
"ti-tidak tuan," ucap clarissa.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
"lalu kenapa kau seperti perhatian sekali pada nya, layak nya sepasang kekasih" ucap sean dengan wajah datar nya.
sean hanya tidak mau kekasih kecil mya itu pergi dari sisi nya, eh tunggu kekasih kecil? apa clarissa sudah menerima cinta nya sean? ohhoo tentu saja sean tak perduli apakah clarissa menerima cinta nya atau tidak, yg jelas clarissa adalah kekasih kecil nya dan akan menjadi istri kecil nya, dengan atau tanpa persetujuan dari clarissa nya sendiri.
"hmm itu, hmm" clarissa tidak tau harus mengelak seperti apa, karna jujur saja dia jarang sekali bohong dan sekali nya berbohong pasti akan sangat mudah ketahuan.
"kau ingin mengelak apa honey?" sean mendusel di leher clarissa.
"sung-guhh... tuanhh... saya tidak memberi perhatian pada tuan samueeell..." ucap clarissa di sela2 de**han nya.
"aku tau honey kau hanya mencintai ku ya kan" di mata clarissa saat ini sean sangat narsis.
bagaimana bisa dia membuat pernyataan seperti itu? kapan dia menyatakan cinta nya?, ah ntah lah clarissa sudah cukup lelah menghadapi sean jadi lebih baik dia menurut saja.
"iya tuan" malu rasa nya clarissa saat harus mengatakan itu, kalau dia tak mengatakan itu bisa2 jiwa iblis itu akan bangkit.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
di sisi lain hubungan alex dan stevany makin dekat, mereka memang tak berpacaran karna alex memang tak pernah menyatakan cinta nya pada stevany, kenapa? karna masalahnya ada di adik nya.
karna cepat atau lambat stevany pasti akan tau kalau sahabat nya itu ada bersama adik nya, jadi alex saat ini harus merencanakan sesuatu agar pertemuan stevany dan clarissa murni karna takdir yg mempertemukan, bukan karna ada rencana dari seseorang.
"kak alex sekarang kita mau kemana?" tanya stevany.
"kau mau nya kemana?" bukan nya menjawab, alex malah berbalik bertanya.
"terserah, aku sih ikut saja" jawab stevany.
"yasudah bagaimana kalau kita menonton saja, ku dengar ada film yg bagus loh di bioskop" saran alex.
"ah tidak mau, kemarin kan kita habis menonton masa mau nonton lagi" jawab stevany.
__ADS_1
"hmm terus kemana dong?" tanya alex.
"ya terserah kak alex saja aku mah ikut saja" jawab stevany.
"dia bilang terserah kan? tapi kenapa ketika aku memberi saran dia malah menolak dan ku tanya lagi kemana dia bilang terserah, aisshh ada apa sebenarnya dengan wanita" batin alex ๐คฃ๐คฃ๐คฃ.
(hayoo di sini siapa yg sering begitu sama cowok nya๐๐)
"hmm bagaimana kalau kita ke museum, ku dengar di sana ada pameran" saran alex.
"benarkah? ah tapi rasa nya sangat membosankan kalau harus ke museum" jawab stevany.
"terus kau mau kemana nona cantik?" tanya alex yg memang sudah menipis kesabaran nya.
"ya terserah kak alex" jawab stevany.
"astaga.. ingin rasa nya aku membuang wanita ini di hutan amazon, eh tapi sayang masa wanita semanis ini di buang ke hutan amazon, oke alex kau harus sabar" batin alex.
"stev, aku sudah menyarankan beberapa tempat yg aku ketahui, coba aku ingin tau kau mau kemana?" tanya alex.
"ah aku tau bagaimana kalau kita ke acara pameran di museum ini saja, seperti nya sangat seru" jawab stevany sambil menunjukkan iklan di hp nya.
"ekhmm.. stev bukan nya tadi aku menyarankan tempat itu ya?" tanya alex.
"benarkah? ohh yasudah kita kesana saja" jawab santay stevany.
melihat jawaban stevany yg sangat santay ingin rasa nya dia menceburkan diri nya di lautan, menghadapi wanita jauh lebih sulit dari pada menghadapi musuh di medan perang.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
"leppasskan akuu..." teriak bibi clarissa.
"heyyy lepaskan aku kaparat..." teriak bibi clarissa lagi.
"hey nenek tua bisa kah kau diam? kau berteriak seperti itu tak ada guna nya,sama saja kau sedang membangunkan jiwa iblis yg berada di tubuh nya tuan sean" ucap pengawal yg menjaga bibi clarissa.
__ADS_1
bibi clarissa langsung terdiam mendengar bentak kan pengawal itu, dia berfikir benar juga saat ini saja dia berada di penjara di bawah mansion mewah sean dan di penjara ini sangat bau anyir darah ntah darah hewan atau manusia, tapi penjara ini sungguh sangat seram.
^^^"tidak, aku tidak boleh mati di sini, aku harus keluar dari sini bagaimana pun cara nya, setelah aku keluar dari sini baru lah aku memikirkan cara lain untuk menculik anak kurang ajar itu"batin bibi maryam.^^^
tak tak tak
bibi maryam mendengar suara kaki melangkah ke arah nya, dengan lampu penerangan yg minim, samar2 bibi maryam melihat lelaki tinggi dan memakai baju hitam dan jubah hitam, perawakan nya seperti malaikat maut yg siap mencabut nyawa nya. dan di ikut belakang nya seorang pria yg juga memakai jubah hitam persis seperti diri nya.
"selamat datang di penjara ku, penjara tersadis dan terkejam di seluruh dunia hahahahah.... bagaimana apakah nyaman berada di penjara ini? ah aku selalu suka dengan aroma penjara yg ada di sini" ucap sean, ya ternyata orang itu adalah sean.
"tuan ku mohon lepaskan aku, aku berjanji tidak akan pernah mengusik ketenangan kau aku hanya ingin menjemput keponakan ku tercinta saja" elak bibi maryam.
"baru tadi pagi kau mengatakan clarissa anak kurang ajar dan sekarang kau mengatakan keponakan tercinta mu, cih.. akting mu sangat buruk nyonya" jawab sean.
"sam, enak nya harus ku apakan wanita tua yg rakus dengan harta ini?" tanya sean pada samuel.
"hmm.. mungkin anda bisa menguliti nya hidup2 tuan hmm atau mungkin bisa di dudukan di kursi listrik dengan tegangan tinggi" saran samuel.
seketika wajah bibi clarissa pucat dia mengeluarkan banyak keringat begitu mendengar jawaban dari asisten iblis itu.
"aishh sam kau terlalu kejam tidak seharus nya kau sekejam itu kepada wanita yg sudah tua" jawab sean.
tapi ntah kenapa bulu kuduk bibi maryam merinding seketika, kalau asisten nya bisa berpikir seperti itu, tidak memungkinkan kalau si iblis itu pasti akan sangat kejam dari pada asisten nya.
"lalu apa yg harus kita lakukan pada nya tuan?" tanya sam.
"hmm.. mungkin dia butuh olahraga dulu dengan chester" jawab sean.
"itu ide bagus tuan" jawab samuel.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
**jangan lupa like, komen dan vote ya.
tulis juga saran kalian di bawah.
__ADS_1
salam cinta dari othor abal2๐
sarangheoโค**