bisa memutar waktu mungkin ia tak akan pernah mau datang ke tempat hiburan itu .
Tempat yang ia kira dapat menjernihkan pikiran nya justru adalah tempat dimana ia kehilangan kesucian yang selama ini ia jaga . Sebenarnya saat itu Maira ragu untuk datang ketempat yang tak pernah ia datangi sebelumnya namun saat itu pikiran gadis itu tengah kacau karena Kakak nya zain tak pernah sadar bahwa ia mencintai nya .
Selama ini Maira selalu memberikan kode baik lewat kata kata ataupun sikap nya tapi sang kakak hanya menganggap itu sebagai perilaku seorang adik pada kakak nya tak lebih dari itu .
Karena merasa putus asa dan lelah akhirnya Maira memutuskan untuk datang ketempat hiburan malam . Teman teman nya bilang jika tempat itu adalah tempat yang paling cocok untuk menjernihkan fikiran .
Karena penasaran akhirnya Maira pun mencoba datang ke tempat itu seorang diri. Disana ia memesan sebuah minuman yang tak pernah ia minum sebelum nya .
Merasa kepalanya pusing akhirnya ia menghubungi Zain untuk menjemput nya pulang namun lelaki itu tak kunjung datang hingga ada seorang laki laki yang menghampiri nya dan membawanya paksa ke sebuah kamar yang telah disediakan di tempat tersebut . Lalu semua itu terjadi tanpa bisa ia cegah lagi .
Maira meneteskan air matanya pelan saat mengingat kejadian itu . Mau semenyesal apapun kejadian itu telah terjadi dan kini dalam rahim nya ada seorang makhluk kecil yang tumbuh akibat ke jadian itu . Dan karena kejadian itu pula ia harus menikah dengan Zaidan .
"Anak umi kenapa nangis gitu nanti make up nya luntur loh sayang . " ucap Mona menghampiri sang anak yang telah siap dengan riasan nya dan tengah duduk menghadap cermin besar di kamar wanita itu .
" GPP Umi Maira cuma sedih aja sebentar lagi maira akan berpisah dengan umi . " ucap gadis itu lirih .
" Tak usah sedih sayang kamu bisa kok main ke rumah umi kapan pun kamu mau dan kalau gak gitu biar umi main ke rumah kamu aja sama Abi sekalian lihat rumah kamu yang baru ." ucap Mona membuat Maira tersenyum dan mengangguk setuju .
"Udah usap gih air mata kamu setelah itu kita turun ke bawah . keluarga Zaidan sudah pada datang dan mereka semua menanyakan kamu." Tutur Mona memberitahukan ke datangan keluarga calon menantu nya .
" iya umi . " jawab Maira menurut . Gadis cantik itu berjalan di belakang ibunya menuju tempat di mana Zaidan dan keluarga nya berada .
__ADS_1
Setiap mata memperhatikan nya kagum akan kecantikan gadis itu di balik kebaya muslimah yang ia kenakan dipadukan dengan riasan yang begitu sederhana namun terkesan sempurna itu .
Zaidan terpaku sejenak melihat kedatangan calon istrinya ia begitu tak menyangka gadis jahat itu akan berubah menjadi bidadari . Tersadar akan kekaguman nya pada Maira Zaidan pun membuang muka nya menatap ke arah yang lain .
" wajah nya memang cantik seperti bidadari tapi hatinya seperti iblis ." ucap Zaidan dalam hatinya .
...
...
...
...
Tak lama kemudian acara dimulai acara dimana Zaidan akan mengucapkan ijab kabul di depan keluarga nya , keluarga Maira dan dihadapan Allah SWT .
Ia akan berusaha menjadi istri yang baik dan menjalan kan tugas nya sebagai seorang istri dengan sepenuh hati . Ia akan membuka hatinya untuk Zaidan dan mulai menerima laki laki itu di hidup nya .
Namun ia belum bisa melupakan Zain dan belum bisa menghilangkan rasa benci nya kepada Zaila yang sebentar lagi akan menjadi adik ipar nya .
Rasa gugup menyelimuti hati Maira sedari tadi tangan nya tak berhenti meremas tangan nya sendiri . Zaidan yang berada di samping nya pun hanya bisa memutar bola matanya malas .
" Semua sudah siap . nak Zaidan sudah siap kan ?" tanya pak penghulu pada pria itu . Zaidan tak menjawab sama sekali lelaki itu hanya mengangguk dan menjabat tangan ayah mertuanya erat sesuai instruksi dari penghulu .
" Nak Zaidan saya nikah kan dan kawinkan engkau dengan putri saya Maira Salsabila binti Fatah Hermawan dengan mas kawin seperangkat alat solat uang tunia sebesar 20 juta rupiah dibayar tunai . " ucap Fatah kemudian lelaki itu menekan tangan Zaidan erat.
" Saya terima nikah dan kawin nya Maira Salsabila binti Fatah Hermawan dengan mas kawin tersebut di bayar tunai . " ucap Zaidan satu tarikan nafas . semua orang berpandangan dan mengucapkan kata sah ...
__ADS_1
Kini mereka berduaan telah Sah sebagai suami dan istri . Penghulu membacakan doa lalu menyuruh Maira untuk mencium punggung tangan Zaidan .
Zaidan tak merasa canggung lelaki itu dengan santai menyodorkan tangan nya ke arah Maira . Sedangkan maira menatap punggung tangan itu sejenak kemudian gadis itu dengan lembut mencium punggung tangan suami nya lembut .
Semua orang bertepuk tangan melihat itu lalu semua orang menyuruh Zaidan untuk mencium kening istrinya itu . Kini Zaidan yang tak tenang ia menatap istrinya itu dengan ragu sedangkan Maira hanya bisa menunduk menatap jari jari tangan nya.
Gadis itu tak tau harus bagaimana hatinya gelisah tak menentu . jantung nya berdegup kencang seakan mau copot saja . Merasa semua orang terus memojokkan nya.
Akhirnya Zaidan pun terpaksa melakukan itu . jujur ini kali pertama Zaidan melakukan ini dengan perempuan . jangan kan mencium berdiri sedekat itu dengan perempuan Zaidan pun tak pernah.
Helaan nafas terdengar lembut keluar dari mulut Zaidan lelaki itu meraih kepala maira lembut dan mencium kening gadis itu dengan lembut . Setelah itu terdengar lagi suara tepukan yang memekak kan telinga .
Para tamu mulai mengabaikan Zaidan dan maira yang masih bertatapan sejenak kemudian Zaidan berlalu pergi untuk menetralkan jantung nya yang sudah mau copot seakan mau keluar dari tempat nya .
Maira menatap punggung suami nya yang berjalan menjauh meninggalkan dalam hati gadis itu tampak sedih melihat sikap sang suami yang tak banyak omong dan tak perhatian seperti laki laki lain .
Namun Maira hanya bisa tersenyum . ia akan menerima keadaan suaminya itu bagaimana pun sikap suami nya terhadap nya . dan ia akan berusaha menjadi istri yang terbaik untuk suami nya .
Ia akan berusaha membuat sang suami mencintai nya dan ia juga akan berusaha mencintai sang suami seperti ia mencintai dirinya sendiri . Kini ia bukan seorang gadis lagi melainkan ia istri dari seseorang .
....
....
...
vote dan like plis jangan lupa bagikan ke teman teman kalian
__ADS_1