MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM

MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM
BABY ABIAN YANG DATAR


__ADS_3

"BAGUSS!!!!!" Teriak Clarissa


🌺🌺🌺🌺


Mata Clarissa melotot saat apa yang dia lihat tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan, Clarissa kira suami nya sedang selingkuh dan sedang bercinta dengan seorang wanita lain. Tapi yang dia lihat bukan lah seperti itu.


Melainkan dia melihat seorang wanita yang sedang bercinta dengan seorang pria, tapi Clarissa tidak mengenal siapa pria dan wanita itu. Dan Clarissa melirik suami nya yang malah sedang asyik bermain game di ponsel nya.


"Eh sayang kau sudah bangun, kalian berdua bisa pergi sekarang" Perintah Sean.


"Baik tuan" Mereka berdua pun pergi begitu saja.


"Apa kau bisa menjelaskan ini?" Tanya Clarissa yang sangat kebingungan.


"Mudah sayang, aku tinggal menyuruh karyawan ku untuk bercinta di sini agar kau mengira aku sedang bercinta dengan perempuan lain" Jelas Sean.


"Jadi tadi itu kau memancing ku agar aku keluar dari kamar iya begitu?"


"Pintar sekali sih istri ku ini" Jawab Sean sambil mengacak-acak rambut Clarissa.


Bisa kalian bayangkan betapa gila nya Sean yang menciptakan adegan itu, seolah adegan itu begitu nyata.


"Sudah dong sayang jangan marah, oh ya aku punya sesuatu untuk mu" Sean lalu mengambil bunga,cokelat dan satu kotak yang ntah itu apa.


"Happy valentine's day sayang" Sean memberikan cokelat dan satu kotak.


"Hmm manis nya" Clarissa terharu saat di beri kejutan kecil dan Clarissa mencubit-cubit pipi Sean dengan gemas.


"Oke-oke cukup ya acara cubit-cubitan nya, nanti pipi ku ini bisa melar yang ada"


"Ini apa sayang?" Tanya Clarissa menunjuk sebuah kotak.


"Buka lah"


"Kalung?"


"Yup, ku pikir aku belum pernah memberikan mu perhiasan secara langsung, aku selalu menyuruh mu untuk membeli sendiri. Dan ku rasa itu kurang romantis, sini biar aku pakai kan" Jelas Sean.


Sean pun memakai kan kalung ke leher indah istri nya itu, sebenar nya kalung itu bukan lah kalung biasa. Kalung itu sudah di pasangkan sebuah cip yang di hubungkan langsung dengan ponsel nya.


"Kau suka?" Tanya Sean.

__ADS_1


"Tentu"


"Dan aku mau kau tidak akan pernah melepaskan kalung ini di mana pun dan kapan pun, mengerti?"


"Tentu, mana mungkin aku melepaskan kalung indah ini" Jawab Clarissa.


"Sekarang kita ambil baby Abian mau?"


"Tentu lah, itu anak ku"


"Baiklah, ayo sayang"


Mereka pun pergi ke rumah Alex dan Stevany untuk menjemput baby Abian. Tapi setelah sampai di sana Alex dan Stevany malah tak ada di rumah.


"Kemana memang nya?" Tanya Sean.


"Hmm ntah lah tuan, mungkin ke taman hiburan" Jawab Maid.


"Yasudah kalau gitu lebih baik kita shopping saja, bagaimana sayang?" Tawar Sean, jangan sampai istri nya akan mengambek lagi.


"Yasudah terima kasih ya" Clarissa langsung pergi meninggalkan Sean.


"Hey sayangg" Teriak Sean.


"Sayang lebih baik kita shopping saja yuk, bulan ini kau kan belum shopping" Rayu Sean.


"Tidak, aku mau menyusul baby Abian saja" Jawab Clarissa mutlak.


"Tapi sayangg..."


"Ke taman hiburan sayang" Ucap Clarissa penuh dengan penekanan.


"Oke-oke kita ke sana"


🌺🌺🌺🌺


Di sisi lain Alex dan Stevany sedang mengajak baby Abian bermain ke timezone di sebuah mall. Baby Abian yang tak mengerti apapun hanya diam sambil menampilkan wajah datar tanpa ekspresi apapun.


"Sayang kenapa baby Abian tidak tersenyum juga?Atau baby Abian sedang sakit?" Tanya Stevany panik.


"Sayang apa kau lupa dady nya seperti apa?Dady nya saja berwajah datar sejak kecil, ya pasti baby Abian juga sama dengan dady nya" Jelas Alex.

__ADS_1


"Astaga baby Abian kau jangan mengikuti jejak dady mu yang menyebalkan itu dong, kau harus ceria selayak nya para bayi" Kesal Stevany.


"Sayang sudah lah, dia masih kecil jangan di omeli dong. Dia kan tak mengerti apapun"


"Lihat lah bahkan dia tak menangis saat aku omeli" Stevany lalu menciumi pipi baby Abian yang gembul itu.


Tiba-tiba ponsel Alex berbunyi, Alex pun juga sudah tau siapa yang menelpon diri nya.


"Halo Sean, aku dan Stevany sedang ada di timezone di dalam mall" Ucap Alex.


"Tunggu di sana ya kak Alex, aku akan ke sana" Jawab Clarissa.


"Oh oke"


🌺🌺🌺🌺


Se sampai nya di mall, Clarissa dan Sean langsung menuju ke area time zone. Mereka melihat Alex yang sedang duduk di pinggir.


"Loh kak Alex kok di sini?" Tanya Clarissa.


"Enggan rasa nya aku masuk ke dalam, malah anak mu sama sekali tidak tertawa atau bahkan tersenyum sedikit pun tidak" Jawab Alex, tiba-tiba Stevany keluar dari area timezone sambil menggendong baby Abian.


"Ini anak mu, aku heran kenapa dia sangat sulit sekali meski itu hanya tersenyum" Ucap Stevany.


"Tapi anak ku tetap tampan" Sahut Sean.


"Tampan kalau datar untuk apa? Aku yakin saat besar nanti dia tak akan benar-benar mendapatkan wanita yang tulus" Kesal Stevany.


"Stev, jangan bicara seperti itu dong. Kan baby Abian begini juga kan karena daddy nya juga begitu" Sahut Clarissa.


"Kalau jadi begini aku jadi enggan untuk menjodohkan anak ku nanti pada anak mu"


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


GUYS MAAF YA AKHIR-AKHIR INI AKU MALES UP ATAU UP NYA SEDIKIT, ITU KARENA AKU BERENCANA UNTUK BIKIN TULISAN DI PLATFORM LAIN YANG LEBIH MENGUNTUNGKAN.


TAPI AKU USAHAIN NOVEL INI DAN NOVEL KU YANG SEBELAH BISA LANJUT SAMPE SEASON 2.


MAKA DARI INI AKU MAU MINTA TOLONG BANGET UNTUK DI LIKE, KOMEN DAN VOTE AKU JUGA.


DAN KALAU KALIAN PUNYA SARAN DAN IDE SOK ATUH SILAHKAN TULIS DI BAWAH, AKU SANGAT MENERIMA IDE-IDE DARI KALIAN.

__ADS_1


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘


SARANGHEO ❤️


__ADS_2