
"aku tak perduli"
🌺 🌺 🌺 🌺
Sean langsung pergi menyusul istri tercinta nya sedangkan stevany menggeram emosi.
"sabar sayang berikan mereka waktu untuk berdua atau lebih baik kita membicarakan rencana menikah kita agar kita bisa cepat menyusul seperti mereka" goda alex.
pipi stevany langsung merona dia sangat malu saat alex menggoda nya, sungguh rumah ini di penuhi virus2 kebucinan yang akan membuat kalian hanya bisa menggit jari kalian saja.
di kamar sean berniat mencetak adonan lagi, tapi melihat istri nya seperti sedang lelah sean menjadi tidak tega, dia pun ber inisitiaf untuk memijat kaki sang istri.
"eh tidak usah sayang" clarissa merasa tak enak kalau kaki nya harus di pijat oleh suami nya, dia merasa tidak sopan dan sedikit kurang ajar.
"sudah sini tak apa lagi pula yang mengajak kau ke taman bermain kan aku jadi aku pula lah yang harus bertanggung jawab" sean mengambil kaki sang istri.
"tapi aku sungguh tidak lelah sayang"
"ohh tidak lelah kalau begitu ayo kita mencetak adonan agar anak ku bisa cepat jadi"
"hmm saat ini aku sudah lelah sayang aku mau tidur saja" clarissa langsung buru2 membaringkan tubuh nya.
"nah begitu lebih baik sekarang biar aku yang pijitkan kaki mu" clarissa tak menolak lagi, dari pada dia akan begadang lebih baik dia menurut saja.
hanya dalam waktu 5 menit saja clarissa sudah masuk ke dalam alam mimpi, sean yang melihat istri nya sudah tertidur pulas tersenyum dia sungguh bahagia mendapatkan istri seperti clarissa.
tak hanya cantik fisik melainkan hati juga sangat cantik, suci dan murni bahkan dia tak pernah dendam pada paman dan bibi nya. tapi sifat yang seperti ini lah yang orang lain manfaat kan oleh karena itu sean ingin terus berada di samping istri nya.
muach..
"selamat tidur my wife" sean menyusul istri nya ke dalam alam mimpi.
🌺 🌺 🌺 🌺
Hari sudah pagi ini saat nya sean harus pergi ke kantor tapi sampai saat ini sean masih belum bangun juga.
"sayang ayo bangun kau kan harus bekerja" clarissa membangunkan suami nya itu.
" lima menit lagi sayang"
"tapi ini sudah siang sayang, ini sudah hampir jam tujuh" dari tadi clarissa sudah membangunkan suami nya, tapi tetap saja jawaban suami nya selalu begitu.
"sayang aku berangkat siang pun juga tak masalah aku akan tetap kaya sayang kau tenang saja" jawab sean yang masih enggan untuk membuka mata nya.
"bukan nya seperti itu sayang, kasihan asisten samuel dan asisten david sudah menunggu mu di bawah ku rasa saat ini mereka sudah berjamuran karena terlalu lama menunggu mu"
mendengar istri nya membela kedua aisten nya sean langsung bangun, mata nya tiba2 menjadi sangat segar dia juga melayangkan tatapan tajam pada istri nya tapi sayang seribu sayang istri nya malah tersenyum manis seolah dia tak tau kalau saat ini suami nya sedang marah.
__ADS_1
dan melihat senyum manis istri nya sean pun ikut tersenyum, diri nya serasa terbang ke atas langit begitu melihat bidadari cantik nya itu.
"lain kali jangan membela pria lain di hadapan ku ya karena aku tak suka paham" dengan lembut sean mengatakan nya.
"berarti kalau di belakang mu boleh dong sayang?" tanya clarissa.
"tidak, tetap tidak boleh. mau di depan atau di belakang pokoknya kau tak boleh membela atau memberi perhatian pada pria lain selain aku paham" clarissa hanya mengangguk kan kepala nya saja.
"yasudah sekarang sayang mandi gih, baju nya sudah ku siapkan aku ingin membantu kak willy membuat sarapan dulu"
muach...
dengan secepat kilat clarissa mengecup bibir sean sekilas, sean hampir saja terjatuh karena tak kuasa melihat tingkah istri nya yang makin hari makin menggemaskan.
"astaga jantung ku tidak aman" jantung nya berdetak sangat cepat, seperti ada kupu2 yang bertebangan dari dalam perut nya.
setelah menstabilkan jantung nya sean langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi, dia tak mau istri nya itu tambah memberi perhatian pada laki2 lain.
🌺 🌺 🌺 🌺
di dapur clarissa melihat david sedang bercanda tawa dengan willy, mereka terlihat sangat serasi dan sangat cocok.
"ekhhmm... serasi sekali kalian pagi2 sudah pacaran" goda clarissa.
"selamat pagi nona" sama willy dan david.
willy yang di tanya seperti itu merasa malu, karena dia merasa kalau david belum menyatakan cinta pada diri nya.
"kami tidak pacaran kok nona kami hanya berteman" jawab david.
mendengar kata berteman seketika willy berhenti tersenyum, dia merasa sedikit kecewa karena diri nya hanya di anggap teman saja.
"memang nya apa yang kau harap kan willy, pria setampan david mana mungkin menyukai wanita kampungan seperti diri mu" batin willy.
"benarkah? padahal kalian cocok kenapa tidak coba saja menjalin kasih" clarissa juga wanita, dia cukup peka kalau willy ada rasa terhadap david.
"hmm ku rasa kami lebih cocok menjadi saudara nona" sahut willy.
"ohh begitu ya, kak willy ayo kita mulai memasak aku harus membuatkan bekal makan siang untuk suami ku"
"hmm nona bukan kah biasa nya tuan sean selalu pulang kemari untuk makan siang?" tanya willy.
"aku kasihan pada suami ku kalau harus bolak balik kemari kak, jadi yasudah deh aku buatkan saja bekal makan siang"
"baik nona kalau begitu mari saya bantu" ajak willy.
"kok kak david masih di sini? apa kak david ingin memandangi kak willy memasak?" goda clarissa.
__ADS_1
"ekhhmm tidak nona, saya lupa kalau saya harus pergi kalau begitu saya permisi dulu nona" david langsung pergi begitu di goda oleh clarissa.
25 menit kemudian clarissa selesai memasak dan ingin menyusul suami nya yang sampai saat ini belum turun juga.
"nona yakin bekal makan siang tuan sean seperti ini?" tanya willy.
"yakin kok kak memang nya kenapa? ini kan sangat lucu dan menggemaskan dulu aku selalu di buatkan oleh ibu ku bekal seperti ini saat ingin pergi ke sekolah, dan aku rasa bekal ini juga sangat cocok untuk suami ku" jawab clarissa.
"baiklah kalau begitu, ini biar saya bungkus"
"oke kalau gitu aku ke atas dulu ya kak" pamit clarissa.
🌺 🌺 🌺 🌺
di kamar clarissa melihat suami nya yang masih menggunakan kemeja, clarissa pun menghampiri nya dan membantu nya mengancingkan kemeja suami nya.
"sini aku bantu"
"terimakasih sayang"
"sama2, oh ya aku sudah siapkan bekal makan siang untuk mu. agar kau tak perlu lagi repot2 pulang kemari hanya untuk makan siang"
"loh memang nya kenapa? aku tak masalah kok kalau harus bolak balik kemari hanya untuk bisa makan siang berdua dengan mu" jawab sean.
"kau itu harus menghargai waktu sayang, jarak dari kantor dan rumah sangat lah jauh. ayah ku selalu berkata orang yang hebat adalah orang yang bisa menghargai waktu nya sebaik mungkin"
"wah istri ku semakin dewasa ya sekarang, aku jadi semakin mencintai mu"
muach..
sean mencium kening istri nya.
"sini mana dasi nya biar ku pakaikan juga" sean dengan senang hati memberi dasi kepada sang istri.
"sayang lebih nunduk lah sedikit, kaki ku sangat pendek untuk bisa menjangkau mu"
"makanya jadi orang jangan terlalu pendek" ledek sean.
"bukan terlalu pendek kau saja yang terlalu tinggi sayang"
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
jangan lupa like komen dan vote aku ya guys.
jangan lupa juga beri hadiah nya juga agar clarissa dan sean bisa cepat2 mempunyai momongan.
salam cinta dari othor abal2 😘
__ADS_1
sarangheo ❤