
Alex pun jadi heran dan tak berniat menenangkan istri nya, pasal nya ini pertama kali nya dia melihat istri nya menangis, selama Alex mengenal istri nya tak pernah sekali pun Alex melihat istri nya menangis seperti itu.
🌺🌺🌺🌺
"Kau beneran nangis sayang?" Tanya Alex.
"Kau tidak melihat kalau ada air mata huwaaa.... kau jahat sekali aku kesal sekali dengan mu huwaaaa...." Stevany pun langsung pergi ke kamar meninggalkan Alex yang masih terheran.
"Apa benar itu istri ku? Masa iya hanya karena masalah sepele dia sampai nangis kejer gitu?" Gumam Alex.
Alex akhir nya menyusul istri nya ke kamar, saat Alex buka pintu nya Alex melihat istri nya sedang mengambil selimut dan bantal.
"Untuk apa bantal dan selimut itu sayang?" Tanya Alex.
"Ya untuk kamu lah, malam ini kamu tidur di kamar tamu sampai bau tubuh mu menghilang" Jawab Stevany.
Mata Alex melotot tak.percaya, dia mana bisa tidur tanpa pelukan hangat sang istri dan juga benda kenyal sang istri itu. Tidak ini tidak boleh terjadi.
"Sayang apa kamu tega? Kenapa kamu melakukan itu sayang? Aku itu tak bisa tidur tanpa kamu sayang" Rengek Alex.
"Jadi kau tidak kasihan pada ku yang kebauan karena aroma tubuh mu itu?" Tanya Stevany balik.
"Sayang kau tau sendiri aku itu sudah mandi 6 kali dalam sehari ini, bahkan aku sudah menghabiskan 2 botol parfum mahal ku dalam satu hari, masa iya masih bau juga" Jelas Alex.
"Ohh jadi menurut kamu itu aku mengada-ada ya begitu?" Tanya Stevany dengan emosi.
Alex menggelengkan kepala nya tak percaya, tidak ini bukan istri nya. Istri nya mana mungkin mudah sekali tersulut emosi, padahal baru saja tadi istri nya nangis eh sekarang sudah marah-marah.
"Kenapa kamu menggelengkan kepala? Apa kau sedang mengumpat ku?" Selidik Stevany.
"Astaga sayang mana pernah aku mengumpat mu, jangan mengada ngada deh kamu itu" Protes Alex kesal.
"Huwaaa terus kenapa kamu harus marah? Kan aku hanya bertanya huwaaa.... aku gk mau tau pokoknya kamu tidur di kamar tamu" Tangis Stevany pun semakin kencang.
"Syut syut sayang sudah ya jangan menangis, iya iya aku tidur di kamar tamu, tapi kamu jangan menangis lagi ini sudah malam" Alex berusaha menenangkan istri nya agar tidak memangis.
"Hikss yasudah tunggu apa lagi hikss"
__ADS_1
Alex pun mengambil bantal dan selimut yang sudah di siapkan istri nya, sebelum keluar dari kamar Alex melihat ke arah istri nya yang masih sesegukan.
"Kau yakin menyuruh ku tidur di kamar tamu?" Tanya Alex memastikan, berharap istri nya akan berubah pikiran tapi hasil nya nihil, istri nya malah menganggukkan kepala.
Akhir nya mau tidak mau Alex keluar dari kamar itu dan menutup pintu nya, tapi dia membuka pintu kamar nya lagi.
"Kamu yakin? Apa kamu tidak menyesal?" Tanya Alex memastikan.
"Sekali lagi kamu balik lagi maka aku akan menyuruh mu untuk tidur selama nya di kamar tamu" Ancam Stevany.
"Iya-iya begitu saja marah" Akhirnya Alex benar-benar keluar dan menuju kamar tamu yang berada di lantai satu.
Di sepanjang jalan menuju kamar tamu Alex tak henti-henti nya mengomel dengan tingkah istri nya yang sangat menyebalkan, dikit-dikit menangis dikit-dikit marah.
"Ada apa sih dengan nya? Kenapa jadi menyebalkan seperti ini?" Gumam Alex.
Alex sampai di kamar tamu dan langsung menaruh asal bantal dan juga selimut nya di atas kasur, dia seperti nya harus memikirkan cara agar malam ini bisa tidur nyenyak.
"Ah lebih baik aku bekerja saja lah" Alex akhir nya mengambil laptop nya dan mulai nengerjakan pekerjaan nya untuk besok.
🌺🌺🌺🌺
"Kemana sih kak Alex? Kok gak ada di kamar? Apa jangan-jangan dia pergi?" Gumam Stevany saat tidak menemukan suami nya di ruang kerja nya.
"Nona anda terlihat bingung, apa anda butuh sesuatu?" Tanya seorang maid.
"Apa kau melihat kak Alex? Dia tidak ada di kamar atau pun di ruang kerja nya" Tanya Stevany.
"Kalau tidak saya lihat, tuan Alex pergi ke kamar tamu nona" Jawab maid.
"Kamar tamu? Untuk apa dia di sana?" Heran Stevany.
"Saya tidak tau nona, saya pun juga tidak bertanya"
"Oh ya sudah kau bisa pergi, terimakasih ya"
"Sama-sama nona"
__ADS_1
Stevany pun pergi ke kamar tamu yang berada di lantai satu, tanpa mengetuk pintu lagi, Stevany langsung membuka pintu itu. Dan benar saja suami nya ada di sana, dan kelihatan nya suami nya juga kesusahan tidur.
"Saayyyangggg!!!!" Teriak Stevany menggelegar ke seluruh ruangan. Alex pun langsung lompat begitu mendengar teriakan dari wanita pujaan nya.
"Astaga Stev, ada apa dengan mu? Kenapa kau berteriak di malam hari sih?"Kesal Alex.
"Kamu yang ada apa? Kenapa kamu malah tidur di sini? Apa kamu sudah bosan tidur berdua dengan ku iya? Oh aku tau kamu pasti sudah tak mencintai ku lagi kan? Dan kamu pasti sudah hmmppp..." Ucap Stevany tertahan.
Secara tiba-tiba Alex mencium bibir istri nya, sebenar nya Alex ingin sekali marah saat di tuduh seperti itu, tapi dia tak sampai hati untuk mengomeli Stevany jadi lebih baik dia mencium istri nya untuk meredam amarah nya.
"Huhh... huhu... kamu curang, aku kan lagi marah tapi kenapa di cium?" Kesal Stevany.
"Kamu seperti nya lupa"
"Lupa apa?" Tanya Stevany dengan nada ketus.
"Kan kamu yang menyuruh ku untuk tidur di sini dengan alasan kalau tubuh ku sangat bau, apa kau masih tak ingat juga?" Tanya Alex sambil membelai lembut bobir istri nya, dan itu membuat sahabat kecil mengamuk di bawah sana minta di keluarkan dari jeruji kain yang menutup diri nya.
Sedangkan Stevany dia berpikir keras, dia tidak merasa pernah mengusir suami nya dari kamar.
"Kamu lupa? Yasudah kalau lupa sekarang lupakan saja, jadi mau nya kamu bagaimana?" Tanya Alex yang berusaha sabar.
"Aku mau tidur di sini dengan mu" Jawab Stevany.
"Tentu, kita akan pindah tidur di kamar kita" Ucap Alex dengan girang.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
ADUH AA ALEX SABAR BANGET YA GUYS NGADEPIN STEVANY YANG NYEBELIN 🤭
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH NYA JUGA SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT UP NYA.
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
SARANGHEO ❤️
__ADS_1