MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM

MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM
DI BULLY


__ADS_3

"baiklah ayo kita tidur"


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


se sampai nya di kamar david langsung menelpon willy.


"halo willy apa kau sudah tidur?"


"belum kak, kan tadi kak david sendiri yang mengatakan kalau kak david akan menelpon ku" jawab willy.


willy ingin mematikan tv nya dengan remote, tapi willy salah menekan tombol, willy menekan tombol saluran tv yang menayangkan lagu-lagu rock.


"ah maaf kak aku salah menekan tombol remote tadi" jawab willy.


saat saluran tv yang menayangkan lagu rock itu muncul, david mulai membenarkan apa yang di katakan oleh samuel saat berada di ruang kerja sean.


"jadi benar ya kalau willy menyukai lagu-lagu rock dan menyukai pria yang berpakaian seperti penyanyi rock" batin david.


"ah iya tak apa kok will, oh ya kau sedang apa?"


"aku sedang menonton tv saja kak, kak david sendiri baru keluar dari ruang kerja tuan sean?"


"ya benar, aku baru selesai membahas pekerjaan bersama tuan sean dan samuel" jawab david.


dan mereka berdua pun mengobrol dan bercanda ria ntah sampai jam berapa.


🌺 🌺 🌺 🌺


pagi hari pun tiba, clarissa dan sean sudah turun pukul tujuh pagi. mereka tidak telat semenit pun dan tidak ada drama apapun, karena sean memutuskan untuk memberi clarissa istirahat agar bisa mengimbangi diri nya.


"selamat pagi semua" sapa clarissa.


"sekamat pagi nyonya" sapa seluruh maid termasuk samuel, tapi tunggu di mana david.


"loh david dimana sam?" tanya sean.


"saya di sini tuan, maaf telat" sahut david.


semua maid termasuk samuel dan juga willy menahan tawa melihat penampilan david, bagaimana tidak david berpakaian persis seperti penyanyi rock. celana panjang jeans yang sobek-sobek dan kaos tangan pendek yang bergambar tengkorang dan tak lupa juga ada aksesoris kalung yang ntah apa itu, tapi itu termasuk aksesoris yang biasa penyanyi rock gunakan.


"apa kau sedang sakit vid?" tanya sean.


"ekhmm saya mohon izin tuan untuk berpakaian seperti ini sehari saja" izin david.


"untuk?" tanya sean.


"apa kak david akan pergi ke konser metallica kah?" tanya clarissa.


"bukan nyonya, saya berpakaian seperti ini untuk gadis yang saya cintai nyonya" jawab david.


mendengar itu hati willy merasa tersakiti, ternyata david sedang menyukai wanita lain. tapi kenapa david memperlakukan diri nya sebagai ratu? kalau seperti ini terpaksa willy harus membuang jauh perasaan nya.


"siapa gadis itu?" tanya sean lagi.


"ekhmm maaf tuan saya tidak bisa mengatakan nya di sini karena saya belum menyatakan cinta pada nya"


"apa gadis itu seorang maid nya di sini juga? tapi siapa ya? perasaan tak ada maid yang menyukai genre musih rock itu deh" batin willy.


"baiklah ku hargai privasi mu, ayo kita sarapan" ajak sean.


"sayang hari ini aku bawakan saja ya bekal makan siang nya, sekalian aku ingin mengunjungi stevany"


"no problem sayang"


"haha puas sekali aku rasa nya mengerjai mu" batin samuel

__ADS_1


setelah sarapan sean, samuel dan david pergi ke kantor, di antara mereka bertiga hanya david saja lah yang pakaian nya paling menonjol.


"vid kau tidak merasa malu apa berpakaian seperti itu di kantor?" tanya samuel.


"sama sekali tidak, justru aku malah terlihat keren dengan berpakaian seperti ini. lagi pula kalau willy menyukai, aku harus lebih menyukai nya dong"


🌺 🌺 🌺 🌺


"sudah selesai sekarang tinggal saat nya bersiap" ujar clarissa.


hari sudah siang, sudah saat nya suami nya itu beristirahat.


"kak willy tolong taruh kotak makan ini di tas ya, aku ingin bersiap dulu"


"baik nyonya"


clarissa pun segera bersiap untuk pergi ke kantor sean, dia mengenakan celana jeans panjang dan kemeja putih berlengan panjang, tak lupa juga ada syal kecil yang melingkar di leher panjang nya clarissa. jangan tanya kenapa, itu karena sean sudah berpesan pada diri nya untuk menutupi leher putih cantik nya itu dan selalu berpakaian tertutup tak lupa juga untuk tidak menguncir rambut nya karena itu akan membuat diri nya semakin cantik.



"kak willy, dimana bekal makan nya" panggil clarissa.


"ini nyonya, hati-hati di jalan ya nyonya"


"oke kak willy, oh ya kak willy mau titip sesuatu? hmm makanan atau ada bahan yang habis?" tanya clarissa.


"tak usah nyonya, nanti biar saya saja yang beli"


"baiklah kalau begitu aku jalan dulu ya kak, bye" clarissa langsung pergi ke kantor sean di antar oleh sopir.


🌺 🌺 🌺 🌺


sesampai nya di kantor sean, clarissa langsung turun dari mobil dan menuju ke resepsionis.


"halo kak" sapa clarissa.


"tidak kok, aku belum sukses aku masih clarissa yang dulu" jawab clarissa dengan ramah.


resepsionis itu melihat penampilan clarissa dari atas sampai ke bawah, mungkin penampilan clarissa terkesan biasa saja. tapi bagi orang yang mengenal merk dan brand pasti akan merasa tercengang melihat pakaian yang clarissa gunakan, pakaiannya sangat simple tapi harga nya tak sesimple kelihatan nya.


"apa ada yang salah dengan penampilan ku kak?" tanya clarissa.


"apa saat ini kau sedang menjadi simpanan om-om?" tanya resepsionis itu dengan kurang ajar.


"maksud nya bagaimana ya kak?"


"ckk.. alah clar kau tak usah berlagak polos lah, sekarang ketahuan kan kelakuan asli mu. sudah ku bilang dari dulu kau itu tak sepolos kelihatan nya" resepsionis itu menatap sinis clarissa.


lalu resepsionis itu tiba-tiba mengejutkan clarissa, bagaimana tidak resepsionis itu meneriaki diri nya dan mempermalukan diri nya.


"heyy.. semua nya berkumpul lah sebentar, kalian masih ingat tidak dengan karyawan kita dulu yang bernama clarissa Fernandez?"


"masih memang nya kenapa?" tanya salah satu karyawan.


"sekarang lihat lah penampilan nya, ku rasa dia saat ini menjadi simpanan om-om. dulu kalian ingat kan dia itu berpakaian yang sangat murah dan sangat kuno tapi lihat lah sekarang?"


"astaga kak, kau bicara apa aku tak mengerti? bohong aku tak pernah menjadi simpanan om-om. itu semua tak benar" jawab clarisaa.


"alah kau bohong clar, bukti nya kau meninggalkan sahabat mu lalu saat ini kau datang dengan pakaian yang sangat mahal." ucap salah satu karyawan.


"benar, ternyata kau sangat murahan sekali ya clar"


jujur saja dulu clarissa mungkin sudah terbiasa dengan semua hinaan dan makian dari banyak orang, dan sekarang clarissa harus merasakan kembali hinaan yang tak terbukti ini.


"sudah ku bilang, dia itu tidak sepolos keliahatan nya. dan kalian para lelaki malah mengejar perempuan murahan seperti nya" resepsionis itu menatap sinis clarissa.

__ADS_1


"menyesal aku pernah kenal dan menyukai mu clar, seiarang bahkan aku jijik untuk melihat mu. sekarang pergi lah kau dari sini"


semua orang yang ada di sana menimpuk kan makanan ke arah clarissa, ingin rasa nya clarisaa melawan itu semua tapi clarissa terlalu lemah untuk melawan mereka.


di sisi lain sean sangat cemas kepada istri nya yang tak kunjung datang juga, padahal jarak antara rumah dan kantor tidak dekat. tapi kenapa begitu lama ya.


"astaga sam kenapa istri ku sangat lama sekali ya datang nya"


"mungkin nyonya clarissa terjebak macet tuan, ini kan hari kerja jalanan ibu kota masih sangat macet" jawab samuel.


"tapi rasa nya aku sangat tidak tenang sekali sam"


balik ke clarissa.


david tak sengaja jalan melewati lobby kantor, lalu dia melihat ada sekumpulan karyawan nya yang ntah lagi apa.


"loh itu ada apa?" tanya david pada maneger.


"saya tidak tau tuan, mungkin anda ingin melihat?"


"tentu saja, tuan sean sangat tidak suka melihat karyawan nya berkumpul tak jelas seperti itu" jawab david.


david langsung berjalan ke arah lobby, dan alangkah terkejut nya dia saat melihat clarissa, istri boss nya itu sedang di bully. wah kalau di biarkan banteng itu pasti akan mengamuk dan pasti akan ada pertumpahan darah di kantor ini.


"halo tuan sean" david menghubungi sean.


"ada apa?"


"nyonya clarissa sudah sampai tuan tapi nyonya clarissa seperti nya sedang di bully oleh semua karyawan"


"apa? istri ku di bully" sean langsung bangkit dari kursi nya.


"benar tuan, sepertinya semua karyawan tidak ada yang tau kalau nyonya clarisaa adalah istri anda tuan"


"baiklah aku akan kesana"


sebelum sean ke sana david harus lebih dulu menghentikan ini semua agar nyonya nya itu tidak terluka lebih parah lagi.


"BERHENTI!!!"


seluruh karyawan langsung pada berhenti dan mundur begitu david datang.


"apa yang kalian lakukan hah?" teriak david.


"maaf tuan, tapi hama ini harus di bersihkan dia dulu adalah karyawan di kantor ini dan sekarang dia kemari pasti ingin menggoda banyak lelaki di sini untuk semakin kaya tuan" ucap salah satu karyawan.


"atas dasar apa kau bicara seperti itu hah? tau dari mana kau kalau dia datang kemari untuk menggoda pria yang ada di sini?" tanya david dengan wajah yang datar.


"dari dia tuan, dia bilang clarissa adalah simpanan om-om" salah satu karyawan tadi menunjuk resepsionis itu.


david menghampiri resepsionis itu dan mengeluarkan smirk devil nya, resepsionis nya itu rupanya mau cari mati.


"nyonya clarissa sudah saat nya kau mengenalkan siapa diri mu" ucap david.


"sayang!!!!" teriak sean yang tiba-tiba datang.


hayoo kira-kira sean bakal berbuat apa ya sama karyawan yang sudah membully clarissa. coba tolong komen di bawah ya.


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


jangan lupa like komen dan vote aku ya


jangan lupa juga untuk beri sean dan clarissa hadiah ya agar mereka cepet mendapatkan keturunan.


salam cinta dari othor abal-abak 😘

__ADS_1


sarangheo ❤


__ADS_2