
"apapun akan ku lakukan untuk mu baby"
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
hari sudah siang sean pulang dan makan siang di rumah nya, biasa dia nya sangat enggan sekali untuk makan siang di rumah tapi semenjak ada clarissa dia jadi lebih sering pulang ke rumah, tentu saja kelakuan sean seperti ini akan selalu merugikan sang asisten tampan samuel, kalau saja bukan karna gaji yg besar dan juga mengingat kebaikan sean di masa lalu, rasa nya dia enggan untuk setia pada tuan nya itu.
"hari ini kau masak apa sayang?" tanya sean.
"maaf sayang siang ini aku lagi tidak masak" jawab clarissa.
sean melihat wajah clarissa yg seperti sangat lemas dan wajah yg sedikit pucat, tunggu apa kekasih kecil nya itu sakit? kalau sampai itu terjadi sean bisa akan berhenti bernafas, terserah lah kalian mengatakan kalau sean itu terlalu berlebihan, tapi kalau sesuatu yg bersangkutan pada clarissa tak ada yg namanya berlebihan.
"sayang apa kau sakit?" sean mendekat ke arah clarissa dan menyentuh kening clarissa.
tapi kening clarissa sama sekali tak panas, tapi kenapa wajah nya sangat pucat? apa jangan2 clarissa mengidap penyakit serius? tidak itu tidak boleh terjadi dia harus bergerak cepat.
"sam!! samuell!!!" teriak sean dengan kencang.
" ya tuan muda ada apa?" tanya samuel.
"cepat kau panggilkan reind, kekasih ku sedang sakit" teriak sean.
"tak usah sayang, aku tidak sakit tapi ini adalah sesuatu yg sangat lumrah untuk di alami setiap wanita" clarissa mencegah sean untuk memanggil dokter.
karna memang clarissa tidak sakit, tapi melainkan dia sedang lagi datang bulan sehingga perut nya sangat sakit dan wajah nya sedikit memucat, cuma ya sean nya saja yg terlalu berlebihan.
"tidak sakit bagaimana kau tau tidak wajah mu itu sangat pucat, dan tidak ada penyakit yg lumrah, mungkin kau memang tidak demam tapi kau harus di periksa segera" jawab sean.
"benar nona, wajah anda sedikit pucat" sahut samuel.
"cepat sam panggilkan reind" teriak sean.
__ADS_1
"maaf tuan kalau saya lancang tapi saran saya tidak usah panggil dokter reind..
"tidak usah bagaimana? bagaimana kalau clarissa akan meninggal karna penyakit misterius ini? apa kau bisa mengembalikan nyawa nya kalau sampai itu terjadi hah?" teriak sean yg memotong pembicaraan willy.
willy langsung menundukkan kepala nya, dia berkeringat dingin saat sean meneriaki nya, sedangkan clarissa hanya terheran bagaimana bisa wanita yg sedang haid akan langsung meninggal sungguh sangat aneh.
"sayang kau belum mendengarkan kak willy bicara, lagi pula kak willy sudah mengobati ku kok dengan memberikan ramuan...
lagi dan lagi, sean selalu memotong pembicaraan orang, sean bahkan sekarang sangat marah saat tau kalau clarissa meminum ramuan yg tidak jelas, bagaimana kalau clarissa kenapa2.
"willy!!! kau berikan ramuan apa pada calon istri ku hah?! bagaimana kalau calon istri ku kenapa2 lancang sekali kau" amuk sean.
cukup, clarissa tak tega melihat kak willy di bentak seperti itu, padahal kak willy sudah membantu diri nya untuk meredakan rasa sakit di perut nya tapi malah harus mendapatkan perlakuam tidak menyenangkan dari sean.
"sayang coba lah dengarkan dulu penjelasan ku ya dan jangan memotong pembicaraan ku dulu sebelum aku selesai bicara bisa?" dengan lembut clarissa menenangkan sean, karna kalau clarissa ikut keras seperti sean yg ada permasalahan ini tidak akan selesai.
melihat clarissa berbicara lembut, hati sean langsung melemas seperti jelly, kemarahan nya lenyap seketika begitu mendengar suara lembut dan merdu itu.
"aku itu sedang datang bulan sayang, dan ini sangat wajar jika aku mengalami kram pada perut ku dan kak willy dengan sigap memberikan ku ramuan untuk mereda sakit perut yg sedang ku alami, jadi aku tidak akan kenapa2 kau bisa percayakan pada ku?" jelas clarissa.
clarissa menjelaskan dengan sangat hati2 dan penuh kelembutan karna hanya cara itu lah sean bisa dengan tenang, seperti api yg sangat panas dan harus di padamkan oleh air.
"datang bulan? apakah bulan itu nama teman mu?" rupanya psikopat kejam itu tidak mengetahui apa yg di maksud datang bulan.
"astaga tuan, kau itu kemana saja sih masa iya datang bulan saja kau tidak tau arti nya, sungguh memalukan" batin samuel.
"datang bulan itu adalah haid sayang, kau tidak mungkin tidak tau bukan apa itu haid?" dengan lembut clarissa menjelaskan.
"ohh kalau itu tentu saja aku tau, jadi kau benar2 bukan sedang terkena penyakit serius?" untung saja clarissa adalah wanita yg penuh kelembutan, coba kalau bukan pasti clarissa akan menendang bo**ng sean.
"ya aku sedang tak sakit apapun, jadi sudah ya jangan khawatir lagi" jawab clarissa.
__ADS_1
"baiklah karna wajah mu sedang pucat aku tidak jadi mengizinkan kau untuk pergi menemui sahabat mu itu" pernyataan sean membuat clarissa kecewa.
ingin melawan pun rasa nya dia sangat takut ya sudah lah mugkin memang ini lah takdir nya dia hanya bisa pasrah pada takdir nya yg begitu kejam.
melihat raut wajah kecewa clarissa membuat sean menjadi tidak tega, sean merasa dia seperti telah mengambil kehidupan clarissa tapi ya bagaimana lagi dia sangat menyayangi wanita itu, dia tak ingin wanita itu pergi meninggalkan nya.
"aku akan suruh kakak ku untuk membawa sahabat mu kemari" akhir nya sean mengizinkan clarissa untuk bertemu dengan stevany.
"benarkah sayang?" raut wajah clarissa mulai ceria dan bersinar seperti matahari yg sedang menerangi bumi ini.
"tentu, tapi itu tentu saja tidak gratis" jawab sean.
"katakan kau ingin aku membayar dengan apa? asal bukan dengan uang ku pastikan, aku bisa memenuhi nya" tanya clarissa.
"sangat mudah kok, aku ingin kau melakukan aktifitas seperti tadi pagi setiap hari" sungguh sangat cerdas sean ini, bisa2 nya dia mengambil keuntungan yg sangat besar dari diri nya.
"bagaimana hmm?" tanya sean.
"hmm... itu hmm.. " clarissa tak tau harus menjawab apa, dia tak bisa langsung mengiyakan permintaan sean itu.
"ayo cepat lah sayang berikan jawaban mu itu" ucap sean tak sabar.
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
**jangan lupa like komen dan vote aku ya.
tulis juga saran dan kritik kalian di bawah.
salam cinta dari othor abal2 😘
sarangheo ❤**
__ADS_1