
"Tidak mau"
🌺🌺🌺🌺
"Kau sudah menjadi kekasih willy?" Tanya Samuel.
Ntah kenapa dari kemarin Samuel merasa penasaran dengan hubungan David dengan Willy, tapi Samuel berusaha untuk tidak memperdulikan nya. Tapi siapa sangka semakin Samuel tak perduli semakin pula Samuel akan kepikiran.
"Kenapa memang nya? Kau tidak menyukai nya kan?" Tanya David.
"Ckk mana mungkin, aku itu hanya penasaran saja" Jawab Samuel pura-pura acuh.
"Kami sudah berpacaran" Jawab David.
"Kapan?" Tanya Samuel, kalau tadi Samuel bisa berbicara dengan pandangan ke layar komputer, maka sekarang Samuel langsung melihat ke arah David.
"Kenapa kau sangat penasaran sekali?" Tanya David.
"Tidak, hanya saja aku perlu tau karena aku bisa memberi tahu kan kabar ini pada tuan Sean" Jawab Samuel gugup.
"Ohh, baru sekitar 2 harian. Tak lama kalian pulang dari cappadocia" Ucap David.
"Ohh, ku harap kau jangan menyakiti nya. Kalau kau berniat serius maka langsung saja di segerakan, karena banyak pria yang menginginkan Willy"
"Termasuk kau kan"
"Kau jangan asal bicara ya, aku mana mungkin menyukai Willy. Aku sudah menganggap Willy itu sebagai adik ku" Elak Samuel.
"Sudah lah Sam, akui saja kalau kau juga mencintai nya. Aku tak akan marah kok karena bagi ku itu sangat lah wajar, kau sudah mengenal nya sudah sangat lama. Jauh sebelum aku mengenal Willy, dan ku harap kau juga bisa menemukan cinta mu. Agar kita bisa menikah bersama dan mempunyai anak bersama, sekali-sekali lah kita membuat tuan Sean susah. Jangan tuan Sean terus yang selalu membuat kita susah" Jelas David.
"Siapa yang kau maksud membuat susah?" Tanya Sean, tiba-tiba.
"Selamat siang tuan Sean" Sapa David dan Samuel.
Sean langsung duduk di sofa tanpa menjawab sapaan dari kedua asisten nya yang tampan itu.
__ADS_1
"Siapa yang kau maksud membuat susah? Apa itu aku?" Tanya Sean.
"Ekhm bukan lah tuan, masa iya tuan Sean membuat kita susah."Jawab David.
"Benar tuan, oh ya tuan Sean ingin minum apa? Biar saya buatkan" Samuel berusaha untuk mengalihkan topik pembicaraan.
"Tak usah, aku ke sini ingin meminta bantuan pada kalian" Ucap Sean.
Mendengar itu Samuel dan David langsung merinding dan mempunyai firasat yang tak enak.
"Apa itu tuan?" Tanya Samuel.
"Apa itu ada hubungan nya dengan nona Clarissa?" Tanya David.
"Benar, Clarissa marah pada ku karena aku cemburu dengan anak ku sendiri. Dan sekarang aku ingin kau memberi tau ku bagaimana cara membujuk wanita yang sedang merajuk" Jelas Sean.
"Anda cemburu dengan baby Abian tuan?" Tanya David tak percaya, Sean hanya mengangguk.
"Orang gila macam apa dia? Bisa-bisa nya dia cemburu dengan anak nya yang masih bayi" Batin David.
"ekhm kalau boleh tau, kenapa anda cemburu dengan baby Abian tuan?" Tanya Samuel.
"Semenjak kelahiran baby Abian, istri ku jadi menyueki ku Sam. Kau tau? Biasa nya tiap pagi Clarissa selalu memakaikan aku dasi, melayani saat aku sedang makan. Nah sekarang? Semua itu tidak dia lakukan dan oh satu lagi, aku juga harus berbagi tempat favorit ku dengan putra ku. Bukan kah itu sangat menjengkelkan?" Jelas Sean.
Samuel dan David jadi bingung dengan permasalahan yang di hadapi tuan nya itu, ingin membantu tapi mereka juga tak tau harus membantu apa. Pasal nya orang yang sedang di kesali itu adalah anak nya sendiri.
"Sudah ku duga kalau kalian tak punya cara untuk membujuk istri ku, baiklah aku pergi dulu"
"Siapa bilang tuan, kami punya kok cara agar nona Clarissa tidak merajuk lagi" Sahut David.
"Katakan"
Samuel dan Sean berdekatan agar dapat bisa mendengar apa yang sedang David bisik kan.
"Bagaimana tuan?" Tanya David.
__ADS_1
"Bagus juga" Jawab Sean.
"Tapi tuan kalau saran dari saya, lebih baik jangan karena ada resiko yang harus anda tanggung cukup berat" Saran Samuel.
"Tapi kan ini hanya untuk memancing nona Clarissa saja Sam, lagi pula setiap tindakan yang akan kita lakukan pasti akan ada resiko nya" Jawab David.
"Ku rasa tak masalah untuk di coba, siapa tau berhasil dan istri ku akan selalu bersama ku"
"Kalau gagal tuan?"Tanya Samuel.
"Kau jangan menyumpahi ku gagal, kau harus nya berdoa agar rencana ini berhasil" Jawab Sean.
"Baik tuan"
🌺🌺🌺🌺
Tok.. tok...
"Sayang buka pintu nya" Sean mengetuk pintu yang di kunci oleh Clarissa, tapi Clarissa tak kunjung membuka pintu nya.
"Yess seperti nya istri ku sudah tidur, berarti aku bisa bawa Jane kemari dong" Ucap Sean.
Di dalam kamar, Clarissa mendengar semua yang di bicarakan oleh suami nya. Dan Clarissa pun mulai bertanya-tanya, siapa Jane itu?
"Jane? Siapa dia? Lihat saja kalau aku melihat bibit-bibit pelakor berdekatan di hubungan rumah tangga ku, maka aku bersumpah akan memangkas habis tongkat Sean" Gumam Clarissa, tiba-tiba saja Clarissa di kejutkan dengan suara wanita yang terdengar sangat manja.
"Hay sayang, aku rindu sekali pada mu" Ucap seorang wanita dengan nada manja nya.
"Ssttt... jangan berisik sayang, seperti nya di dalam istri ku sedang tidur" Ucap Sean.
"Benar kah? Itu berarti kita punya waktu untuk bersenang-senang dong sayang"
"Tentu"
"Lihat saja ya kau Sean, kalau sampai kau terbukti selingkuh maka aku akan benar-benar menjadi psikopat yang sesungguh nya" Ancam Clarissa.
__ADS_1
Tiba-tiba pula, Clarissa mendengar suara desa**n manja dari balik pintu nya.
"BAGUSS!!!!!" Teriak Clarissa