MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM

MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM
TERKEJUT


__ADS_3

"Ah dan ya satu lagi, saya adalah calon suami Tasya, bukan kerabat dekat dari ibu panti," lanjut Samuel.


🌺🌺🌺🌺


"Ap-pa tuan? Calon suami Tasya?" tanya guru tasya.


"Yup benar sekali," jawab Sam.


Tasya langsung berkeringat dingin, dia tentu saja shock dengan ucapan Samuel, apa jadi nya kalau seandai nya guru nya itu akan memberitahu berita ini? Pasti lah Tasya yang akan sangat malu.


"Astaga ada apa dengan orang tua mesum ini?" batin Tasya.


"Ehmm begini pak memang kami akan berencana menikah, tapi itu nanti setelah saya lulus sma pak," sahut Tasya.


"Tid.. awshh...." ringis Sam, saat kaki nya di injak oleh Tasya.


"Ya kan sayang" ucap Tasya, penuh penekanan.


"Ah ya benar," Sam akhirnya memutuskan untuk mengalah.


"Loh Tasya, kenapa kau menginjak kaki calon suami mu?" tanya Gabriel dengan polos nya.


Guru nya pun lalu melihat ke arah bawah, dan Tasya dengan cepat mengangkat kaki nya dari atas kaki Samuel.


"Kau salah melihat Gab, mana mungkin aku menginjak kaki calon suami ku," ucap Tasya.


"Ya mungkin kau salah melihat Gab, bapak tidak melihat tuh kalau Tasya menginjak kaki tuan Samuel," jawab pak guru.


"Kalau begitu saya dan Tasya harus segera pulang, dan saya tidak akan pernah mengizinkan calon istri saya untuk meminta maaf atas kesalahan yang sama sekali tidak dia perbuat," jelas Samuel, setelah itu Samuel langsung menarik tangan Tasya, dan Tasya pun menarik tangan Gabriel.


Di luar sekolah, Tasya terus-terusan memukuli badan Samuel, dia kesal bukan main karena Samuel membicarakan yang tidak perlu.


"Heyy hentikan lah, pukulan mu tidak akan membuat ku mati," ledek Samuel.


"Tasya, kenapa kamu tidak mengatakan kalau kamu sudah mempunyai kekasih?" tanya Gabriel.


"Itu baru rencana Gab, belum pasti," elak Tasya.


"Tidak tuh, pernikahan akan di laksanakan satu minggu lagi, apa kau lupa apa yang di katakan ibu panti kemarin?" sahut Samuel.


"Kauu!!! Astaga apa sih mau mu pria mesum? Perasaan hidup ku begitu aman dan damai di saat aku tidak bertemu dengan mu, dan sekarang aku malah berhadapan dengan geng setan itu setelah aku mengenal mu," ucap Tasya.


"Ini namanya takdir, percuma kau mengeluh, itu hanya akan membuang energi mu. Mungkin aku memang harus berada di samping mu agar aku bisa menemani mu untuk menghadapi geng setan itu," ucap Samuel.


"Wah kau mempunyai kekasih yang sangat romantis ya Sya, dimana kira-kira kau mendapatkan pria seperti ini? Aku juga ingin dong" ucap Gabriel dengan polos.

__ADS_1


"Kalau kau mau, kau bisa mengambil nya, aku tidak butuh pria tua mesum seperti dia," jawab Tasya.


Tasya lalu meninggalkan Samuel dan juga Gabriel yang masih di sana, Gabriel pun mengikuti langkah kaki Tasya.


"Kamu tidak antar oleh tuan Samuel?" tanya Gabriel.


"Ckk kalau aku satu mobil dengan nya, entah kesialan apa lagi akan aku dapatkan," jawab Tasya.


Tin!!


Tinn!!


"Ayo naiklah, kau juga," perintah Samuel.


"Wah aku juga di ajak tuan?" tanya Gabriel.


"Tentu,"


"Ayo Tasya," Gabriel pun langsung menarik tangan Tasya hingga Tasya terhunyuk ke depan, Tasya dan Gabriel duduk di belakang.


"Tasya ke depan," perintah Samuel.


"Tidak mau, aku di sini saja bersama Gabriel," jawab Tasya.


"Aku tidak perduli, mau ini tawaran atau perintah atau bahkan larangan," jawab Tasya dengan ketus.


Samuel yang sudah kehabisan kesabaran pun langsung turun dari mobil dan membuka pintu belakang, Samuel langsung mengangkat tubuh Tasya seperti memanggul beras karung.


"Heyy turunkan aku, kau sungguh tidak sopan pria mesum, heyyy!!!!" teriak Tasya.


Plakk!!


Samuel manampar bokong Tasya hingga Tasya meringis dan semakin memberontak.


"Diam atau aku akan memukul nya lagi," ancam Samuel.


Samuel langsung menaruh tubuh Tasya di samping kursi pengemudi, tak lupa juga Samuel juga memasangkan sabuk pengaman pada tubuh Tasya.


Di sepanjang perjalanan Gabriel begitu heboh saat di dalam mobil mewah milik Samuel, dia tak berhenti mengoceh.


"Wah bagus sekali, kursi nya juga sangat nyaman sekali tuan," ucap Gabriel.


"Tasya, ku rasa kau tidak akan rugi kalau kau menikah dengan tuan Samuel, dia begitu kaya dan perhatian pada mu," lanjut Gabriel.


"Gabriel apa kau bisa berhenti membicarakan tentang pernikahan? Sebelum aku akan menyumpal mulut mu itu dengan kertas, mau?" ancam Tasya.

__ADS_1


"Oke-oke aku akan diam," ucap Gabriel.


"Apa kita akan makan siang lebih dulu?" tawar Samuel.


"Wah ap-" ucap Gabriel tertahan.


"Tak usah, aku mau langsung pulang, kalau kalian mau makan ya sudah makan saja berdua, turunkan aku di depan sana" jawab Tasya.


Sungguh ini hari yang sangat melelahkan untuk Tasya, dia butuh mandi dan tidur, agar otak dan tubuh nya tidak terus-terusan tegang. Apa lagi menghadapi Samuel harus lah extra sabar.


"Hmm baiklah tuan kita pulang saja,"


🌺🌺🌺🌺


Sesampai nya di panti Tasya langsung turun dari mobil Samuel tanpa mengucapkan terimakasih atau bahkan pamit.


"Heyy setidak nya katakan terimakasih karena aku sudah menjemput mu," teriak Samuel.


"Aku tidak meminta nya, jadi aku tak perlu mengatakan itu," jawab Tasya.


Samuel berniat ingin langsung pergi ke kantor, tapi dia urungkan niat nya, karena dia ingin mengerjai Tasya sedikit.


"Oke, sekarang mari kita bersenang-senang bocah ingusan," gumam Samuel.


Samuel pun melangkah kan kaki nya memasuki rumah panti, untung saja ibu panti sedang tidak ada di rumah panti, jadi Samuel bisa leluasa untuk mengerjai Tasya.


"Seperti nya ini memang kesempatan ku, untuk mengerjai nya," gumam Samuel.


Samuel sudah tiba di depan kamar Tasya, dia mengeluarkan ular mainan yang akan dia letakkan di atas kasur, Samuel mengira pasti lah Tasya akan menjerit ketakutan dan juga terkejut.


Cklek!


"Aaakkhhhh!!!!" Teriak Tasya saat melihat Samuel memasuki kamar nya di saat dia benar-benar dalam keadaan polos.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


SAMUEL KAU NAKAL SEKALI YA RUPANYA πŸ˜‚πŸ˜‚


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA


JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH NYA JUGA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT UP NYA.


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘


SARANGHEO ❀️

__ADS_1


__ADS_2