
"Nanti aku akan menjemput mu," ucap Samuel.
πΊπΊπΊπΊ
Tasya langsung masuk kedalam sekolah dengan wajah yang di tutupi oleh tas nya, sungguh dia sangat malu saat Samuel mencium pipi nya di depan para siswa.
"Dasar orang tua mesum itu sepertinya harus aku beri pelajaran, gara-gara sikap nya yang tidak tahu malu itu, aku harus menanggung malu," lirih Tasya.
"Tasya!! heyy tungguuu!!" panggil Gabriel.
Tasya menengok saat Gabriel memanggil dirinya, Tasya langsung menarik tangan Gabriel untuk memasuki kelas. Saat di dalam kelas, Tasya masih saja menutupi wajah nya, pasti lah saat ini dia sedang menjadi pusat perhatian banyak orang.
"Tasya, siapa pria tadi yang mengantar mu? Apa dia kekasih mu?" tanya Gabriel.
"Aku tidak bisa menjelaskan nya saat ini Gab, tapi percaya lah dia bukan kekasih ku, dia hanyalah orang tua mesum yang tidak tahu malu," jawab Tasya.
Brakk!!!
"Sepertinya kelakuan aslinya sudah mulai terkuak nih," ucap Lea, salah satu wanita yang sangat tidak menyukai Tasya.
"Sepertinya begitu," jawab teman Lea.
"Apa kau sekarang menjadi seorang ja**ng? Atau menjadi simpanan para lelaki hidung belang yang sudah mempunyai istri?" tanya Lea.
"Jaga ya bicara mu Lea!! Tasya tidak mungkin melakukan hal serendah itu," bentak Gabriel.
"Terserah deh kalian mau bicara apa, selama aku tidak merasa seperti itu, ku rasa aku tak perlu marah atau bahkan membalas perlakuan orang gila," sahut Tasya.
"Kau!! Berani sekali kau mengatai ku orang gila, dasar anak tidak punya orang tua!! Ckk pantas saja ya orang tua mu membuang mu di panti asuhan, karena mengasuh mu adalah sebuah malapetaka untuk kedua orang tua mu," ucap Lea.
Plakkk!!!
Tasya menampar pipi Lea, mungkin Tasya masih bisa terima kalau dirinya di hina, dan di rendahkan. Tapi Tasya tidak akan terima kalau seseorang menghina kedua orang tuanya, walaupun dia tidak pernah bertemu dengan kedua orang tua nya, tapi orang lain tidak berhak menghina kedua orang tuanya.
"Aku diam di saat kau menghina dan merendahkan ku, tapi demi tuhan, aku tidak akan membiarkan mulut kotor mu itu menghina kedua orang tua ku!" Teriak Tasya.
"Dasar wanita gila!! Berani sekali kau menampar ku," Lea menjenggut rambut Tasya.
Melihat pertengkaran itu membuat Gabriel harus ikut turun tangan, dia tidak terima saat sahabat nya bertengkar tanpa dengan nya. Gabriel mulai menyerang Lea dengan brutal.
__ADS_1
Para siswa yang lain pun ramai merekam video pertengkaran mereka, hingga akhirnya guru pun datang dan langsung menyeret Tasya, Lea, dan Gabriel ke ruang guru.
πΊπΊπΊπΊ
Bel pulang sekolah pun sudah berbunyi, para siswa sudah di perbolehkan pulang kecuali Tasya dan Gabriel, mereka terbukti melakukan penyerangan terlebih dahulu kepada Lea.
"Pak saya tidak mungkin berbuat kasar padanya kalau bukan dia yang memulai nya, coba Bapak bayangkan saja kalau orang tua bapak di hina, apa bapak akan diam saja? Tidak kan?" ucap Tasya.
"Lalu kau sendiri kenapa ikutan bertengkar segala Gab?" tanya pak guru.
"Melihat sahabat saya bertengkar, saya harus ikut membantu nya lah pak, apa lagi Tasya sudah banyak membantu saya, masa iya saya tidak ikutan," jawab Gabriel.
pukk!!
Tasya memukul kepala Gabriel hingga Gabriel meringis kesakitan, "Awhh kenapa kau malah memukul ku?" kesal Gabriel.
"Itu pantas untuk kau, agar otak mu itu tidak bodoh. Apa kalau aku mati kau akan ikut dengan ku?" ucap Tasya.
"Kalau itu tidak bisa, kalau kau mau mati, ya kau mati sendiri saja, aku tidak akan ikut," jawab Gabriel.
"Itu kau tahu, lalu kenapa kau ikut-ikutan? Dasar bodoh," ucap Tasya.
Sementara di luar sekolah, Samuel menunggu kedatangan Tasya yang tak kunjung datang, padahal anak-anak sekolah yang lain sudah berdatangan keluar.
"Kasihan banget ya Tasya harus berhadapan dengan pak guru, ku yakin pasti setelah ini Tasya akan mendapatkan banyak masalah dari kepala sekolah, secara Lea itu kan anak emas di sekolah,"
"Benar, aku khawatir padanya, tapi aku juga tak bisa berbuat apa-apa,"
"Kita doakan saja ya semoga Tasya dan Gabriel tidak dalam masalah besar,"
Begitu lah kira-kira yang Samuel dengar dari siswa-siswa yang ada di sana, Samuel langsung menghampiri siswa itu.
"Hay permisi, aku boleh bertanya?" sapa Samuel.
"Ohh Tuan yang tadi pagi mengantar Tasya bukan?" tanya salah satu siswa.
" Ya benar, tadi saya tidak sengaja mendengar nya, tapi apa yang kalian bicarakan itu adalah Tasya yang saya kenal?" tanya Samuel.
"Benar Tuan,"
__ADS_1
"Kalau boleh tahu kenapa ya Tasya sampai di panggil sama guru kalian?" Tanya Samuel lagi.
Para siswa itu pun menceritakan kejadian tadi pagi yang sempat heboh satu kelas, mereka tentu tahu sikap Tasya yang begitu ramah dan tidak pernah sombong, saat Tasya di bully oleh geng Lea, tak ada satu pun siswa yang berniat menolong nya kecuali Gabriel. Mereka terlalu takut dan segan untuk berhadapan dengan Lea.
Tanpa mengucapkan terimakasih, Samuel pun langsung memasuki area dalam sekolah dan mencari keberadaan ruang guru, kini di otak nya Samuel hanya lah bagaimana caranya agar dirinya bisa bertemu dengan Tasya.
"Ah ketemu," gumam Samuel.
Samuel pun langsung memasuki ruangan guru itu, dan benar saja di sana ada Tasya dan juga Gabriel.
"Ada apa ya tuan?" tanya guru Tasya.
"Ah dia kerabat dekat ibu panti pak," sahut Tasya.
"Benarkah begitu?"
"Ah ya benar pak," jawab Samuel.
Samuel pun di perintahkan untuk duduk dan guru itu meminta Samuel untuk menasehati Tasya.
"Ckk pak sudah saya katakan berapa kali, kalau di sini saya tidak bersalah dan tidak butuh semua nasehat dari bapak," ucap Tasya.
"Saya rasa apa yang di katakan Tasya ada benar nya juga, apa lagi kalau di suruh meminta maaf, jelas saya tidak akan setuju," jawab Samuel.
"Tapi tuan..," ucap nya terjeda.
"Ah saya lupa, ternyata saya belum perkenalkan diri, perkenalkan nama saya Samuel, saya sekretaris pribadi tuan Sean Anderson, anda tidak mungkin tidak mengenal nya kan?" lanjut Samuel. Tak lupa juga Samuel juga memberikan kartu nama nya pada guru Tasya.
Guru dan Gabriel jelas terkejut saat Samuel memperkenalkan dirinya sebagai sekretaris pribadi Sean, mereka jelas sangat mengenal siapa itu Sean.
"Ah dan ya satu lagi, saya adalah calon suami Tasya, bukan kerabat dekat dari ibu panti," lanjut Samuel.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
GIMANA PENASARAN GAK GUYS GIMANA REAKSI TASYA SELANJUT NYA? APAKAH TASYA AKAN MENGAKUI SAMUEL SEBAGAI CALON SUAMI NYA? ATAU SEBALIK NYA? π
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH NYA JUGA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT UP NYA.
__ADS_1
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL π
SARANGHEO β€οΈ